Badariah, Siti
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS KARAKTER MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL: TANTANGAN DAN STRATEGI DI ERA SOCIETY 5.0" Hariyati, Hariyati; Badariah, Siti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3483

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the implementation of a character-based curriculum with digital technology and identify challenges that arise in the context of Society 5.0. This research uses a qualitative method with a case study approach, involving teachers, students, parents and school principals as participants. Data collection techniques were carried out through participant observation, in-depth interviews, and documentation analysis. The data collected was analyzed using thematic analysis techniques with data triangulation to ensure the validity and reliability of the findings. The research results show that the implementation of a character-based curriculum in the digital era has a crucial role in building students' moral and social competence. However, there are a number of challenges, such as increasing dependence on technology, limited control over digital content, and the readiness of educators and parents to guide children. Therefore, a holistic approach and adaptive pedagogical strategies are needed to ensure character education remains an integral part of the learning process in the digital era.Keywords: Character Based Curriculum, Utilization of Digital Technology, Society Era 5.0"Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kurikulum berbasis karakter dengan teknologi digital serta mengidentifikasi tantangan yang muncul dalam konteks Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan guru, peserta didik, orang tua, dan kepala sekolah sebagai partisipan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi data guna memastikan validitas dan reliabilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis karakter dalam era digital memiliki peran krusial dalam membangun kompetensi moral dan sosial peserta didik. Namun, terdapat sejumlah tantangan, seperti meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi, keterbatasan kontrol terhadap konten digital, serta kesiapan pendidik dan orang tua dalam membimbing anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang holistik dan strategi pedagogis yang adaptif untuk memastikan pendidikan karakter tetap menjadi bagian integral dalam proses pembelajaran di era digital.Kata Kunci: Kurikulum Berbasis Karakter, Pemanfaatan Teknologi Digital, Era Society 5.0"
PEMANFAATAN APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA DI SDN 31 PONTIANAK BARAT Badariah, Siti; Hariyati, Hariyati; Hafiz, Rapaul
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i4.7207

Abstract

This research is motivated by the demands of digital transformation in education and the potential of the Canva application as an engaging visual learning medium, particularly for science subjects, which are often abstract. Despite its recognized potential, Canva's practical implementation in Indonesian elementary schools remains limited. The focus of this research is to examine the implementation of the Canva application as a science learning medium at SDN 31 West Pontianak, covering teacher knowledge, the planning process, classroom practice, and an evaluation of its strengths and limitations. The study used a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with three class teachers and the principal, as well as documentation of the learning media. Data analysis was conducted thematically. The results show Canva adoption driven by the Belajar.id account, with systematic implementation in planning and media diversification (LKPD, quizzes, videos). The main finding was a significant positive impact on students' learning motivation and understanding of abstract science concepts. Canva's strengths include ease of use and visualization, but internet connectivity is limited. It is concluded that Canva is an effective and impactful science learning medium, supported by teacher collaboration, but requires solutions to infrastructure challenges and sustainable access. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelangi oleh tuntutan transformasi digital dalam pendidikan dan potensi aplikasi Canva sebagai media pembelajaran visual yang menarik, khususnya untuk mata pelajaran IPA yang seringkali bersifat abstrak. Meskipun potensinya diakui, implementasi praktis Canva di sekolah dasar Indonesia masih terbatas dikaji. Fokus penelitian ini adalah mengkaji implementasi aplikasi Canva sebagai media pembelajaran IPA di SDN 31 Pontianak Barat, mencakup pengetahuan guru, proses perencanaan, praktik di kelas, serta evaluasi kelebihan dan keterbatasannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tiga guru kelas dan kepala sekolah, serta dokumentasi media pembelajaran. Analisis data dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan adopsi Canva yang didorong oleh akun Belajar.id, dengan implementasi sistematis dalam perencanaan dan diversifikasi media (LKPD, kuis, video). Temuan utama adalah dampak positif signifikan pada motivasi belajar dan pemahaman konsep abstrak IPA oleh siswa. Kelebihan Canva meliputi kemudahan penggunaan dan visualisasi, namun terkendala konektivitas internet. Disimpulkan bahwa Canva merupakan media pembelajaran IPA yang efektif dan berdampak positif, didukung oleh kolaborasi guru, namun memerlukan solusi untuk tantangan infrastruktur dan keberlanjutan akses.
PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS KARAKTER MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL: TANTANGAN DAN STRATEGI DI ERA SOCIETY 5.0" Hariyati, Hariyati; Badariah, Siti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3483

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the implementation of a character-based curriculum with digital technology and identify challenges that arise in the context of Society 5.0. This research uses a qualitative method with a case study approach, involving teachers, students, parents and school principals as participants. Data collection techniques were carried out through participant observation, in-depth interviews, and documentation analysis. The data collected was analyzed using thematic analysis techniques with data triangulation to ensure the validity and reliability of the findings. The research results show that the implementation of a character-based curriculum in the digital era has a crucial role in building students' moral and social competence. However, there are a number of challenges, such as increasing dependence on technology, limited control over digital content, and the readiness of educators and parents to guide children. Therefore, a holistic approach and adaptive pedagogical strategies are needed to ensure character education remains an integral part of the learning process in the digital era.Keywords: Character Based Curriculum, Utilization of Digital Technology, Society Era 5.0" Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kurikulum berbasis karakter dengan teknologi digital serta mengidentifikasi tantangan yang muncul dalam konteks Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan guru, peserta didik, orang tua, dan kepala sekolah sebagai partisipan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi data guna memastikan validitas dan reliabilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis karakter dalam era digital memiliki peran krusial dalam membangun kompetensi moral dan sosial peserta didik. Namun, terdapat sejumlah tantangan, seperti meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi, keterbatasan kontrol terhadap konten digital, serta kesiapan pendidik dan orang tua dalam membimbing anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang holistik dan strategi pedagogis yang adaptif untuk memastikan pendidikan karakter tetap menjadi bagian integral dalam proses pembelajaran di era digital.Kata Kunci: Kurikulum Berbasis Karakter, Pemanfaatan Teknologi Digital, Era Society 5.0"
Analisis Kesiapan Mahasiswa Pgsd Upgri Pontianak dalam Menghadapi Kelas Inklusif Setelah Mengikuti Mata Kuliah Pendidikan Inklusi Hariyati , Hariyati; Siti Badariah; Ega Aulia MA; Feronikha Icha
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan mahasiswa PGSD Universitas PGRI Pontianak dalam menghadapi kelas inklusif setelah menempuh mata kuliah Pendidikan Inklusi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 179 mahasiswa yang telah lulus mata kuliah Pendidikan Inklusi, dilengkapi wawancara terhadap 20 mahasiswa untuk memperdalam faktor pendukung dan penghambat kesiapan. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert empat poin yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta pedoman wawancara. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif (mean, persentase, dan standar deviasi) dan analisis kualitatif sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kesiapan mahasiswa berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi (72,86%–87,5%). Mahasiswa memiliki pemahaman teoretis yang baik, sikap positif terhadap keberagaman, dan kesiapan strategi pembelajaran adaptif. Namun demikian, ditemukan kesenjangan pada keterampilan praktis, khususnya dalam penerapan Universal Design for Learning (UDL), asesmen individual, dan penggunaan media adaptif. Faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan mahasiswa meliputi pemahaman teoretis, pengalaman praktik, sikap terhadap keberagaman, serta dukungan institusional. Mata kuliah Pendidikan Inklusi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman konseptual, membentuk sikap inklusif, dan menumbuhkan kesiapan praktik mahasiswa.Penelitian ini merekomendasikan penguatan praktik lapangan, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan institusional agar calon guru lebih siap menjadi pendidik yang inklusif, kompeten, dan adaptif dalam menghadapi keberagaman peserta didik di sekolah dasar.  Kata Kunci : pendidikan inklusif, kesiapan mahasiswa, PGSD, kompetensi pedagogik, kelas inklusif