Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

TINGKAT PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT DI KOTA BANJARMASIN TERHADAP STRATEGI PERSONAL BRANDING ROSEHAN NOOR BAHRI Adelia Winda Hapsari
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v1i1.2056

Abstract

This study aimed to find out the perception of Lambung Mangkurat University’s student to personal branding’s strategy of Rosehan Noor Bahri. The research using survey method and descriptively. Data collection using the questionnaire for respondents with a simple technique random sampling. Descriptive data analysis with quantitative. The results showed the perception of Lambung Mangkurat University’s student to personal branding’s strategy of Rosehan Noor Bahri are in the sensation level of perception.
TINGKAT PERSEPSI MASYARAKAT KECAMATAN JETIS DI KOTAMADYA YOGYAKARTA TERHADAP STRATEGI PERSONAL BRANDING- HAMZAH SULAEMAN adelia winda hapsari
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v6i1.11503

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengutahui tingkat persepsi masyarakat Kecamatan Jetis di Kotamadya Yogyakarta terhadapstrategiPersonal Branding Hamzah Sulaeman yang begitu efektif dalam mengembangkan bisnisnya.Metode Penelitian yang digunakan adalah Metode Deskriptif kualitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang dan teknik penarikan sampel secara Accidental.Hasil penelitian  menunjukkan terdapat hubungan antara spesialisasi dengan strategi personal branding (0,000<0,05), Kepemimpinan (X2) dengan strategi personal Branding (0,001 < 0,005), Kepribadian (X3) dengan strategi personal Branding (0,000 < 0,005), Perbedaan (X4) dengan strategi personal Branding (0,0001< 0,005), visibilitas (X5) dengan strategi Personal Branding (0,014 < 0,005), kesatuan ( X6) dengan strategi Personal Branding (0,003 < 0,005), keteguhan (X7) dengan strategi personal Branding (0,01< 0,005) dan Goodwill (X8) dengan strategi personal Branding (0,013 < 0,005). Sehingga dapat isimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat dan searah antara variabel tingkat persepsi masyarakat (X) dengan strategi personal branding (Y) yang dijalankan oleh Hamzah Sulaeman untuk meningkatkan omzet penjualan pada The House of Raminten dan Batik Hamzah.
STRATEGI PSIKOLOGI KOMUNIKASI MENGURANGI PERNIKAHAN DINI UNTUK MENINGKATKAN KEMAKMURAN PADA KELURAHAN TELUK DALAM BANJARMASIN Adelia Winda Hapsari; Ade Nur Atika Sari; Achmad Nasrulloh; latifah latifah
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i1.14932

Abstract

ABSTRAKPenerapan strategi komunikasi melalui aspek pendekatan psikologis untuk memperluas wawasan dan kesadaran diri para generasi muda, untuk mencegah dan menghindari pernikahan dini demi meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, dalam hal ini studi kasusnya adalah  para generasi muda pada Warga Rawasari 7 RT.054 RW.005 Komplek Pondok Sari Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan yang mana pada artikel ini dianggap warga disini adalah sampel dari populasi warga kota Banjarmasin yang termasuk salah satu kota besar yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Berikut beberapa hal permasalahan yang akan di bahas nanti, yaitu seberapa penting menjalin kedekatan emosional dengan cara komunikasi dari orang tua kepada anak-anaknya yang sudah beranjak dewasa agar terbuka wawasannya untuk tidak melakukan pernikahan dini. Dengan strategi berkomunikasi dari hati ke hati tanpa bersikap menggurui, tapi lebih ke psikologis seperti seorang sahabat atau teman yang menasehati, itu jauh lebih bisa masuk secara mendalam ke mind atau pikiran anak-anaknya. Karena pendekatan berkomunikasi dengan cara menjadikan anak sebagai sahabat di kala mereka remaja, itu jauh lebih efektif dibandingkan mendidik mereka secara kolot atau otoriter. Dalam artikel ini,, warga rawasari 7 yang dijadikan sebagai perbandingan dari berbagai penelitian tentang pernikahan dini yang terjadi di desa desa pedalaman pada seluruh Indonesia. Rumusan masalah dalam artikel penelitian ini adalah Bagaimana strategi psikologi komunikasi mengurangi pernikahan dini untuk meningkatkan kemakmuran pada kelurahan teluk Dalam di Kota Banjarmasin.  Didapatkan hasil penelitian bahwa dari data di lapangan beserta In-Depth Interview ke warga, tingkat Pendidikan, wawasan, kesadaran diri, dan strategi psikologi pendekatan dari para orang tua ke anak-anaknya benar sangat mempengaruhi perubahan mindset untuk tidak gegabah dalam melakukan pernikahan dini. Dengan ini terlihat jelas bagaimana perbedaan penelitian pernikahan dini yang terjadi di kota dan di masyarakat desa. Dengan berkurangnya pernikahan dini di Indonesia, maka akan meningkatkan kemakmuran social bagi seluruh rakyat Republik Indonesia. Kata Kunci : psikologi komunikasi; pernikahan dini, kemakmuran.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI ANAK DI BAWAH UMUR DARI SUDUT PANDANG PSIKOLOGI KOMUNIKASI Ade Nur Atika Sari; Adelia Winda Hapsari; Lieta Dwi Novianti; Rizki Apriliyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23070

Abstract

Abstrak: Menghindari zina, takut tidak laku, dan menghindari aib menjadi faktor pernikahan dini terjadi di Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, pemberian sosialisasi dan edukasi tentang pernikahan dini, dampak serta pencegahannya menjadi agenda penting di dalam program ini yang dilaksanakan di desa Bantuil Kecamatan Cerbon Kabupaten Barito Kuala. Tujuan utama dari kegiatan edukasi ini ialah memberikan pemahaman kepada warga desa Bantuil terkait bahaya dan dampak negatif dari pernikahan dini. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di kantor desa yang berfokus pada warga desa Bantuil sebanyak 15 orang terdiri dari remaja dan orang tua. Edukasi dan sosialisasi disampaikan dengan ceramah dan diskusi. Kesimpulannya, dari sosialisasi dengan warga desa Bantuil tersebut berjalan dengan baik. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam wawasan warga tentang pernikahan dini, resiko dan dampaknya, dengan persentase rata-rata sebesar 47% pada pre-test, naik dengan rata-rata persentase 73% pada post-test.Abstract: Avoiding adultery, fear of not selling well, and avoiding disgrace are factors in early marriage in South Kalimantan. Therefore, providing outreach and education about early marriage, its impacts and prevention is an important agenda in this program which is being implemented in in Desa Bantuil, Cerbon District, Batola Regency. The main aim of this educational activity is to provide understanding to Bantuil village residents regarding the dangers and negative impacts of early marriage. The activities were carried out at the village office which focused on Bantuil village residents totaling 15 people consisting of teenagers and parents. The conclusion, the socialization with Bantuil village residents went well. There was a significant increase in residents' insight into early marriage, its risks and impacts, with an average percentage of 47% in the pre-test, increasing to an average percentage of 73% in the post-test.
ANALISIS PERILAKU REMAJA DALAM SUDUT PANDANG PSIKOLOGI KOMUNIKASI TENTANG PERNIKAHAN DINI (Studi Kasus Pada Daerah Marabahan Desa Bantuil Kecamatan Cerbon) sari, Ade nur atika; hapsari, adelia winda dwi; noor, rizka aulia; islami, ahmad jamaluddin
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i2.16794

Abstract

Pernikahan dini merupakan fenomena yang kompleks dan sering kali menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku remaja dalam konteks pernikahan dini dari sudut pandang psikologi komunikasi. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan remaja yang telah menikah di bawah usia 19 tahun di Desa Bantuil, Kecamatan Cerbon. Temuan menunjukkan bahwa pernikahan dini sering kali terjadi tanpa kesiapan fisik, psikologis, dan ekonomi yang memadai, sehingga menyebabkan perubahan perilaku yang signifikan pada remaja. Stres psikologis akibat tanggung jawab rumah tangga yang harus ditanggung dapat mengakibatkan isolasi sosial dan kehilangan minat terhadap pendidikan serta aktivitas sosial lainnya. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh remaja dalam menjalani kehidupan setelah pernikahan dini, termasuk tekanan dari lingkungan sosial dan kurangnya dukungan dari keluarga. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan dan masyarakat untuk meningkatkan edukasi tentang risiko pernikahan dini serta pentingnya persiapan sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Dengan demikian, diharapkan angka pernikahan dini dapat berkurang dan dampak negatif terhadap perkembangan psikologis remaja dapat diminimalisir. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Psikologi Komunikasi, Perilaku Remaja, Dampak Psikologis
Fenomena Negatif Dari Komunikasi Pada Media Online Terhadap Penyebaran Freesex Di D.I.Yogyakarta Hapsari, Adelia Winda; Ayuni, Risa Dwi; Sari, Ade Nur Atika
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Februari 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v6i1.3572

Abstract

Penerapan strategi komunikasi melalui aspek pendekatan psikologis untuk memperluas wawasan dan kesadaran diri para generasi muda, untuk mencegah dan menghindari pernikahan dini demi meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, dalam hal ini studi kasusnya adalah  para generasi muda pada Warga Rawasari 7 RT.054 RW.005 Komplek Pondok Sari Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan yang mana pada artikel ini dianggap warga disini adalah sampel dari populasi warga kota Banjarmasin yang termasuk salah satu kota besar yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Berikut beberapa hal permasalahan yang akan di bahas nanti, yaitu seberapa penting menjalin kedekatan emosional dengan cara komunikasi dari orang tua kepada anak-anaknya yang sudah beranjak dewasa agar terbuka wawasannya untuk tidak melakukan pernikahan dini. Dengan strategi berkomunikasi dari hati ke hati tanpa bersikap menggurui, tapi lebih ke psikologis seperti seorang sahabat atau teman yang menasehati, itu jauh lebih bisa masuk secara mendalam ke mind atau pikiran anak-anaknya. Karena pendekatan berkomunikasi dengan cara menjadikan anak sebagai sahabat di kala mereka remaja, itu jauh lebih efektif dibandingkan mendidik mereka secara kolot atau otoriter. Dalam artikel ini,, warga rawasari 7 yang dijadikan sebagai perbandingan dari berbagai penelitian tentang pernikahan dini yang terjadi di desa desa pedalaman pada seluruh Indonesia. Rumusan masalah dalam artikel penelitian ini adalah Bagaimana strategi psikologi komunikasi mengurangi pernikahan dini untuk meningkatkan kemakmuran pada kelurahan teluk Dalam di Kota Banjarmasin.  Didapatkan hasil penelitian bahwa dari data di lapangan beserta In-Depth Interview ke warga, tingkat Pendidikan, wawasan, kesadaran diri, dan strategi psikologi pendekatan dari para orang tua ke anak-anaknya benar sangat mempengaruhi perubahan mindset untuk tidak gegabah dalam melakukan pernikahan dini. Dengan ini terlihat jelas bagaimana perbedaan penelitian pernikahan dini yang terjadi di kota dan di masyarakat desa. Dengan berkurangnya pernikahan dini di Indonesia, maka akan meningkatkan kemakmuran social bagi seluruh rakyat Republik Indonesia.
ANALISIS PERILAKU REMAJA DALAM SUDUT PANDANG PSIKOLOGI KOMUNIKASI TENTANG PERNIKAHAN DINI (Studi Kasus Pada Daerah Marabahan Desa Bantuil Kecamatan Cerbon) Ade nur atika sari; adelia winda dwi hapsari; rizka aulia noor; ahmad jamaluddin islami
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i2.16794

Abstract

Pernikahan dini merupakan fenomena yang kompleks dan sering kali menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku remaja dalam konteks pernikahan dini dari sudut pandang psikologi komunikasi. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan remaja yang telah menikah di bawah usia 19 tahun di Desa Bantuil, Kecamatan Cerbon. Temuan menunjukkan bahwa pernikahan dini sering kali terjadi tanpa kesiapan fisik, psikologis, dan ekonomi yang memadai, sehingga menyebabkan perubahan perilaku yang signifikan pada remaja. Stres psikologis akibat tanggung jawab rumah tangga yang harus ditanggung dapat mengakibatkan isolasi sosial dan kehilangan minat terhadap pendidikan serta aktivitas sosial lainnya. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh remaja dalam menjalani kehidupan setelah pernikahan dini, termasuk tekanan dari lingkungan sosial dan kurangnya dukungan dari keluarga. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan dan masyarakat untuk meningkatkan edukasi tentang risiko pernikahan dini serta pentingnya persiapan sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Dengan demikian, diharapkan angka pernikahan dini dapat berkurang dan dampak negatif terhadap perkembangan psikologis remaja dapat diminimalisir. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Psikologi Komunikasi, Perilaku Remaja, Dampak Psikologis
STRATEGI PSIKOLOGI KOMUNIKASI MENGURANGI PERNIKAHAN DINI UNTUK MENINGKATKAN KEMAKMURAN PADA KELURAHAN TELUK DALAM BANJARMASIN Adelia Winda Hapsari; Ade Nur Atika Sari; Achmad Nasrulloh; latifah latifah
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i1.14932

Abstract

ABSTRAKPenerapan strategi komunikasi melalui aspek pendekatan psikologis untuk memperluas wawasan dan kesadaran diri para generasi muda, untuk mencegah dan menghindari pernikahan dini demi meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, dalam hal ini studi kasusnya adalah  para generasi muda pada Warga Rawasari 7 RT.054 RW.005 Komplek Pondok Sari Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan yang mana pada artikel ini dianggap warga disini adalah sampel dari populasi warga kota Banjarmasin yang termasuk salah satu kota besar yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Berikut beberapa hal permasalahan yang akan di bahas nanti, yaitu seberapa penting menjalin kedekatan emosional dengan cara komunikasi dari orang tua kepada anak-anaknya yang sudah beranjak dewasa agar terbuka wawasannya untuk tidak melakukan pernikahan dini. Dengan strategi berkomunikasi dari hati ke hati tanpa bersikap menggurui, tapi lebih ke psikologis seperti seorang sahabat atau teman yang menasehati, itu jauh lebih bisa masuk secara mendalam ke mind atau pikiran anak-anaknya. Karena pendekatan berkomunikasi dengan cara menjadikan anak sebagai sahabat di kala mereka remaja, itu jauh lebih efektif dibandingkan mendidik mereka secara kolot atau otoriter. Dalam artikel ini,, warga rawasari 7 yang dijadikan sebagai perbandingan dari berbagai penelitian tentang pernikahan dini yang terjadi di desa desa pedalaman pada seluruh Indonesia. Rumusan masalah dalam artikel penelitian ini adalah Bagaimana strategi psikologi komunikasi mengurangi pernikahan dini untuk meningkatkan kemakmuran pada kelurahan teluk Dalam di Kota Banjarmasin.  Didapatkan hasil penelitian bahwa dari data di lapangan beserta In-Depth Interview ke warga, tingkat Pendidikan, wawasan, kesadaran diri, dan strategi psikologi pendekatan dari para orang tua ke anak-anaknya benar sangat mempengaruhi perubahan mindset untuk tidak gegabah dalam melakukan pernikahan dini. Dengan ini terlihat jelas bagaimana perbedaan penelitian pernikahan dini yang terjadi di kota dan di masyarakat desa. Dengan berkurangnya pernikahan dini di Indonesia, maka akan meningkatkan kemakmuran social bagi seluruh rakyat Republik Indonesia. Kata Kunci : psikologi komunikasi; pernikahan dini, kemakmuran.
Peran Komunikasi Guru TK Antasari Banjarbaru dalam Membangun Karakter Anak Didiknya Putri, Widiya Salsabella; Novianti, Lieta Dwi; Hapsari, Adelia Winda
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v6i2.3597

Abstract

This study was motivated by the desire to find out how teacher interactions shape the personalities of their students. This study uses a descriptive research strategy based on qualitative data. Informants who are kindergarten teachers in Antasari Banjarbaru were contacted through interviews and written documents. Data analysis was carried out using qualitative data analysis techniques, which provide a comprehensive picture of the research findings by referring to the current theoretical framework. The results of the study show that the role of teacher communication in shaping the characteristics of students faces obstacles in understanding the character of early childhood students, especially for children who have tantrums and special needs, requiring a high level of patience and good coordination with parents.
Strategi Komunikasi Disporabudpar dalam Meningkatkan Potensi Pengunjung Tempat Wisata di Kota Banjarbaru Wardhana, Lubna Nabila; Ayuni, Risa Dwi; Hapsari, Adelia Winda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30006

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui secara rinci bagaimana strategi komunikasi Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota banjarbaru dalam meningkatkan potensi pengunjung tempat wisata. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi secara langsung kepada informan yaitu Kepala DISPORABUDPAR, Kepala Bidang Pariwisata, Kepala Seksi Kemitraan dan Promosi Pariwisata, Staff Bidang Pariwisata, dan Wisatawan Kota Banjarbaru. Analisis data menggunakan pendekatan analisis data kualitatif, yaitu bersifat menggambarkan temuan hasil penelitian secara utuh dengan menggunakan dasar-dasar teori yang ada.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarbaru dalam meningkatkan potensi pengunjung tempat wisata dapat dikatakan baik, dan strategi yang terbangun juga dapat dikatakan baik, namun masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapai oleh DISPORABUDPAR khususnya Bidang Pariwisata dalam meningkatkan potensi kunjungan, antara lain kurangnya partisipasi masyarakat dalam mengembangkan dan mempromosikan pariwisata, citra destinasi yang belum kuat menyebabkan gangguan kelancaran strategi yang sudah matang, dan kurangnya umpan balik dari para wisatawan. Dari hambatan tersebut terdapat beberapa solusi yang dilakukan oleh DISPORABUDPAR dalam meningkatkan potensi kunjungan, yaitu memberikan pelatihan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan, meningkatkan sumber daya manusia yang kreatif, menjalankan kemitraan strategis untuk memikat wisatawan, mengembangkan skala event dan media promosi secara lebih luas, dan serta melibatkan Nanang Galuh selaku perpanjangan tangan pemerintah Kota Banjarbaru dalam mempromosikan kebudayaan dan pariwisata secara nasional dan internasional.