Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

METODE PARTICIPATORY ORIENTED DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA MENDAK KECAMATAN DAGANGAN KABUPATEN MADIUN Widiantari, Maria Magdalena; Hasan, Fikri
JURNAL SOSIAL : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 20, No 2 (2019): JURNAL SOSIAL
Publisher : Universitas Merdeka Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33319/sos.v20i2.37

Abstract

AbstrakPartisipasi adalah tingkat keterlibatan anggota dalam mengambil keputusan, termasuk dalam perencanaan. Penggalangan partisipasi itu dilandasi adanya pengertian bersama dan adanya pengertian tersebut adalah karena diantara orang-orang itu saling berkomunikasi dan berinteraksi sesamanya. Dalam menggalang peran serta semua pihak itu diperlukan upaya untuk menciptakan suasana yang bebas atau demokratis, dan terbinanya rasa kebersamaan. Dalam 2 (dua) tahun terakhir, Desa Mendak Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun tengah mengembangkan lokasi wisata Watu Rumpuk yang ke depan diharapkan berkembang menjadi desa wisata. Untuk mewujudkan terbentuknya desa wisata, diperlukan sinergi antara pemerintah desa dengan masyarakat setempat, dimana rasa saling pengertian dan pemahaman terhadap tujuan yang sama sangat diperlukan.Penelitian ini mengkaji karakter mendasar masyarakat desa Mendak untuk mengetahui orientasi partisipasi terhadap pembangunan desa sehingga dapat diketahui dan disusun suatu strategi atau metode partisipasi yang tepat untuk diterapkan dalam rangka mempercepat terwujudnya desa wisata Mendak dengan ikon utama destinasi wisata Watu Rumpuk. Kajian dilakukan dengan menggunakan teori participatory oriented methods khususnya metode strategic extension campaign (SEC) Kata kunci : desa wisata; SEC; metode partisipasi
Analisis Semiotika Makna Cinta dalam Lagu "Sudden Shower" di Drama Korea Lovely Runner Kusuma, Gita Dwi Rahayu; Hariyani, Nunik; Hasan, Fikri
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v6i1.3581

Abstract

Musik merupakan bentuk ekspresi seni yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, berfungsi sebagai media komunikasi dan penyampaian emosi. Lirik lagu, khususnya, menjadi narasi yang merepresentasikan berbagai aspek pengalaman manusia, termasuk cinta. Penelitian ini menganalisis representasi makna cinta dalam lirik lagu "Sudden Shower", yang dibawakan oleh band fiksi Eclipse dalam drama Korea Lovely Runner, dengan menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada analisis tanda linguistik dalam lirik lagu. Dengan mengidentifikasi hubungan antara penanda (signifier) dan petanda (signified), penelitian ini bertujuan mengungkap makna mendalam yang terkandung dalam lagu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "Sudden Shower" merepresentasikan cinta sebagai perasaan yang bertahan lama, ditandai dengan kesetiaan, kesabaran, dan pengorbanan. Liriknya menggambarkan kerinduan yang mendalam serta komitmen untuk menunggu seseorang yang dicintai, meskipun dalam jangka waktu yang panjang. Penggunaan ungkapan metaforis dalam lirik semakin menegaskan bobot emosional cinta, dengan menampilkan tema keteguhan dan takdir.Penelitian ini berkontribusi dalam diskusi lebih luas mengenai bagaimana musik dan lirik lagu menjadi ekspresi budaya dan emosional yang membentuk persepsi tentang cinta dan hubungan. Temuan ini memberikan wawasan tentang peran analisis semiotika dalam memahami makna yang lebih dalam dalam lirik lagu. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi studi selanjutnya di bidang komunikasi, sastra, dan musik, khususnya yang mengeksplorasi hubungan antara bahasa, makna, dan ekspresi emosional dalam media kontemporer.
Komunikasi Antarpribadi dalam Membangun Hubungan Pertemanan Antar Mahasiswa (Studi Kasus Pertemanan antar Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Madiun) Marshanda, Nelly; Magdalena, Maria; Hasan, Fikri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi antarpribadi dalam membangun hubungan pertemanan antar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Madiun dengan menggunakan teori penetrasi sosial oleh Altman dan Taylor (1973). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tiga pasangan mahasiswa dari berbagai semester yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi memainkan peran signifikan dalam membangun hubungan pertemanan yang erat, di mana durasi hubungan, intensitas interaksi, serta kesamaan karakter menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan dan keterbukaan diri. Temuan ini memperlihatkan bahwa meskipun durasi pertemanan berbeda, semua pasangan informan telah mencapai tahap pertukaran stabil dalam teori penetrasi sosial. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai tahapan komunikasi antarpribadi dalam hubungan pertemanan mahasiswa serta memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan dinamika sosial di lingkungan kampus.
Representasi Ridwan Kamil dan Pramono Anung Pada Karikatur Sampul Majalah Tempo Edisi 16 – 22 September 2024 Renati, Nadia; Hariyani, Nunik; Hasan, Fikri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25419

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi visual Ridwan Kamil dan Pramono Anung pada sampul majalah Tempo edisi 16 – 22 September 2024 melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, teori representasi Stuart Hall, dan Framing Robert N. Entman. Sampul ini memvisualisasikan karikatur pada dinamika politik Pemilihan Gubernur Jakarta 2024 dengan simbolisme yang kuat, mencakup gesture, ekspresi wajah, dan elemen visual lainnya. Pendekatan “Triangle of Meaning” Peirce digunakan untuk mengungkap hubungan antara tanda, objek, dan interpretasi yang terkandung dalam karikatur sampul majalah Tempo. Sementara, teori Stuart Hall menyoroti bagaimana media massa membentuk makna sosial melalui representasi. Pendekatan Framing Entman digunakan untuk mengidentifikasi bingkai naratif media dalam pendefinisian masalah, penelusuran penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi penyelesaian. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana media massa khususnya Tempo, memanfaatkan visualisasi sebagai alat komunikasi politik yang kritis dan efektif. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya diskusi akademis tentang semiotika visual, Framing media, dan konstruksi representasi tokoh politik dalam konteks komunikasi massa.
Pengaruh Framing Media Sosial Instagram @medhioen.ae Terhadap Persepsi Masyarakat atas Kebijakan Larangan Bermotor di Jalan Diponegoro Kota Madiun: Indonesia Disrivia, Nafiu; Widiantari, Maria Magdalena; Hasan, Fikri
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7 No 2 (2025): Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Pahlawan 12 Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47995/jik.v7i2.255

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara masyarakat menerima dan membentuk opini terhadap isu-isu publik, termasuk kebijakan pemerintah. Instagram sebagai platform berbasis visual menjadi media strategis dalam menyampaikan informasi kebijakan melalui teknik framing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh framing akun Instagram @medhioen.ae terhadap persepsi masyarakat mengenai kebijakan larangan bermotor di Jalan Diponegoro, Kota Madiun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden pengikut akun tersebut. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, korelasi, serta regresi linier sederhana menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing oleh akun @medhioen.ae berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi masyarakat. Nilai signifikansi regresi sebesar 0,001 (< 0,05), dengan koefisien regresi sebesar 1,835 dan nilai determinasi (R²) sebesar 0,434, menunjukkan bahwa framing menyumbang 43,4% terhadap pembentukan persepsi. Uji-t menghasilkan nilai 8,666, yang lebih besar dari t tabel 1,664, memperkuat kesimpulan bahwa framing memiliki pengaruh signifikan. Dari temuan tersebut disimpulkan bahwa semakin efektif teknik framing yang digunakan akun media sosial, semakin positif pula persepsi masyarakat terhadap kebijakan publik. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman komunikasi kebijakan berbasis media sosial dan menjadi rujukan bagi praktisi dan akademisi dalam mengembangkan strategi penyampaian informasi kebijakan yang lebih partisipatif dan komunikatif.
Representasi Nilai-Nilai Keislaman Pada Film 99 Cahaya Di Langit Eropa Nur Shabrina, Sausan; M Widiantari, Maria; Hasan, Fikri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2461

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami representasi nilai-nilai keislaman dalam media massa, khususnya film, sebagai alat komunikasi budaya dan agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi nilai-nilai keislaman dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa dan untuk mengeksplorasi bagaimana film ini dapat mempengaruhi persepsi masyarakat tentang Islam. Film ini dipilih karena mengangkat tema perjalanan spiritual seorang Muslim di Eropa, yang menggambarkan tantangan identitas dan integrasi budaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap film dan kajian literatur yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes melalui tiga elemen utama: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman, seperti aqidah, akhlak, dan syariah, direpresentasikan melalui dialog, adegan, dan simbol budaya. Nilai aqidah tercermin dalam keimanan kepada Tuhan, nilai akhlak dalam interaksi sosial, dan nilai syariah dalam praktik ajaran Islam. Analisis mitos memperlihatkan Islam sebagai agama damai dan toleran, sekaligus melawan stereotip negatif tentang Muslim di Eropa. Kesimpulannya, 99 Cahaya di Langit Eropa tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat luas.
Pengelolaan Informasi Privat dan Mitigasi Risiko Sosial pada Mahasiswa Kos Pelaku Perilaku Seksual Pranikah di Kota Madiun Ardianingsih, Neni Utami; Magdalena, Maria; Hasan, Fikri
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v15i1.3989

Abstract

This study explores the privacy communication management of boarding house students in Madiun engaged in premarital sexual behavior through the lens of Communication Privacy Management (CPM). Using a qualitative case study approach, the research focuses on how these individuals manage information ownership, construct privacy boundaries, and navigate turbulence within interpersonal relationships. Data were gathered through in-depth interviews with three students and analyzed using CPM’s core pillars: privacy ownership, boundaries, rules, and turbulence. The findings reveal that students perceive their sexual behavior as highly sensitive private property under their absolute control as information owners. Disclosure is executed selectively, dictated by levels of interpersonal trust, relationship context, and potential social risks. Consequently, students establish situational and flexible privacy rules while designating specific confidants as "co-owners" of the information. When these rules are breached, leading to information leakage, informants experience privacy turbulence that triggers significant emotional responses. However, such turbulence does not invariably result in a total communication breakdown; instead, it prompts students to recalibrate their privacy boundaries and tighten future communication patterns. This research contributes to interpersonal communication studies by demonstrating the resilience of CPM theory in explaining the complex privacy dynamics of students facing intense social stigma and moral risks within a conservative environment.Penelitian ini mengeksplorasi manajemen komunikasi privasi mahasiswa kos di Madiun yang terlibat dalam perilaku seksual pranikah melalui perspektif Communication Privacy Management (CPM). Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, fokus penelitian diarahkan pada bagaimana individu mengelola kepemilikan informasi, mengonstruksi batasan privasi, serta menavigasi turbulensi dalam hubungan interpersonal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga mahasiswa dan dianalisis menggunakan pilar utama CPM: kepemilikan, batasan, aturan, dan turbulensi privasi. Temuan mengungkapkan bahwa mahasiswa memandang perilaku seksual mereka sebagai properti pribadi yang berada di bawah kendali penuh mereka sebagai pemilik informasi. Pengungkapan dilakukan secara selektif, yang ditentukan oleh tingkat kepercayaan interpersonal, konteks hubungan, dan potensi risiko sosial. Akibatnya, mahasiswa menetapkan aturan privasi yang situasional dan fleksibel sambil menunjuk orang kepercayaan tertentu sebagai "pemilik bersama" (co-owners) informasi tersebut. Ketika aturan ini dilanggar dan memicu kebocoran informasi, informan mengalami turbulensi privasi yang memicu respons emosional yang signifikan. Namun, turbulensi tersebut tidak selalu berujung pada pemutusan komunikasi total; sebaliknya, hal itu mendorong mahasiswa untuk melakukan rekalibrasi batasan privasi dan memperketat pola komunikasi di masa depan. Penelitian ini berkontribusi pada studi komunikasi interpersonal dengan menunjukkan ketahanan teori CPM dalam menjelaskan dinamika privasi kompleks mahasiswa yang menghadapi stigma sosial dan risiko moral di lingkungan konservatif.