Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN METODE FULL COSTING DAN VARIABEL COSTING DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DI RUMAH INDUSTRI KEMPLANG MENTAH DI JAKABARING (SURVEY PADA RUMAH INDUSTRI KEMPLANG MENTAH DI JAKABARING) Nadilah, Nadilah; Putri, Andini Utari; Ratu, Mutiara Kemala
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.28929

Abstract

Dengan adanya penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan variable costing, lalu membandingkan metode mana yang lebih efektif digunakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunkan sumber data primer dapat diperoleh melalui observasi,studi pustaka serta wawancara serta teknik analisis yang digunakan ialah mengumpulkan data biaya produksi kemplang mentah lalu mengklasifikasikan biaya tersebut ke biaya tetap dan biaya variabel, lalu menghitung biaya tersebut menggunakan metode full costing dan variabel costing. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok variabel costing lebih rendah dibandingkan dengan perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing. Harga pokok produksi yang dihitung menggunakan metode full costing yaitu sebesar Rp. 199,189 dan menurut metode variabel costing yaitu sebesar Rp. 168,4, selisih dari kedua metode tersebut ialah sebesar Rp. 30,789. Hal ini disebabkan karena dalam perhitungan biaya overhead pabrik tidak memasukkan biaya kantong plastik dan karung. Artinya menurut perhitungan pemilik kemplang mentah dirasa kurang efektif sehingga laba yang didapatkan juga kurang efesien.
Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup dan Sikap Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa Pengguna Shopee Paylater Angelista, Fifie Dea; Anggraini, Leriza Desitama; Putri, Andini Utari
Journal of Trends Economics and Accounting Research Vol 4 No 3 (2024): March 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jtear.v4i3.1197

Abstract

Financial Behavior is an individual's way of managing, spending and making decisions regarding the money they have. Financial behavior is influenced by various factors, including knowledge about finance, lifestyle and financial attitudes. This research aims to examine the influence of financial literacy, lifestyle and financial attitudes on the financial behavior of students using Shopee Paylater. This research is a quantitative descriptive type with the primary data source coming from distributing questionnaires. The population in this research are students from the Faculty of Economics at Indo Global Mandiri University Class of 2020-2023 who use Shopee Paylater. The number of samples in this research was 100 students using the Slovin formula. The sampling technique uses a non-probability method with purposive sampling technique. The analysis technique in this research uses multiple linear regression, coefficient of determination, t test and F test. The results of this research show that financial literacy ( ) has a positive and significant effect on financial behavior (Y). Lifestyle ( ) has a positive effect on financial behavior (Y). Financial attitude ( ) has a positive effect on financial behavior (Y). Financial literacy, lifestyle and financial attitudes simultaneously have a significant effect on financial behavior.
Pelatihan akuntansi dasar home industry bagi ibu rumah tangga dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga di kota Palembang Anggraini, Leriza Desitama; Putri, Andini Utari; Ghina, Aliah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23367

Abstract

Abstrak Home industry termasuk sektor informal pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang lekat dengan kearifan lokal suatu daerah atau lokasi dan menghasilkan produk buatan tangan. Perempuan memiliki peran penting dalam pengembangan home industry namun sering menghadapi berbagai tantangan seperti akses terhadap modal, networking bahkan pengetahuan pengelolaan keuangan yang memadai untuk mengembangkan bisnis mereka. Pelaku usaha home industry terutama ibu – ibu rumah tangga menganggap akuntansi tidak terlalu penting dan sulit untuk menerapkannya. Kegiatan ini bertujuan dapat membantu ibu – ibu rumah tangga dalam mengoptimalkan potensi yang dimilikinya dalam mengelola home industry dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga dan perekonomian lokal. Pelatihan ini mengenalkan dasar akuntansi dengan membuat catatan jurnal umum sampai dengan menyusun laporan keuangan seperti laba rugi, arus kas dan posisi keuangan. Pelatihan diikuti oleh 25 orang peserta perwakilan dari beberapa home industry di Kota Palembang. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari persiapan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi dan dilaksanakan secara online menggunakan platform zoom meeting. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan capaian keberhasilan pada aspek pengetahuan akuntansi dasar sebesar 80% dan peningkatan aspek pengetahuan terhadap laporan keuangan sebesar 75%. Kata kunci: pelatihan; akuntansi dasar; home industry. Abstract The home industry is part of the informal sector in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that is closely related to the local wisdom of a region or location and produces handmade products. Women play an important role in the development of the home industry but often face various challenges such as access to capital, networking, and even adequate financial management knowledge to develop their businesses. Home industry entrepreneurs, especially housewives, consider accounting to be unimportant and difficult to implement. This activity aims to help housewives optimize their potential in managing the home industry to increase family income and local economy. The training introduces the basics of accounting by creating general journal records and preparing financial statements such as income statements, cash flow, and balance sheets. The training was attended by 25 participants representing several home industries in the city of Palembang. The implementation method of this activity starts from preparation, execution, and evaluation, and is conducted online using the Zoom meeting platform. The results of this activity show an 80% improvement in basic accounting knowledge and a 75% improvement in knowledge of financial statements. Keywords: training; basic accounting; home industry