Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN PUSAT LAYANAN INFORMASI PUBLIK STUDI PADA MEDIA CENTER PROVINSI KALIMANTAN SELATAN ade nur atika sari; Risa Dwi Ayuni; Sitna Hajar Malawat; Lieta Dwi Novianti
AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): : (Mei) AS SIYASAH - Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v7i1.6595

Abstract

Media Center is a means of mass communication run by the government as a provider of public information. News about government work programs that are being implemented and policies taken can be monitored continuously by the community. Freedom and ease of access to information will help minimize communication crises in the form of suspicion and sensational information circulating in the community. Media Center becomes very influential for the community if the information provided is comprehensive and always contains news updates. This study aims to determine the role of the Media Center of South Kalimantan Province as a provider of public information. The method used is a qualitative approach by choosing the type of descriptive case study research. The output target is the publication of a national journal.
STRATEGI PUBLISITAS BUPATI TANAH LAUT MELALUI MEDIA SOSIAL FACEBOOK DALAM SIAGA DARURAT COVID-19 DI KABUPATEN TANAH LAUT Lieta Dwi Novianti; Ade Nur Atika Sari; Kenny Yola Safitri
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v4i2.5926

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Publisitas Bupati Tanah Laut Melalui Media Sosial Facebook Dalam Darurat Siaga Covid-19 Di Kabupaten Tanah Laut Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan strategi publisitas yang dilakukan oleh Bupati Tanah Laut guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kondisi Darurat Siaga Covid-19 Di Kabupaten Tanah Laut dengan sub masalah: 1. Strategi publisitas yang digunakan oleh Bupati Tanah Laut dalam Darurat Siaga Covid-19 Di kabupaten Tanah Laut ? 2. Dampak informasi apa yang didapatkan oleh masyarakat melaui publisitas yang dilakukan Bupati tanah laut menggunakan Media Sosial Facebook? Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan data primer dan sekunder kepada 11 (sebelas) orang informan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, analisis perbandingan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi publisitas yang digunakan oleh Bupati Tanah Laut melaui Media Sosial Facebook adalah Pure Publicity atau publisitas Murni dan Tie-In Publicity atau publisitas yang memanfaatkan extraordinary news. Dampak Informasi yang diterima masyarakat melalui Media Sosial Facebook adalah meningkatnya kesadaran masyarakat dan lebih memahami kondisi darurat siaga covid-19 di kabupaten tanah laut serta mendapatkan infromasi yang kredibel dari Publisitas yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Tanah Laut.Kata Kunci: Publisitas; Hubungan Masyarakat; Media Sosial; Facebook.
ANALISIS “TWO WAY COMMUNICATION” PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN PEMBINAAN KEDISIPLINAN PEGAWAI PADA KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN TANAH LAUT Lieta Dwi Novianti
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v1i1.2054

Abstract

Analisis “two way communication” Pimpinan Dalam Meningkatkan Pembinaan Kedisiplinan Pegawai Pada Kantor Satpol PP Kabupaten Tanah Laut.  Latar belakang penelitian ini dilakukan, karena peranan “two way communication”Kasatpol PP sangat penting dalam Meningkatkan Pembinaan Kedisiplinan Pegawai Pada Kantor Satpol PP Kabupaten Tanah Laut.Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui betapa pentingnya peranan “two way communication” Pimpinann Dalam Meningkatkan Pembinaan Kedisiplinan Pegawai Pada Kantor Satpol PP Kabupaten Tanah Laut.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif-korelational. Penelitian deskriptif-korelational artinya peneliti berusaha menggambarkan dan kemudian mencoba menghubungkan adanya kaitan antara variabel independen terhadap variabel dependenHasil Penelitian yang dilakukan, dalam mengatasi hambatan peranan two way communication” sangat penting dalam Meningkatkan Pembinaan Kedisiplinan Pegawai Pada Kantor Satpol PP Kabupaten Tanah Laut, seperti: melaksanakan “two way communication” secara kontinyu; menjalan “two way communication” secara kontinyu; Efektifkan peranan “two way communication” dalam organisasi; Harus terjalinnya “two way communication” antara pimpinan dan bawahan dan sebaliknya; dan dengan adanya “two way communication”, maka diharapkan Kasatpol PP berani dalam mengambil tindakan terhadap pelaku pelanggaran.
SOSIALISASI EKONOMI KREATIF BERBASIS DIGITAL: STRATEGI PROMOSI PRODUK LOKAL BAGI KOMUNITAS KREATIF BANJARBARU Rizki Apriliyanti; Risa Dwi Ayuni; Ade Nur Atika Sari; Lieta Dwi Novianti; Decky Kuncoro
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i6.643

Abstract

Bangkitnya ekonomi Indonesia pasca pandemic COVID-19 tidak secara otomatis menjadikan penjualan produk berbasis kearifan lokal di pasaran meningkat. Selain karena jumlah permintaan yang rendah, minat untuk membeli produk lokal dari konsumen juga sedikit. Pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial menjadi peluang dalam mempromosikan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Salah satu hambatan yang dihadapi oleh Komunitas kreatif ini yaitu belum memahami dan mengetahui pengambilan foto dan video yang menarik untuk promosi produk mereka. Sosialisasi ekonomi kreatif ini menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan strategi promosi produk lokal dengan pembuatan konten berbasis foto dan video. Komunitas yang menjadi mitra pengabdian ini adalah Komunitas Wanita Kreatif (KWK) yang ada di kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan sebanyak 35 orang dengan menyebarkan kuesioner kepada komunitas untuk mengetahui tingkatan pengetahuan mereka tentang ekonomi kreatif berbasis digital. strategi promosi produk, dan fotografi produk. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini, komunitas mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang strategi promosi produk seperti penguatan keunggulan dari produk yang dijual, menggunakan sosial media untuk menjangkau pasar yang lebih luas, serta target pasar yang jelas. Selain itu teknik fotografi produk berupaya untuk mendukung promosi produk melalui sosial media seperti mengutamakan komposisi dan pencahayaan yang benar, sehingga hasil foto dan video yang dihasilkan berkualitas tinggi.
Challenges And Opportunities For Journalistic Communication In The Digital Age: Perspective Of Banjarmasin City, South Kalimantan Lieta Dwi Novianti; Gina Liliana
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 7, No 1 (2023): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v7i1.8714

Abstract

This study aims to investigate the challenges and opportunities faced in journalistic communication in the digital era, with a focus on the city of Banjarmasin, South Kalimantan. The research method involves surveys and interviews with journalists, editors, and digital news media readers. The results of the study show that journalists face significant challenges in maintaining news credibility in the midst of an era of fast and often superficial information on digital platforms. They feel pressure to produce viral content to attract attention, which can potentially compromise the substance of the news. Nonetheless, the opportunities that arise in the digital age are improvements in reaching a wider audience instantly and interacting directly through social media. The conclusion of this study emphasizes the need for collective awareness about the importance of journalistic ethics and the substance of news in digital communication. It requires constant training and education for journalists to develop skills in managing information in the turbulent digital era. While digital challenges are unavoidable, collaboration between editors and journalists can help maintain journalistic integrity. Keywords: journalistic communication , digital era, challenges, opportunities, news credibility, social media, Banjarmasin City.
Penerapan Aplikasi E-Lapor! Terhadap Pelayanan Publik Di Kota Banjarbaru Gina Liliana; Lieta Dwi Novianti
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v6i2.12838

Abstract

Penelitian ini mengupas tentang pengaruh penerapan E-Lapor! Pada masyarakat Kota Banjarbaru dan bagaimana efektivitas aplikasi E-Lapor! terhadap masyarakat Kota Banjarbaru.
SOSIALISASI EKONOMI KREATIF BERBASIS DIGITAL: STRATEGI PROMOSI PRODUK LOKAL BAGI KOMUNITAS KREATIF BANJARBARU Rizki Apriliyanti; Risa Dwi Ayuni; Ade Nur Atika Sari; Lieta Dwi Novianti; Decky Kuncoro
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i6.643

Abstract

Bangkitnya ekonomi Indonesia pasca pandemic COVID-19 tidak secara otomatis menjadikan penjualan produk berbasis kearifan lokal di pasaran meningkat. Selain karena jumlah permintaan yang rendah, minat untuk membeli produk lokal dari konsumen juga sedikit. Pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial menjadi peluang dalam mempromosikan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Salah satu hambatan yang dihadapi oleh Komunitas kreatif ini yaitu belum memahami dan mengetahui pengambilan foto dan video yang menarik untuk promosi produk mereka. Sosialisasi ekonomi kreatif ini menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan strategi promosi produk lokal dengan pembuatan konten berbasis foto dan video. Komunitas yang menjadi mitra pengabdian ini adalah Komunitas Wanita Kreatif (KWK) yang ada di kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan sebanyak 35 orang dengan menyebarkan kuesioner kepada komunitas untuk mengetahui tingkatan pengetahuan mereka tentang ekonomi kreatif berbasis digital. strategi promosi produk, dan fotografi produk. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini, komunitas mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang strategi promosi produk seperti penguatan keunggulan dari produk yang dijual, menggunakan sosial media untuk menjangkau pasar yang lebih luas, serta target pasar yang jelas. Selain itu teknik fotografi produk berupaya untuk mendukung promosi produk melalui sosial media seperti mengutamakan komposisi dan pencahayaan yang benar, sehingga hasil foto dan video yang dihasilkan berkualitas tinggi.
Meningkatkan Literasi Digital Untuk Memerangi Penyebaran Hoax Pada Siswa SMPN 2 Banjarbaru Gina Liliana; Lieta Dwi Novianti; Riska Aulia Noor; Hanan Latifah
Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ekshum.v2i1.11

Abstract

ABSTRAK: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMPN 2 Banjarbaru dengan mengusung tema meningkatkan literasi digital untuk memerangi penyebaran hoaks. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari Selasa, 28 November 2023 dengan bentuk pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari ceramah penyampaian materi, sosialisasi, dan diskusi tanya jawab.  Sementara evaluasi yang dilakukan dalam kegiatan PKM dengan analisis hasil pelaksanaan dalam bentuk analisis kualitatif deskriptif. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di SMPN 2 Banjarbaru dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mengedukasi para siswa bagaimana tentang cara memverifikasi informasi online, meningkatkan pemahaman mengenai risiko penyebaran hoaks, serta memberikan keterampilan dalam menggunakan media digital secara bijak untuk mengurangi penyebaran informasi palsu Kata kunci : Hoax, Sosial Media, Pengabdian, Edukasi, Literasi Digital ABSTRACT: This service activity was carried out at SMPN 2 Banjarbaru with the theme of increasing digital literacy to combat the spread of hoaxes. This service activity was carried out on Tuesday, November 28 2023 day with the form of implementation of the activity consisting of lectures delivering material, socialization, and question and answer discussions. Meanwhile, evaluation is carried out in PKM activities by analyzing implementation results in the form of descriptive qualitative analysis. Based on the service activities carried out at SMPN 2 Banjarbaru, it can be concluded that this activity educates students on how to verify online information, increases understanding of the risks of spreading hoaxes, and provides skills in using digital media wisely to reduce the spread of false information. Keywords: Hoax, Social Media, Community Service, Education, Digital Literacy
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI ANAK DI BAWAH UMUR DARI SUDUT PANDANG PSIKOLOGI KOMUNIKASI Ade Nur Atika Sari; Adelia Winda Hapsari; Lieta Dwi Novianti; Rizki Apriliyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23070

Abstract

Abstrak: Menghindari zina, takut tidak laku, dan menghindari aib menjadi faktor pernikahan dini terjadi di Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, pemberian sosialisasi dan edukasi tentang pernikahan dini, dampak serta pencegahannya menjadi agenda penting di dalam program ini yang dilaksanakan di desa Bantuil Kecamatan Cerbon Kabupaten Barito Kuala. Tujuan utama dari kegiatan edukasi ini ialah memberikan pemahaman kepada warga desa Bantuil terkait bahaya dan dampak negatif dari pernikahan dini. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di kantor desa yang berfokus pada warga desa Bantuil sebanyak 15 orang terdiri dari remaja dan orang tua. Edukasi dan sosialisasi disampaikan dengan ceramah dan diskusi. Kesimpulannya, dari sosialisasi dengan warga desa Bantuil tersebut berjalan dengan baik. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam wawasan warga tentang pernikahan dini, resiko dan dampaknya, dengan persentase rata-rata sebesar 47% pada pre-test, naik dengan rata-rata persentase 73% pada post-test.Abstract: Avoiding adultery, fear of not selling well, and avoiding disgrace are factors in early marriage in South Kalimantan. Therefore, providing outreach and education about early marriage, its impacts and prevention is an important agenda in this program which is being implemented in in Desa Bantuil, Cerbon District, Batola Regency. The main aim of this educational activity is to provide understanding to Bantuil village residents regarding the dangers and negative impacts of early marriage. The activities were carried out at the village office which focused on Bantuil village residents totaling 15 people consisting of teenagers and parents. The conclusion, the socialization with Bantuil village residents went well. There was a significant increase in residents' insight into early marriage, its risks and impacts, with an average percentage of 47% in the pre-test, increasing to an average percentage of 73% in the post-test.
The Effect of Online Frontliner Interpersonal Communication on Consumer Purchase Decisions of Cv Borneo Store Banjarmasin Putri Pahira, Recka; Lieta Dwi Novianti; Dewi Merdayanty
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol. 15 No. 2 (2024): Vol 15, No 2
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jiegmk.v15i2.4791

Abstract

The existence of frontliners has a very viral role in providing services to consumers, because they are the first people faced by consumers when interacting with companies. As a company representative, frontliners function to create a positive first impression through the attitude and service provided. The quality of service shown by the frontliner will greatly affect consumers' perception of the company, which can ultimately affect their purchasing decisions. Therefore, good interpersonal communication from the frontliner is key in creating a satisfying customer experience. This study aims to determine the influence of online frontliner interpersonal communication on purchase decisions in CVs. Borneo Store Banjarmasin. The research method used is a quantitative approach with data collection through questionnaires distributed to consumers who shop at CV. Borneo Store. The research sample is 73 people who are randomly selected using the *simple random sampling* technique. The collected data was then analyzed using a simple linear regression with reference to the AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, Action) theory, which describes the stages in the consumer decision-making process. The results of the study show that good interpersonal communication from online frontliners has a significant effect on consumer purchase decisions. A simple linear regression test showed that the determination coefficient was 40.1% with a significance level of 0.001 (<0.05), which means that online frontliner interpersonal communication had a considerable influence on the purchase decision. These findings show that effective communication between frontliners and consumers, both in-person and online, is important for building relationships, creating trust, and driving purchasing decisions. Companies need to pay attention to the quality of frontliner communication, especially in the digital era, to increase customer satisfaction and loyalty.  Keywords: Online Frontliner, Consumer, Purchase Decision, AIDDA Theory, Simple Linear Regression, Interpersonal Communication