Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Interelasi Humaniora

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PROGRAM KALIMASADA MELALUI KLAMPID NEW GENERATION DI KANTOR KELURAHAN GUNUNG SARI KECAMATAN DUKUH PAKIS KOTA SURABAYA Annisa Riskyatus Amalia; Nur Aini Mayasiana
Interelasi Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): INTERELASI - Maret
Publisher : BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24716/7v8w8e75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayaan program Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Administrasi (KALIMASADA) melalui Klampid New Generation di Kantor Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Dukuh Pakis Kota Surabaya, dalam meningkatkan pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendiskripsikan pemberian kualitas pelayanan program Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Administrasi (KALIMASADA), dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengurus kepengurusan data administrasi kependudukan melalui Klampid New Generation di Kantor Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Dukuh Pakis Kota Surabaya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci serta observasi secara langsung terhadap pemberian pelayanan dan interaksi dengan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Administrasi (KALIMASADA) yang dibuat pemerintah menyasar seluruh masyarakat, terutama yang belum melakukan pembaharuan dokumen administrasi dan belum membuat dokumen administrasi kependudukan. Dalam program yang dilaksanakan dengan melalui aplikasi Klampid New Generation yang telah ditetapkan untuk membantu mempermudah dan mempercepat jalannya proses pengajuan permohonan yang dilakukan oleh masyarakat melalui Kantor Kelurahan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuat suatu trobosan untuk melancarkan proses pengajuan permohoan, dengan meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh yang melibatkan semua pihak pemberi layanan, dimana mereka ikut dalam membantu menjalankan program tersebut. Dalam menilai kualitas pelayanan yang diberikan dapat dilihat dengan lima dimensi yang ada seperti Tangibles, Reliability, Responsiviness, Assurance, dan Emphaty. dalam sebuah kegiatan yang dilakukan dan dibuat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat pasti masih terdapat kekurangan yang terjadi pada proses pemberian suatu layanan pada bidang pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Dukuh Pakis Kota Surabaya.
Efektivitas Program Aplikasi Identitas Kependudukan Digital Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember Bisri, Hasan; Nur Aini Mayasiana
Interelasi Humaniora Vol. 1 No. 5 (2025): INTERELASI - Desember
Publisher : BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24716/dbgvbq96

Abstract

Perkembangan arus globalisasi memberikan sebuah dampak yang sangat berpengaruh terhadap masyarakat dan pemerintah, perkembangan tersebut mendorong pemerintah dalam mengembangkan pelayanan secara daring, aplikasi identitas kependudukan digital (IKD) menjadi salah satu inovasi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan berbasis digital. Penelitian ini tujuan diadakannya penilitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektifitas aplikasi IKD di dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan cara observasi, interview (wawancara), dan dokumentasi observasi untuk mengetahui kondisi sebenarnya dilapangan dilakukan oleh peneti secara berkesinambungan sehingga memperoleh fakta sesungguhnya di lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukan aplikasi IKD bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pelayanan secara daring dan mengatasi keterbatasan blangko KTP yang ada di dispendukcapil kabupaten Jember, dalam meningkatkan jumlah aktifasi aplikasi IKD pemerintah melakukan sosialisai kepada masyarakat dan lembaga-lembaga yang ada di kabupaten Jember, namun upaya tersebut masih belum bisa mencapai target capaian, dikarenakan kurangnya sumberdaya manusia yang di miliki Dispendukcapil Kabupaten Jember.