Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Usaha Jangka Pendek Perdagangan Ikan Kerapu Hidup (Studi Kasus di PT. Pulau Mas di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka) Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Paulus Hilarius Bangkur; Herman Welani
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 2 No 1 (2020): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sikka merupakan salah satu kabupaten yang memiliki potensi perikanan demersal yang cukup besar. Potensi sumberdaya ikan demersal yang cukup besar ini mendorong para investor untuk melakukan investasinya di Kabupaten Sikka. Salah satu investor yang saat ini aktif melakukan kegiatan usaha perdagangan ikan kerapu hidup di Kabupaten Sikka adalah PT. Pulau Mas. Jenis yang diperdagangkan adalah kerapu sunu, kerapu macan, dan kerapu tikus. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis aspek finansial usaha perdagangan ikan kerapu hidup oleh PT. Pulau Mas di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik studi kasus pada PT Pulau Mas Maumere. Analisis data menggunakan analisis usaha. Analisis usaha meliputi analisis keuntungan (π), analisis imbangan penerimaan dan biaya (R/C), analisis payback period (PP), dan analisis return of investment (ROI). Berdasarkan hasil analisis, usaha perdagangan ikan kerapu hidup milik PT. Pulau Mas memberikan keuntungan sebesar Rp 898.536.000 dengan nilai R/C sebesar 1,88, nilai PP selama 0,08 tahun dan nilai ROI sebesar 12,48.
Analisis Persepsi Dan Sikap Masyarakat Terhadap Keberadaan Hutan Mangrove Di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka Sandrovito Yonatan Sing; Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 2 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi dan sikap masyarakat terhadap keberadaan ekosistem hutan mangrove di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 06 Februari 2021 sampai dengan 06 Maret 2021 di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam (indepth interview) menggunakan kuesioner dengan jumlah responden 10% dari 855 jumlah KK Desa Reroroja, terdiri dari non penikmat (tinggal jauh) hutan mangrove dan penikmat (tinggal) hutan mangrove. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dengan penskalaan 1-3-5 (Modifikasi Skala Likert). Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat persepsi masyarakat Desa Reroroja terhadap keberadaan hutan mangrove bernilai 322 artinya termasuk dalam kategori sedang sedangkan sikap masyarakat Desa Reroroja terhadap keberadaan hutan mangrove secara keseluruhan bernilai 322 artinya termasuk dalam kategori tinggi atau setuju. Berdasarkan Modifikasi Skala Likert persentasi respon masyarakat terhadap hutan mangrove di Desa Rerororja yakni 430/442 × 100%= 97,29 % dan tergolong sangat kuat.
ANALISIS USAHA DISTRIBUSI IKAN LAYANG (Decapterus sp), DAN TEMBANG (Sardinella sp) ANTAR KABUPATEN FLORES TIMUR DAN KABUPATEN SIKKA Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Erfin; Apolonarius F. Salbin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 1 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis usaha distribusi Ikan Layang (Decapterus sp) dan Ikan Tembang (Sardinella sp) antar Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka. Penelitian ini dilaksanakan mulai Tanggal 10 November 2021 sampai Tanggal 10 Desember 2021 di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif Kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 4 orang (R1,R2, R3.dan R4). Analisis Data yang digunakan adalah Analisis Keuntungan, Analisis Imbangan Penerimaan dan Biaya (Revenue Cost Ratio atau R/C), Analisis Payback Period (PP) dan Analisis Return of Investment (ROI). Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha distribusi Ikan Layang (Decapterus sp) dan Ikan Tembang (Sardinella sp) antar Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka dengan biaya investasi usaha untuk pengadaan Mobil, Box, Tarpal, dan Tali Nilon diperoleh Keuntungan per tahun yang diperoleh tertinggi R4= Rp. 883.599.984,- kemudian R1=Rp. 691.599.984,- lalu R1=Rp. 350.799.984,- dan yang memperoleh keutungan terendah R3=Rp. 73.799.984,-. Analisis R/C atau setiap rupiah total biaya yang dikeluarkan diperoleh tertinggi R4=Rp 4,68, kemudian R1=Rp 3,65; R2=Rp 2,56 dan yang terendah R3= Rp 1,73. Hasil analisis PP atau rata-rata waktu untuk mengembalikan biaya investasi diperoleh yang tercepat R4=0,36 tahun kemudian R1=0,55 tahun; R2=0,95 tahun kemudian yang terlama adalah R3=2,01 tahun. Hasil analisis ROI menunjukan bahwa kemampuan investasi dalam usaha distribusi ikan layang dan ikan tembang antar Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka diperoleh yang tertinggi R4= 2,8% kemudian R1=1,8%; R2=1,1% sedangkan yang terendah R3=0,5%. Responden keempat memberikan komitmen yang terbaik karena memperoleh nilai keuntungan (Rp. 883.599.984,-) dan ROI (2,8%) tertinggi dengan rata-rata waktu untuk mengembalikan biaya investasi (PP) tercepat 0,36 tahun.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS PERIKANAN TANGKAP BAGAN PERAHU (Boat lift Net) DI KELURAHAN PANTAI BESAR, KECAMATAN LARANTUKA, KABUPATEN FLORES TIMUR Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Yohanes Andianus Waleng; Erfin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 2 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis teknis dan ekonomis perikanan tangkap bagan perahu (boat lift net) di Kelurahan Pantai Besar, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Penelitian dilaksanakan mulai 10 November 2022 sampai 10 Desember 2022 di Kelurahan Pantai Besar, Kecamatan Larantuka. Metode Penelitian ini adalah metode deskriptif studi kasus dan deskriptif survey dengan jenis dan sumber data meliputi data primer dan data sekunder data primer melalui wawancara dengan mengunakan kuesoner kepada 1 responden (Nelayan Bagan Perahu). Analisis data yang gunakan adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Payback Period (PP), Benefit Coast Ratio (B/C). Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis biaya investasi usaha perikanan tangkap bagan perahu di Kelurahan Pantai Besar sebesar Rp 35.500.000, komponen modal kerja perawatan kapal bagan perahu sebesar Rp 3.500.000, sedangkan biaya operasional yang dikeluarkan juragan per trip sebesar Rp 513.500, dan untuk biaya perbulan sebesar Rp 11.810.500, sedangkan untuk upah ABK sebesar Rp 5.551.625 per bulan, nilai NPV sebesar 7.613.926.464, IRR menunjukan nilai sebesar Rp 42,93, Benefit coast ratio (B/C Ratio) memliki nilai sebesar Rp 215,5 sedangkan untuk nilai PP (Payback Period) sekitar 1,05 tahun,
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA TUNA LOIN (Thunnus sp) DI DESA PEMANA, KECAMATAM ALOK, KABUPATEN SIKKA Wa Windia1; Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 3 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuna loin adalah produk olahan hasil perikanan dengan bahan baku tuna segar yang mengalami perlakuan sebagai berikut : penerimaan bahan baku, pemotongan kepala, pembuatan loin, pembuangan kulit, pembuangan daging hitam (trimming), perapihan, pencucian, penimbangan, pengemasan, dan pendinginan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui aspek-aspek analisis finansial usaha tuna loin yang meliputi: Keuntungan/Pendapatan, Benefit Cost Ratio (BCR) dan Return on Investment (ROI). Penelitian ini telah dilaksanakan selama 1bulan dimulai pada tanggal 1 Juli sampai tanggal 30 Juli 2022, bertempat di Desa Pemana, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan 2 responden dengan rumus analisis finansial. Hasil penelitian menyebutkan bahwa nilai total pendapatan/keuntungan usaha tuna loin Ibu Rosmawati sebesar Rp. 8.799.900 dan nilai total pendapatan/keuntugan usaha tuna loin Ibu Asma sebesar Rp. 18.051.858. Nilai BCR usaha tuna loin Ibu Rosmawati sebesar 1,096 sedangkan usaha tuna loin Ibu Asma sebesar 1,063. Nilai ROI usaha tuna loin Ibu Rosmawati adalah 1,176 atau 117,6%, sedangkan usaha tuna loin Ibu Asma adalah 2,413 atau 214,3%.
ANALISIS BIAYA, PENERIMAAN DAN KEUNTUNGAN BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SKALA INTENSIF DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) TAKALAR, SULAWESI SELATAN Yohanes Krismasno1; Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 1 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai biaya, penerimaan, dan keuntungan pada satu siklus pemeliharaan selama 4 bulan. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari tanggal 7 Agustus 2023 sampai 7 Desember 2023 di BPBAP Takalar, Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Survei. Data diperoleh dengan teknik wawancara dengan karyawan pengelola tambak Udang Vaname BPBAP Takalar dan studi literatur terkait. Variabel yang diamati adalah biaya, penerimaan dan keuntungan dengan analisis yang digunakan adalah Analisis total biaya atau Total Cost/TC menggunakan rumus Chusnul et.al., (2010) dalam Nainggolan et.al., (2021); analisis total penerimaan atau Total Revenue/TR menggunakan rumus Budiman et.al., 2014 dalam Nainggolan et.al., (2021); dan analisis keuntungan (Ï€) menggunakan rumus Purnamasari et.al., (2022). Hasil penelitian menunjukkan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 580.850.000, terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 78.000.000 dan biaya variabel sebesar Rp 502.850.000 dengan nilai penerimaan sebesar Rp 862.400.000 dan keuntungan sebesar Rp 281.550.000.
STUDI PENDAPATAN PEDAGANG PENGUMPUL DAN KELEMBAGAAN TUNA DI DESA PARUMAAN KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA Jupril Saeda; Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Erfin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 2 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Parumaan merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kepulauan Kabupaten Sikka. Salah satu aktivitas perikanan adalah penangkapan dan perdagangan ikan tuna yang melibatkan nelayan dan pedagang. Pedagang pengumpul ikan tuna berperan penting sebagai penghubung antara nelayan dan pasar konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai rata-rata penerimaan pedagang pengumpul per satu kali penjualan, nilai rata-rata biaya pedagang pengumpul per satu kali penjualan, nilai rata-rata pendapatan pedagang pengumpul per satu kali penjualan dan kelembagaan tuna di Desa Parumaan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa : a) total rata-rata penerimaan per bulan yang diterima oleh responden tertinggi mencapai Rp. 148.952.700 dan penerimaan paling rendah sebesar Rp. 19.404.000. b) total biaya rata-rata per satu kali penjualan oleh responden pedagang pengumpul di Desa Parumaan sebesar Rp. 840.000. c) total rata-rata pendapatan yang diterima masing-masing responden tertinggi mencapai Rp. 148.112.700 dan pendapatan terendah adalah Rp. 18.564.000. Aturan yang disepakati bersama antara nelayan dan pedagang pengumpul ikan tuna di Desa Parumaan yaitu setiap nelayan ikan tuna akan diberi modal atau ditanggung biaya operasionalnya atau biasa dikenal dengan sebutan â€Amfrak†dengan syarat hasil tangkapan nelayan harus dijual ke pedagang pengumpul yang sudah memberikan modal/biaya oprasional/amfrak tersebut. Nelayan akan melunasi Amfraknya pada saat membawa hasil tangkapannya.
KERAGAAN PERIKANAN LAYANG (Decapterus Sp) DI PESISIR UTARA KABUPATEN SIKKA Januarius A. Parera; Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Yohanes Don Bosco R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 2 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sikka merupakan wilayah yang memiliki potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan, salah satunya adalah sumberdaya ikan layang. Tingkat produksi ikan layang di Kabupaten Sikka terus mengalami peningkatan setiap tahun sejak tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan perikanan layang di Pesisir Utara Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Wolomarang selama satu bulan dari Bulan September sampai Oktober 2023. Metode yang digunakan adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan alat tangkap ikan layang yang digunakan nelayan di Kelurahan Wolomarang adalah mini purse seine dengan alat bantu berupa derek, lampu, rumpon dan perahu pembakar; Kapasitas kapal didominasi dengan ukuran 6 GT dengan ukuran mesin penggerak 30 – 70 PK (tenaga kuda); Musim penangkapan ikan layang terjadi setiap tahun yaitu awal musim timur hingga akhir musim barat; Daerah penangkapan ikan layang berada di perairan Laut Flores dengan jarak fishing base ke fishing ground terdekat 1-2 mil dan jarak terjauh 12 mil; Lama operasi penangkapan 1-2 jam. Biaya operasional bahan bakar per trip dengan harga Rp 139.000 – 214.000; Biaya makan minum yang dikeluarkan per trip sebesar Rp 100.000, sedangkan biaya pelumas (oli) yang dikeluarkan nelayan bervariasi mulai dari Rp 40.000 sampai dengan Rp 60.000 per liter.