Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sistem Pemberian Kompensasi Dalam Meningkatkan Kinerja Dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sarolangun Norainun, Norainun
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2020): (April 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i1.176

Abstract

Kompensasi adalah semua pendapatan baik yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima dosen sebagai imbalan atas jasa. Maka dari itu, pemberian kompensasi dosen di bayar sesuai dengan beban kerja dosen dengan tujuan pemberian kompensasi (balas jasa) untuk meningkatkan motivasi kerja dosen. Meodologi yang digunakan dalam penelitian jurnal ini adalah kualitatif naturalisik, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: 1) bentuk kompensasi yang diterima oleh dosen STAI Ma’arif Sarolangun yaitu kompensasi honor mengajar, menguji, membimbing mahasiswa PPL dan kukerta. 2) belum ada kompensasi yang berbentuk barang sebagai penghargaan kepada dosen yang berprestasi., 3) sistem pembayaran kompensasi dosen STAI Ma’arif Sarolangun sudah sesuai dengan prosedur, miskipun jumlah nominal Rupiah (Rp) yang diterima dosen masih dikategori rendah, jika dibandingkan dengan dosen STAI lain di bawah lingkungan Kopertai wilayah XIII Provinsi Jambi.
Kebijakan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Sarana dan Prasarana di Madrasah Aliyah Swasta Desa Teluk Tigo Kecamatan Cerminan Gedang Kabupaten Sarolangun Norainun, Norainun
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Januari-Maret 2024)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v2i1.166

Abstract

Kebjikan Kepala Madrasah Aliyah dalam meningkatkan mutu sarana dan prasarana Madrasah sangat penting, maka dari itu yang menjadi Pertanyaan yaitu : 1) bagaimana kebijakan Kepala Madrasah Aliyah, 2) apa saja factor yang menjadi penghambat kepala Madrasah Aliyah, 3) Upaya yang dilakukan oleh Kepala Madrasah Aliyah. Tujuan penelitian, mengetahui secara lebih mendalam tentang kebijakan, factor dan upaya Kepala Madrasah Aliyah. Manfaat penelitian secara teoritis dapat mengungkapkan data tentan Kebijakan Kepala Madrasah Aliyah, secara praktis menjadi menambah ilmu pengetahuan dan menjadi kontribusi untuk Madrasah Aliyah. Metode penelitian Deskriftip kualitatip mengungkapkan fenomena yang terjadi di lapangan. Data Lapangan Kebijakan Kepala Madrasah Aliyah membuat perencanaan peningkatan mutu sarana dan prasarana, Banyak Faktor yang menjadi penghambat serta berupaya untuk melakukan perbaikan mutu sarana dan prasarana Kesimpulan belum ada kebijakan kepala Madrasah Aliyah dalam meningkatkan mutu Sarana dan prasarana. Faktor penghambat internal dan eksternal serta factor ekonomi orang tua siswa. upaya yang dilakukan oleh kepala Madrasah Aliyah adalah diskusi, kekompakan secara internal dan keluar Madrasah Aliyah melakukan kerja sama dalam peningkatan mutu sarana dan prasarana.
Islamic University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi: A Beacon of Change in Enhancing the Quality of Inclusive Private Islamic Higher Education Norainun, Norainun; Maisah, Maisah; Marpuah, Siti
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 4 (2025): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i4.2197

Abstract

Purpose of the study: The purpose of this study is to analyze the institutional conditions, leadership challenges, and strategic efforts of the State Islamic University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi in improving the quality of inclusive private Islamic higher education institutions in Jambi Province to support sustainable academic and institutional development. Methodology: This study employed a qualitative phenomenological approach using a purposive sampling technique to select key academic leaders and stakeholders from Kopertais Region XII Jambi, including rectors, vice rectors, and heads of Islamic higher education institutions. Data were collected through in-depth interviews, document analysis, and observation, then analyzed using Creswell’s phenomenological framework reduction, horizontalization, clustering, and synthesis with triangulation ensuring validity and reliability of findings. Main Findings: The State Islamic University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi achieved significant progress in accreditation, faculty development, and institutional transformation, serving as a model for inclusive private Islamic higher education. Findings reveal internal and external leadership barriers, including limited motivation, time, and collaboration. Leaders implemented strategies such as digital-based management, human resource development, and continuous mentoring to enhance institutional quality. Novelty/Originality of this study: This study introduces a new perspective by integrating institutional transformation, leadership challenges, and strategic digital-based management within the framework of Kopertais Region XII. It advances existing knowledge by presenting the State Islamic University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi as a replicable model for improving the quality and inclusivity of private Islamic higher education in Indonesia.
Leadership Accountability and Teacher Motivation in Islamic Junior High Schools: A Mixed Methods Study in Merangin Regency Hindun, Hindun; Norainun, Norainun; Marpuah, Siti; Muslimah, Khairi
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 1 (2026): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i1.2238

Abstract

Purpose of the study: This study aims to examine the leadership accountability within Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) under the Ministry of Religious Affairs in Merangin Regency and to analyze its relationship with teacher motivation. Methodology: Employing a mixed methods approach with a sequential explanatory design, the study integrates quantitative and qualitative data to obtain a comprehensive understanding of accountability practices and their motivational implications. The quantitative phase involved a survey of 125 MTsN teachers using validated Likert-scale questionnaires measuring leadership accountability and teacher motivation, analyzed through descriptive statistics and Pearson correlation analysis, for qualitative using Miles and Huberman. Main Findings: The results reveal that leadership accountability is predominantly perceived as good, with 94.4% of respondents categorizing it as good or very good, while teacher motivation is similarly high, with 96.0% of teachers falling into these categories. Correlation analysis demonstrates a strong and statistically significant positive relationship between leadership accountability and teacher motivation (r = 0.627, p < 0.01), indicating that higher levels of perceived accountability are associated with increased teacher motivation. Qualitative findings further show that accountability practices are strongest in administrative, reporting, and regulatory dimensions, yet less optimal in affective and humanistic aspects such as recognition, professional support, and responsiveness to teachers’ needs. Novelty/Originality of this study: The novelty of this study lies in its integration of accountability theory with motivational perspectives within the specific context of Islamic secondary education, highlighting that accountability should extend beyond procedural compliance toward ethical, relational, and supportive leadership practices.