Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Populisme Ganjar Pranowo di Instagram Melalui Slogan "Tuanku Rakyat Jabatan Cuma Mandat" Ardana, Novia; Matondang, Muhammad Alfikri
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2441

Abstract

This study aims to analyse Ganjar Pranowo's populist strategy on Instagram through the use of the slogan “Tuanku rakyat, jabatan cuma mandat” (“The people are my master, office is merely a mandate”) as a form of symbolic and strategic political visual communication. In the digital era, social media has become a strategic space for politicians to construct public image, disseminate narratives, and build emotional closeness with the public. This study employs a descriptive qualitative approach with a non-participant digital observation method on the Instagram account @ganjar_pranowo from November 2023 to April 2024. Data were collected from visual posts, digital interactions, and relevant literature. The data analysis follows the model of Miles, Huberman, and Saldana, involving data condensation, display, and conclusion drawing. The findings reveal that Ganjar consistently constructs a populist image by emphasising simplicity, closeness to the people, and the use of local symbols and language. The slogan is not only textual but also embodied through grounded lifestyle and political performance. Drawing on Berger and Luckmann’s theory of social construction, the study concludes that digital populism can be effectively materialised through simple yet meaningful visual symbols that shape political reality and strengthen the bond between leader and people. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi populisme Ganjar Pranowo di Instagram melalui slogan “Tuanku rakyat, jabatan cuma mandat” sebagai bentuk komunikasi politik visual yang simbolik dan terencana. Media sosial di era digital menjadi ruang strategis bagi politisi untuk membentuk citra, menyebarkan narasi, dan membangun kedekatan emosional dengan publik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi digital non-partisipatif terhadap akun Instagram @ganjar_pranowo pada periode November 2023 hingga April 2024. Data dikumpulkan dari dokumentasi unggahan visual, interaksi digital, dan studi pustaka. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa Ganjar secara konsisten membangun citra populis dengan menekankan kesederhanaan, kedekatan dengan rakyat, serta penggunaan simbol dan bahasa lokal. Slogan tersebut bukan hanya teks, melainkan direpresentasikan lewat gaya hidup dan performa politik yang membumi. Dengan mengacu pada teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann, penelitian ini menyimpulkan bahwa populisme digital dimaterialisasi secara efektif melalui simbol visual sederhana yang mampu membentuk realitas politik dan memperkuat kedekatan antara pemimpin dan rakyat.
Strategi Populisme Ganjar Pranowo di Instagram Melalui Slogan "Tuanku Rakyat Jabatan Cuma Mandat" Ardana, Novia; Matondang, Muhammad Alfikri
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2441

Abstract

This study aims to analyse Ganjar Pranowo's populist strategy on Instagram through the use of the slogan “Tuanku rakyat, jabatan cuma mandat” (“The people are my master, office is merely a mandate”) as a form of symbolic and strategic political visual communication. In the digital era, social media has become a strategic space for politicians to construct public image, disseminate narratives, and build emotional closeness with the public. This study employs a descriptive qualitative approach with a non-participant digital observation method on the Instagram account @ganjar_pranowo from November 2023 to April 2024. Data were collected from visual posts, digital interactions, and relevant literature. The data analysis follows the model of Miles, Huberman, and Saldana, involving data condensation, display, and conclusion drawing. The findings reveal that Ganjar consistently constructs a populist image by emphasising simplicity, closeness to the people, and the use of local symbols and language. The slogan is not only textual but also embodied through grounded lifestyle and political performance. Drawing on Berger and Luckmann’s theory of social construction, the study concludes that digital populism can be effectively materialised through simple yet meaningful visual symbols that shape political reality and strengthen the bond between leader and people. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi populisme Ganjar Pranowo di Instagram melalui slogan “Tuanku rakyat, jabatan cuma mandat” sebagai bentuk komunikasi politik visual yang simbolik dan terencana. Media sosial di era digital menjadi ruang strategis bagi politisi untuk membentuk citra, menyebarkan narasi, dan membangun kedekatan emosional dengan publik. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi digital non-partisipatif terhadap akun Instagram @ganjar_pranowo pada periode November 2023 hingga April 2024. Data dikumpulkan dari dokumentasi unggahan visual, interaksi digital, dan studi pustaka. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa Ganjar secara konsisten membangun citra populis dengan menekankan kesederhanaan, kedekatan dengan rakyat, serta penggunaan simbol dan bahasa lokal. Slogan tersebut bukan hanya teks, melainkan direpresentasikan lewat gaya hidup dan performa politik yang membumi. Dengan mengacu pada teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann, penelitian ini menyimpulkan bahwa populisme digital dimaterialisasi secara efektif melalui simbol visual sederhana yang mampu membentuk realitas politik dan memperkuat kedekatan antara pemimpin dan rakyat.
Efektivitas Terapi Dukungan Spiritual Teknik Dzikir Terhadap Tingkat Keputusasaan Pada Pasien Diabetes Melitus:Literatur Review Pongdatu, Merry; Suharti, Yuyun; Alman, Tyas Selfiani; Hariadi, Sitti Mutmainnah; Meli, Meli; Alisah, Nur; Rahma, Aisya Sri; Alfatwa, Rafika Dedri; Ardana, Novia; Yanti, Serli; Afridha Tri Wulandari
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1319

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi terus meningkat secara global, dimana Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia dengan sekitar 10,7 juta penderita. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga menimbulkan stres, kecemasan, dan keputusasaan yang memperburuk kesehatan pasien. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan pencarian artikel pada Google Scholar, Semantic Scholar, ScienceDirect, dan PubMed periode 2020-2025 mengikuti prinsip PRISMA. Berdasarkan analisis 10 studi periode 2021-2024, terapi dukungan spiritual dengan teknik dzikir menunjukkan efektivitas signifikan dalam menurunkan keputusasaan dan meningkatkan kesejahteraan pasien diabetes melitus. Terapi dzikir menurunkan kadar gula darah melalui aktivasi sistem saraf parasimpatik yang menstimulasi sumbu Hipotalamus-Pituitari-Adrenal untuk menurunkan produksi kortisol dan epinefrin. Secara psikologis, terapi dzikir efektif menurunkan tingkat stres, meningkatkan kualitas hidup dan penerimaan diri melalui mekanisme psiko-neuro-endokrin yang merangsang pelepasan endorfin dan memberikan ketenangan spiritual.
Penerapan Senam Kaki Diabetes untuk Mengontrol Kadar Gula Darah di Desa Cigugur Manumara, Theophylia; Pitri, Siti Mauludi; Azahra, Alvia; Patimah, Dina Tazkia; Ardana, Novia; Faqihuddin, Muhammad Rizky
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1tekxp90

Abstract

Diabetes merupakan salah satu penyebab kematian utama secara global, dengan sekitar 1,5 juta kematian setiap tahunnya. Prevalensi diabetes di seluruh dunia terus meningkat, termasuk di Indonesia. Penatalaksanaan olahraga atau latihan fisik merupakan salah satu dari 5 pilar penatalaksanaan diabetes tersebut selain dari diet, obat-obatan, edukasi dan pemantauan. Latihan fisik telah terbukti meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin, sehingga mendukung regulasi glukosa di tingkat sel. Manfaat dari senam kaki diabetes untuk memperlancar peredaran darah, memperbaiki sirkulasi darah, memperkuat otot, mempermudah gerakan sendi dan menurunkan kadar gula darah. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak penerapan intervensi senam kaki diabetes pada asuhan keperawatan komunitas. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan, melalui ceramah interaktif, diskusi dan pembagian media edukatif poster dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi hasil asuhan keperawatan. Sampel terdiri dari 1 keluarga penderita DM di salah satu desa di Kecamatan Parongpong. Implementasi yang diberikan pada pasien dilakukan di bulan desember 2025 selama 3 hari berturut-turut untuk mengurangi kesemutan, kebas dan menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS) dari 198 mg/dl menjadi 174 mg/dl. Intervensi ini dilakukan di pagi hari selama 30 menit. Evaluasi manfaat dilakukan segera setelah intervensi diselesaikan berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervesi senam kaki diabetes efektif dalam menurunkan kadar gula darah serta mendorong penerapan gaya hidup sehat.
Upaya Pencegahan Stroke Sejak Dini pada Remaja melalui Intervensi Pendidikan Kesehatan di MA Darul Inayah Ramadhan, Muhammad Deri; Triwahyuni, Nova; Kusumah, Mochamad Gibran Adrian; Al - Fathir, Muhammad Ghibran; Ariyanti, Nadila; Amini, Aisyah; Khairinnissa, Almira; Ardana, Novia; Azizah, Helsa; Risdianto, Riki; Agustina, Imas
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23703

Abstract

ABSTRAK Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia, termasuk di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 8,3 per 1.000 penduduk. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai faktor risiko dan upaya pencegahan stroke dapat meningkatkan potensi kasus pada usia muda, sehingga diperlukan pendidikan kesehatan sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai pengenalan dan pencegahan penyakit stroke di MA Darul Inayah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode ceramah interaktif dan diskusi yang didukung dengan media edukatif berupa leaflet, poster, serta presentasi PowerPoint. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang diadaptasi dari Stroke Knowledge Test (SKT) versi Malay dengan jumlah peserta sebanyak 31 siswa kelas X dan XI. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa dari 59,68% sebelum penyuluhan menjadi 80,97% setelah penyuluhan dengan selisih peningkatan sebesar 21,29%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan mengenai pengenalan dan pencegahan penyakit stroke efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran siswa terhadap pentingnya penerapan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan sejak usia remaja. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Stroke, Pencegahan, Pengetahuan, Remaja.  ABSTRACT Stroke is one of the leading causes of death and disability worldwide, including in Indonesia, with a prevalence of 8.3 per 1,000 population. The lack of knowledge among adolescents regarding risk factors and prevention efforts for stroke increases the potential for cases to occur at a young age, making early health education essential. The purpose of this study was to determine the effect of health education on improving students’ knowledge about the recognition and prevention of stroke at MA Darul Inayah. The method used in this study was an interactive lecture and discussion supported by educational media such as leaflets, posters, and PowerPoint presentations. Knowledge evaluation was carried out through pre-test and post-test adapted from the Malay version of the Stroke Knowledge Test (SKT) involving 31 students from grades X and XI. The results showed an increase in students’ knowledge from 59.68% before the session to 80.97% after the session, with an improvement of 21.29%. The conclusion of this study indicates that health education about the recognition and prevention of stroke is effective in enhancing students’ knowledge and awareness of the importance of adopting a healthy lifestyle as an early preventive effort during adolescence. Keywords: Health Education, Stroke, Prevention, Knowledge, Adolescent.