Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Physicochemical and Organoleptic Characteristics of Black Noodles with Substitution of Black Soybean Flour and Addition of Glycerol Monostearate Rahmadini, Fachma Airisa; Winarti, Sri; Putra, Andre Yusuf Trisna
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v9i2.684

Abstract

Black noodle is an innovative food product formulated by incorporating natural pigment-rich ingredients to enhance visual appeal and nutritional value, setting it apart from conventional noodles. This study aimed to evaluate the effects of black soybean flour substitution and glycerol monostearate (GMS) addition on the physicochemical and organoleptic properties of black noodles, and to determine the optimal formulation. A Completely Randomized Design (CRD) with a factorial pattern was employed, consisting of two factors: black soybean flour substitution (10%, 20%, and 30%) and GMS concentration (1%, 2%, and 3%), with three replications. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), and significant differences were further examined using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results indicated that both factors significantly influenced moisture content, protein content, antioxidant activity, elasticity, tensile strength, and sensory attributes. The best mixture was found by using 20% black soybean flour and adding 3% GMS, resulting in a moisture content of 57.23%, protein content of 15.97%, antioxidant activity (IC??) of 312.66 ppm, elasticity of 23.67%, and tensile strength of 0.63 N. Organoleptic evaluations showed favorable responses with scores of 4.28 for color (like), 3.72 for aroma (neutral to like), 3.2 for taste (neutral), and 3.96 for texture (neutral to like). Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs): SDG 2 – Zero HungerSDG 3 – Good Health and Well-beingSDG 9 – Industry, Innovation, and InfrastructureSDG 12 – Responsible Consumption and Production
Sosialisasi Makanan Bebas Gluten sebagai Pengganti Tepung Terigu untuk Pencegahan Diabetes dan Overweight di Kampung Bulak Cumpat Srono, Surabaya Finani, Nadira Ismiyatul; Putra, Andre Yusuf Trisna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 1 No 1 (2023): JPMII - Oktober 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.264

Abstract

Pola konsumsi masyarakat Indonesia cenderung mengkonsumsi bahan pangan berbasis tepung terigu yang berasal dari gandum. Konsumsi gluten secara berlebihan dapat memunculkan gangguan sistem imun khususnya bagi mereka dengan tingkat kegemukan tinggi, obesitas, kelelahan, eksim, atau alergi gluten. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan mengganti pola konsumsi makan menjadi bebas gluten. Kampung Bulak Cumpat adalah salah satu kampung yang terletak di Surabaya Utara. Sebagian besar penduduk kampung tersebut memiliki pekerjaan di bidang usaha kue, jajanan pasar, guru, dan buruh. Kurangnya pengetahuan mengenai makanan bebas gluten sebagai pengganti tepung terigu di Kampung Bulak Cumpat menjadi dorongan diadakan sosialisasi ini. Tujuan sosialisasi adalah memberikan wawasan mengenai olahan bebas gluten sebagai pengganti tepung terigu untuk pencegahan diabetes, solusi diet, dan perubahan pola konsumsi sehat. Kegiatan sosialisasi bertempat di Bulak Cumpat Srono Surabaya Srono. Metode sosialisasi yang dilakukan yaitu dengan pemaparan materi kepada ibu-ibu PKK. Materi yang disampaikan antara lain pengenalan tepung mocaf, keunggulan tepung mocaf dan manfaat tepung mocaf sebagai makanan pencegah diabetes. Kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusiasme oleh masyarakat setempat. Hasil kuisioner menunjukkan 80% masyarakat tertarik dan ingin mengkonsumsi makanan bebas gluten sebagai makanan sehat dan pencegahan overweight dan diabetes.
Profil sensori susu kecambah kedelai berdasarkan sediaan bahan baku dan pemanis menggunakan metode Check-All-That-Apply (CATA) Natanael, Christian; Munarko, Hadi; Putra, Andre Yusuf Trisna
Journal of Tropical AgriFood Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Department of Agricultural Products Technology, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.8.1.2026.23427.52-65

Abstract

Minat terhadap sari nabati terus meningkat, namun penerimaan terhadap sari kedelai masih terbatas akibat karakteristik sensorinya. Germinasi diketahui mampu menurunkan aktivitas lipoksigenase dan memodifikasi atribut sensori, namun pengaruh bentuk bahan baku dan penambahan pemanis terhadap persepsi konsumen belum banyak dikaji secara aplikatif. Penelitian ini menggunakan RAL dua faktor (basis kecambah segar dan tepung kecambah; tanpa dan dengan pemanis) dengan dua ulangan. Kecambah berumur 36 jam diolah menjadi minuman dan dievaluasi oleh 100 panelis tidak terlatih menggunakan metode Check-All-That-Apply (CATA) dan uji hedonik. Hasil menunjukkan bahwa formulasi berbasis kecambah segar berpemanis memiliki tingkat kesukaan tertinggi dan paling mendekati profil “produk ideal”. Atribut manis, umami, creamy, smoothness, aftertaste clean, dan putih gading menjadi penentu utama preferensi, sedangkan langu, green, pahit, astringency, starchy, dan kekuningan menurunkan penerimaan. Formulasi berbasis tepung menghasilkan sensasi starchy dan beany yang hanya sebagian tertutupi oleh pemanis. Temuan ini merekomendasikan penggunaan kecambah segar dengan pemanis yang tepat, serta fokus formulasi pada penguatan atribut positif dan penekanan off-flavor untuk meningkatkan daya terima dan potensi komersial produk.