Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Circular Accounting and Regenerative Business Models: How Environmental Foresight Drives SME Competitive Advantage Through Dynamic Capabilities Supriadi, Iman; Maghfiroh, Rahma Ulfa; Abadi, Rukhul
Jurnal Inovasi Akuntansi (JIA) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jia.v3i1.11539

Abstract

This study aims to investigate the critical role of circular economy capabilities in enhancing SME competitiveness by developing an integrated theoretical framework that bridges dynamic capabilities theory with circular economy principles. Employing a rigorous quantitative research design, the study collected comprehensive data from SMEs operating across multiple industrial sectors in Indonesia. Advanced structural equation modeling techniques were applied to analyze the complex relationships between circular economy capabilities and competitive performance outcomes, while controlling for relevant contextual factors. This methodological approach ensures a robust examination of both direct effects and mediating mechanisms. The findings reveal that circular accounting literacy and regenerative business orientation enhance competitiveness through distinct pathways, with strategic environmental foresight playing a differential mediating role. Moreover, the study makes several novel contributions by developing an integrated capability framework for circular economy implementation, establishing circular accounting literacy as a fundamental SME competency, and demonstrating how specific capability configurations influence sustainable performance outcomes. These insights significantly advance both theoretical understanding and practical strategies for adopting circular business models within the SME sector.
Konsep Nilai Waktu dari Uang dalam Sudut Pandang Ekonomi Islam Maghfiroh, Rahma Ulfa
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 2 (2019): October
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2019.9.2.186-195

Abstract

Kemajuan pemikiran dan peradaban manusia terus berkembang, begitu pula dengan perkembangan ekonomi yang semakin pesat. Perkembangan teori keuangan yang saat ini juga bermunculan sehingga menjadi masalah yang hangat diperdebatkan, salah satunya adalah konsep time value of money atau lebih dikenal dengan nilai waktu dari uang. Konsep nilai waktu dari uang ini menyebutkan bahwa nilai uang saat ini lebih berharga dari sejumlah nilai uang yang sama di masa mendatang. Agar uang tidak tergerus nilainya seiring dengan berjalannya waktu maka hal tersebut tidak terlepas dari yang namanya bunga. Menurut konsep ekonomi Islam menegaskan bahwa dalam al-Quran telah mengharamkan bunga atas uang, di mana hal tersebut disamakan dengan riba. Dalam berbagai pandangan yang dikaji dari sudut pandang Islam teori nilai waktu dari uang bertentangan dengan prinsip ekonomi Islam. Dalam ekonomi Islam, uang bukanlah-modal serta tidak memberikan kegunaan, namun fungsi uang tersebut yang memberikan kegunaan. Dalam Islam memandang time value of money yang populer dengan nilai waktu uang kemudian digantikan dengan konsep economic value of time. Konsep tersebut menunjukkan bukan uang yang memiliki waktu, namun waktulah yang memiliki nilai ekonomis. Maka dalam tulisan ini, penulis akan mencoba menjawab bagaimana konsep nilai waktu dari uang dalam sudut pandang ekonomi Islam?, dengan metode kualitatif dan pendekatan library research didapat bahwa dalam ekomoni Islam tidak mengenal nilai waktu uang atau time value of money namun teori economic value of time lah yang dianggap benar dari pandangan ekonomi Islam. Artinya uang itu sendiri sebenarnya tidak memiliki nilai waktu, namun waktulah yang memiliki nilai ekonomis.
Implementing Innovative Credit Scoring (ICS) for Credit Risk Assessment and Loan Origination Supriadi, Iman; Maghfiroh, Rahma Ulfa; Abadi, Rukhul
The International Journal of Financial Systems Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Otoritas Jasa Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61459/ijfs.v3i1.36

Abstract

This research aims to analyze the implementation of Innovative Credit Scoring (ICS) in the financial industry through case studies of banks and fintech startups. This research uses a qualitative approach with case studies as the primary research design. The results show that ICS can improve process efficiency, scoring accuracy, and inclusiveness of credit access. ICS has significant practical implications, including improved efficiency, more accurate risk assessment, and more inclusive access to credit. Recommendations include cooperation with technology companies, regulatory oversight, attention to ethical aspects and algorithm bias, and developing a validation framework.
Operasional Turnover Bahan Baku Produsen Tempe Ibu Nurul di Desa Sepande Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Faizi, Muhammad Nur; Maghfiroh, Rahma Ulfa
Publikasi Riset Mahasiswa Manajemen Vol 7 No 1 (2025): Publikasi Riset Mahasiswa Manajemen
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/prmm.v7i1.13524

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji permasalahan utama terkait manajemen perputaran bahan baku kedelai yang memengaruhi kelancaran produksi tempe pada industri rumah tangga. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan operasional turnover bahan baku, menjelaskan strategi produsen dalam menjaga kualitas, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi produsen tempe di Desa Sepande, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan, melibatkan satu produsen tempe (Ibu Nurul Hidayati) sebagai sampel. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumen persediaan, kemudian dianalisis secara deskriptif interaktif dengan perhitungan inventory turnover ratio. Hasil penelitian menunjukkan tiga fokus utama: (1) operasional turnover dilakukan secara sangat cepat dengan sistem just in time, yaitu 450 kali per bulan; (2) kualitas bahan baku dijaga melalui pemilihan merek kedelai dan bahan tambahan yang sesuai; serta (3) produsen menghadapi kendala berupa fluktuasi harga kedelai, variasi mutu bahan baku, dan permintaan pasar yang tidak stabil. Penelitian ini merekomendasikan agar pola turnover cepat dipertahankan karena efisien, namun perlu ditingkatkan dengan strategi diversifikasi bahan baku, inovasi produk, dan adaptasi harga. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi empiris penerapan pola just in time dalam manajemen persediaan industri tempe tradisional berskala rumah tangga. Kata kunci: Turnover Bahan Baku, Kedelai, Tempe, Industri Kecil, Just In Time