Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Marketing Analysis of Bird's Chili in Kehiran Village East Sentani District Jayapura Regency Maga, La; Rusianti, Anita; Iwo, Lidiah Tereda; Sepang, Secilia Vanesa; Waroi, Heldo Mariche; Senik, Demas
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v12i1.24466

Abstract

The length of the marketing channel will determine farmers' profitability, resulting in high marketing margins at the trader level, low prices received by farmers (farmer's share), and high accumulated marketing costs. This also leads to low marketing efficiency. The purpose of this study is to analyze the marketing of cayenne pepper which includes: marketing channels; marketing margin, total margin, and marketing profit; farmer share; and marketing efficiency. This research was conducted in Kehiran Village, East Sentani District, Jayapura Regency. The data used in the study is quantitative data, obtained through interviews with 20 cayenne pepper farmers, 2 respondents with wholesalers, 3 respondents with collectors, and 5 respondents with retailers. Data analysis in this study uses a quantitative descriptive approach. Based on the analysis results, cayenne pepper marketing consists of three marketing channels. Marketing channel III has the highest total margin, because it consists of three marketing institutions: collectors, wholesalers, and retailers. The highest farmer share occurred in marketing channel I, at 63.64%, as farmers sell their harvest directly to retailers. Marketing channels I, II, and III are still considered efficient, with efficiency values ​​<50%. However, the longer the marketing channel, the higher the marketing costs of cayenne pepper in Kehiran Village. In marketing activities, the government should establish a farming cooperative to accommodate farmers' harvests. Furthermore, the cooperative will play a role in distributing agricultural products to retailers in Sentani City. This is done to improve the marketing efficiency of agricultural products, especially cayenne pepper.
Dampak Sosial Ekonomi Implementasi Teknologi Pengolahan Sagu Skala Kecil Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Adat dan Lingkungan Hidup di Kampung Yoboi, Simporo dan Babrongko Kabupaten Jayapura Rusianti, Anita; Patty, Richard; Marei, Dominggus
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.17268

Abstract

Papua memiliki potensi sagu yang sangat besar secara nasional dan global, namun menghadapi berbagai tantangan seperti pergeseran pola konsumsi masyarakat, dominasi beras, serta alih fungsi lahan menjadi perkebunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi teknologi pengolahan sagu skala kecil pada masyarakat adat di Kampung Yoboi, Simporo, dan Babrongko, Kabupaten Jayapura. Metode pengolahan tradisional yang sebelumnya manual, memakan waktu lama, dan kurang higienis ditingkatkan melalui penerapan teknologi tepat guna yang lebih efisien dan produktif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi ini mampu mempercepat proses pengolahan dari beberapa hari menjadi sekitar lima jam, meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, serta membuka akses pasar yang lebih luas. Dampak sosial ekonomi yang dihasilkan meliputi peningkatan pendapatan rumah tangga, produktivitas, dan penciptaan lapangan kerja baru, terutama bagi perempuan. Selain itu, terjadi penguatan kelembagaan sosial, peningkatan partisipasi perempuan, transfer pengetahuan kepada generasi muda, serta pelestarian nilai budaya adat. Dari sisi lingkungan, implementasi teknologi mendorong pengurangan limbah dan praktik budidaya sagu berkelanjutan. Analisis Social Return on Investment (SROI) sebesar 4,14:1 menunjukkan bahwa setiap Rp1 investasi menghasilkan Rp4,14 nilai sosial ekonomi, sehingga model ini efektif, berkelanjutan, dan layak direplikasi secara luas.