Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR INKLUSI BAGI TUNARUNGU SELAMA COVID-19 Asep Supena; Ricka Tesi Muskania
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/10.24252/auladuna.v7i2a9.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh dampak covid 19 yang terjadi di seluruh dunia. Indonesia menjadi negara yang terdampak covid-19 termasuk bidang pendidikan yang terpaksa membelajarkan siswa secara daring dan luring. Hal ini memunculkan berbagai masalah pada pendidikan terutama pada pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan tujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran bagi anak tunarungu di sekolah dasar inklusi selama masa pandemi covid-19 dengan subjek yang diteliti adalah sekolah dasar inklusi yang ada di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi langsung di lapangan. Data dianalisis secara kualitatif dengan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran bagi peserta didik tunarungu dapat dilaksanakan dengan menerapkan blended learning agar pembelajaran berlangsung dengan lebih optimal.AbstractThis research was driven by the effects of COVID-19 around the world. Indonesia was a country affected by COVID-19, especially the educational field, which was forced to teach students online and offline. It raised different education challenges, especially in inclusive education for children with special needs at the primary level. This research was a case study that aimed to know the learning process for deaf children in inclusive elementary schools during the COVID-19. The subject was the students of an inclusive elementary school in Pontianak City. The research through interviews and direct observation during the learning process of deaf children. The data were analyzed qualitatively using descriptive qualitative research. The results showed that the learning process for deaf students could be accomplished by applying blended learning to make learning more successful.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MEMBEKALI FOUNDATIONAL KNOWLEDGE DAN MENINGKATKAN SCIENTIFIC LITERACY Ricka Tesi Muskania; Insih Wilujeng
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI FEBRUARI 2017, TH. XXXVI, NO. 1
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1712.309 KB) | DOI: 10.21831/cp.v36i1.8830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan perangkat pembelajaran IPA berbasis project-based learning, (2) pengaruh penerapan perangkat pembelajaran IPA berbasis project-based learning terhadap keterbekalan digital/ICT literacy, (3) pengaruh penerapan perangkat pembelajaran IPA berbasis project-based learning terhadap scientific literacy peserta didik SMP. Penelitianinimerupakanpenelitiandanpengembangandenganmenggunakan model Borg Galldengan prosedur yangmeliputi (1) studipendahuluan, (2) desainproduk, (3) validasi, (4) ujicobadanrevisiprodukhinggamenghasilkanprodukakhir. Hasilpenelitianiniadalahkelayakanperangkatpembelajaran IPA berbasisproject-based learningyang dihasilkan memperoleh kriteriabaik sekali.Keterbekalanfoundational knowledge khusus digital/ICT literacysebesar 98,29%. Kriteriabaiksekalidiperolehuntukpeningkatanscientific literacy pesertadidik SMP setelahmengikutipembelajaranmenggunakanperangkatpembelajaran IPA berbasisproject-based learningdengangain scoresebesar 15,37. Hasilujiindependent-sample t testmenunjukkanbahwaperangkatpembelajaranberbasisproject-based learningmemberikanpengaruhsignifikanterhadapscientific literacypesertadidik SMP. Kata kunci: perangkat pembelajaran IPA, project-based learning, digital/ICT literacy, scientific literacy AbstractThis study aims to: (1) the result feasibility of the project-based science teaching kit, (2) the implementation effect of project-based science teaching kit on the digital/ICT literacy provision, and (3) the implementation effect of project-based science teaching kit on the improvement of scientific literacy of junior high school students.This was a research and development (RD) study employing the development model of Borg Gall with a procedure consisted of: (1) preliminary study, (2) product design, (3) validation, (4) tryout and revision to final product study.The result of the study is a project-based science teaching kit the feasibility product criteria being “very good”. The provision of foundational knowledge special digital/ICT literacy as is much as 98.29%. The improvement of scientific literacy is in the “very good” category after they attend teaching activities implementing the project-based science teaching kit with the gain score of 15.37. The result of independent-sample t test shows that the developed project-based science teaching kit gives a significant effect to the increase of the scientific literacy of junior high school students. Keywords: science teaching kit, project-based learning, digital/ICT literacy, scientific literacy
Analysis of Class Teacher Difficulties in Thematic Learning at Madrasah Ibtidaiyah Ricka Tesi Muskania
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 6, No 2 (2019): October 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v6i2.3027

Abstract

AbstractThis study was intended to describe the difficulties of first grade MI Al-Ikhwah Pontianak teachers in planning, implementing, and conducting assessments in thematic learning. This research adopts descriptive qualitative methods. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The data sources of this study were first grade teachers and Head of Madrasah Ibtidaiyah Al-Ikhwah. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that in the planning stage, teachers found difficulty in composing lesson plan which based on the conditions of the students. Besides, they also found difficulty in sorting out the basic competencies in the syllabus and lesson plans. At last, teachers found difficulty in preparing appropriate learning media for thematic learning. Meanwhile, at the implementation stage, the teacher found difficulties in adjusting the time allocation of learning instruction, difficult to facing the demands of completing one learning in one meeting, adjusting basic competencies with learning material in half a day, synergizing the delivery of objectives and activities as a whole with the allocation of time, and applying a scientific approach in learning. Whereas, at the teacher evaluation stage, it is difficult to use assessment instruments based on the condition of the students. Besides, the teachers found it difficult to adjust anecdotal notes with the assessment of the 2013 curriculum report cards. Therefore, the research findings should be used as an evaluation material for classroom teachers in applying thematic learning in classroom activities.Keywords: teacher difficulties, thematic learning, 2013 curriculum.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru kelas satu MI Al- Ikhwah Pontianak dalam merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah guru kelas satu dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al- Ikhwah. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan guru mengalami kesulitan dalam menyusun RPP sesuai kondisi dan lingkungan peserta didik, guru sulit memilah kembali kompetensi dasar pada silabus dan RPP, dan guru sulit menyiapkan media pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran tematik. Sementara itu, pada tahap pelaksanaan guru mengalami kesulitan dalam menyesuaikan alokasi waktu dengan pembelajaran, sulit menghadapi tuntutan penyelesaian satu pembelajaran dalam satu kali pertemuan, sulit menyesuaikan KD dengan materi pembelajaran dalam setengah hari, sulit mensinergikan penyampaian tujuan dan kegiatan secara keseluruhan dengan alokasi waktu, dan sulit mengaplikasikan pendekatan saintifik dalam pembelajaran.  Sedangkan pada tahap penilaian guru sulit menggunakan instrumen penilaian keterampilan dengan keadaan peserta didik dan guru sulit menyesuaikan catatan anecdot dengan penilaian pada raport kurikulum 2013. Oleh karena itu, temuan-temuan penelitian tersebut hendaknya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi guru kelas dalam menerapkan pembelajaran tematik di kelas.Kata kunci: kesulitan guru, pembelajaran tematik, kurikulum 2013.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI MEDIA POP UP BOOK TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Ricka Tesi Muskania; Arita Marini; Arifin Maksum
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 5, No. 1, Juli-Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i1.394

Abstract

Pendidikan multikultural memberikan kesempatan yang sama bagi peserta didik untuk dapat memiliki segala interaksi dari berbagai latar belakang budaya yang berbeda. Hal ini akan membentuk generasi Indonesia menjadi unggul dan membanggakan yang menjadikan keanekaragaman sebagai kekayaan yang mempersatukan bangsa Indonesia. Dalam pendidikan tematik guru harus dapat mengintegrasikan beberapa materi dalam suatu tema dengan merangkul peserta didik dalam proses pembelajarannya sehingga peserta didik menikmati proses pembelajaran yang berlangsung tanpa deskriminasi terhadap kelompok minoritas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatof dengan rancangan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran pelaksanaan pembelajaran tematik dapat dilaksanakan berbasis multikultural karena di usia sekolah dasar perlu penanaman nilai-nilai toleransi dan saling menghargai terhadap perbedaan.
STRATEGI THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Lidia Lidia; Mansur Mansur; Ricka Tesi Muskania
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 1, No 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v1i2.1567

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam menggunakan strategi Think Pair Share. Penelitian ini bagian dari penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Lokasi penelitian adalah SD Negeri 09 Pontianak Timur Tahun Pelajaran 2017/2018 peserta didik kelas IV. Teknik pengumpul yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi dengan instrumen panduan observasi dan checklist dokumen. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dengan menggunakan strategi Think Pair Share peningkatan aktivitas belajar peserta didik diperoleh data sebagai berikut: Prasiklus sebesar 58,30%, siklus I mengalami peningkatan sebesar 8,24% menjadi 66,54% dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 9,19% menjadi 75,73%.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POP UP BOOK TEMATIK BERBASIS KEISLAMAN DAN BUDAYA LOKAL PONTIANAK TERHADAP CRITICAL THINKING SKILL PESERTA DIDIK KELAS 5 PADA MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 1 SAIGON PONTIANAK Multiani, Berly; Hasmy, Ali; Muskania, Ricka Tesi
Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Vol 1 No 2: November 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/ijiee.v1i2.4350

Abstract

The purpose of this study is to uncover: (1) Critical Thinking Skills early (pre-test) control class learners and experimental classes without the use of thematic pop up book media based on Islam and local culture Pontianak; 2) The use of thematic pop up book media based on Islam and local culture pontianak in order to improve critical thinking skills learners. 3) Critical Thinking Skill learners (post-test) control classes and experimental classes using thematic pop up book media based on Islam and local culture Pontianak.This research includes quantitative research experimental methods. The data sources of this study are population and sample. The population in the study was all class V MIN 1 Saigon Pontianak. The sample in this study was va class learnersand VD MIN 1 Saigon Pontianak, each class numbered 37 learners. The techniques and tools used to collect data are observation techniques, measurement techniques and document studies. The data collection tools used are observation sheets, tests and documents.Based on the analysis conducted, the researcher concluded that: 1) In the hypothesis test the pre-test data obtained which means there is no influence between free variables on bound variables; 2) from the observation of the implementation of the use ofthematic Pop Up Book media based on Islam and local culture pontianak is 100%. 3) In the post-test data hypothesis test of the control class and the experimental class the result which meansaverage difference between the experimental class and the controlclass so that there is an influence of the free variable on the bound variable.
Learning Strategy Based on Long Term Retention in Islamic elementary school / Strategi Pembelajaran Berbasis Long Term Retention di Madrasah Ibtidaiyah Tesi Muskania, Ricka; Supena, Asep
Al-Mudarris: Journal Of Education Vol. 4 No. 2 (2021): edisi OKTOBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/al-mudarris.v4i2.682

Abstract

This study aims to describe a learning model based on long term memory retention using the SMART learning model for students at the basic education level that is applied by teachers in the Natural Science (IPA) learning process. The method used is descriptive qualitative with case studies. The data source is high grade teachers in elementary schools. The results showed that the SMART learning model is a model with a STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) approach that integrates religious and artistic values in learning. This model can be used as a reference for a learning model that has a role to strengthen the retention rate of elementary school science material.
INTEGRATED TEACHING MATERIALS OF ISLAMIC VALUES AND LOCAL WISDOM USING POP-UP BOOKS Muskania, Ricka Tesi; Sulpida, Detia; Shadriah, Miftahus; Syaukani, Afif
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 25 No 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2022v25n2i11

Abstract

Teaching materials are an important part of the success of student learning. The teaching materials used must meet certain standards or criteria to be interesting. This study aimed to describe the use of pop-up book teaching materials in learning Islamic values and local wisdom. This research was descriptive qualitative with a case study type. The subject was the 4th-grade teacher of MI Filial in Pontianak City. The instruments were direct interview guidelines and pop-up book documentation. The data were analyzed using four steps: data collection, data reduction, data presentation, conclusion, and verification. The result indicated that integrating Islamic values and local wisdom using Pop-up books fostered student learning activities. Abstrak: Bahan ajar merupakan bagian penting dari keberhasilan belajar siswa. Bahan ajar yang digunakan harus memenuhi standar atau kriteria tertentu agar menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahan ajar pop-up book dalam pembelajaran nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah guru kelas 4 MI Filial Kota Pontianak. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara langsung dan dokumentasi buku pop-up. Analisis data menggunakan empat langkah: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal dengan menggunakan buku Pop-up mendorong aktivitas belajar siswa.
Sosialisasi Penguatan Soft Skills bagi Calon Guru Sekolah Dasar Halidjah, Siti; Kresnadi, Hery; Salimi, Asmayani; Pranata, Rio; Ghasya, Dyoty Aulia Vilda; Kartono, Kartono; Hartoyo, Agung; Hairida, Hairida; Muskania, Ricka Tesi; Safrianty, Nany; Izudin, Muhammad Irfan; Prasodjo, Bayu
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i1.2738

Abstract

AbstrakKegiatan ini meningkatkan pemahaman pada mahasiswa tentang pentingnya soft skills dalam profesi guru, memberikan bekal praktis dalam mengembangkan soft skills yang relevan dengan konteks pembelajaran di sekolah dasar, dan meningkatkan kompetensi calon guru sekolah dasar dalam menerapkan soft skills dalam interaksi dengan siswa dan rekan sejawat. Metode penyampaian berupa bimbingan langsung, dilaksanakan selama sehari dengan fokus pada konsep dan praktik penerapan soft skills yang relevan dengan konteks pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di Kampus PGSD FKIP Untan, diikuti oleh 33 mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan HIMA PGSD Tahun 2023/2024. Hasil akhir memberikan dampak positif dalam menambah bekal menjadi calon guru yang profesional dalam hal keterampilan nonteknis atau interpersonal yang kelak dapat diaplikasi dalam mengemban tugas sebagai guru. Kata kunci: Penguatan Soft Skills, Calon Guru Sekolah Dasar. AbstractThis activity increases students' understanding of the importance  of soft skills in the teaching profession, provides practical provisions in developing soft skills that are relevant to the learning context in elementary schools, and improves the competence of prospective elementary school teachers in applying soft skills in interactions with students and peers. The delivery method is in the form of direct guidance, carried out for a day with a focus on the concept and practice of applying soft skills that are relevant to the learning context in elementary school. The activity was held at the PGSD FKIP Untan Campus, attended by 33 students who are members of the management of HIMA PGSD in 2023/2024. The final result has a positive impact in adding to the provision of becoming a professional teacher candidate in terms of non-technical or interpersonal skills that can later be applied in carrying out duties as a teacher. Keywords: Strengthening Soft Skills, Elementary School Teacher Candidates.
Pengembangan KIT Matching Card Sebagai Asesmen Formatif Dalam Materi Bangun Datar Pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri 03 Pontianak Kota Ambarwati, Tria; Hairida, Hairida; Bistari, Bistari; Muskania, Ricka Tesi; Prasodjo, Bayu
Jurnal PGSD Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pgsd.18.1.52-62

Abstract

Assessment in mathematics learning is often limited to worksheets completed individually by students under the supervision of the teacher. The use of less varied assessment methods results in low student engagement, interest, and motivation in learning. Providing engaging assessment tools is one effort to create an enjoyable learning atmosphere. The KIT Matching Card is a medium that can be used as an assessment tool in learning. The KIT Matching Card is a learning medium in which students match cards consisting of two parts: question cards and answer cards, which are paired by the students to match the question with the correct answer. This study uses the Research and Development (R&D) method by applying the 4D development model. The validity results of the developed media meet the criteria for being highly valid, with an average percentage of 96.82% for the material aspect and 98.99% for the media aspect. The limited trial development using the KIT Matching Card meets the criteria for being highly effective as a learning medium, with an average percentage of 94.44% in teacher responses and 86.45% in student responses. Therefore, the KIT Matching Card is not only considered theoretically and technically valid but is also deemed practically beneficial by users in the classroom.