Abstrak Home industry termasuk sektor informal pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang lekat dengan kearifan lokal suatu daerah atau lokasi dan menghasilkan produk buatan tangan. Perempuan memiliki peran penting dalam pengembangan home industry namun sering menghadapi berbagai tantangan seperti akses terhadap modal, networking bahkan pengetahuan pengelolaan keuangan yang memadai untuk mengembangkan bisnis mereka. Pelaku usaha home industry terutama ibu – ibu rumah tangga menganggap akuntansi tidak terlalu penting dan sulit untuk menerapkannya. Kegiatan ini bertujuan dapat membantu ibu – ibu rumah tangga dalam mengoptimalkan potensi yang dimilikinya dalam mengelola home industry dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga dan perekonomian lokal. Pelatihan ini mengenalkan dasar akuntansi dengan membuat catatan jurnal umum sampai dengan menyusun laporan keuangan seperti laba rugi, arus kas dan posisi keuangan. Pelatihan diikuti oleh 25 orang peserta perwakilan dari beberapa home industry di Kota Palembang. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari persiapan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi dan dilaksanakan secara online menggunakan platform zoom meeting. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan capaian keberhasilan pada aspek pengetahuan akuntansi dasar sebesar 80% dan peningkatan aspek pengetahuan terhadap laporan keuangan sebesar 75%. Kata kunci: pelatihan; akuntansi dasar; home industry. Abstract The home industry is part of the informal sector in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that is closely related to the local wisdom of a region or location and produces handmade products. Women play an important role in the development of the home industry but often face various challenges such as access to capital, networking, and even adequate financial management knowledge to develop their businesses. Home industry entrepreneurs, especially housewives, consider accounting to be unimportant and difficult to implement. This activity aims to help housewives optimize their potential in managing the home industry to increase family income and local economy. The training introduces the basics of accounting by creating general journal records and preparing financial statements such as income statements, cash flow, and balance sheets. The training was attended by 25 participants representing several home industries in the city of Palembang. The implementation method of this activity starts from preparation, execution, and evaluation, and is conducted online using the Zoom meeting platform. The results of this activity show an 80% improvement in basic accounting knowledge and a 75% improvement in knowledge of financial statements. Keywords: training; basic accounting; home industry