Bullying merupakan permasalahan serius yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap perkembangan sosial, emosional, dan akademik siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah perilaku bullying melalui sosialisasi pencegahan bullying berbasis pendekatan partisipatif dan edukatif di SD IT Al Kautsar Secanggang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga bulan, mulai dari 10 Agustus hingga 10 Oktober 2025, dengan melibatkan siswa, guru, dan pihak sekolah sebagai mitra pengabdian. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, implementasi, evaluasi, dan diseminasi hasil. Kegiatan utama berupa sosialisasi anti-bullying, diskusi interaktif, simulasi peran (role play), serta kampanye edukatif yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai pengertian, bentuk, dampak, dan cara pencegahan bullying, yang ditunjukkan melalui perbandingan hasil kuesioner pra dan pascakegiatan. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif siswa terhadap bullying, ditandai dengan meningkatnya empati, sikap penolakan terhadap perundungan, serta partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif dan edukatif efektif dalam membangun kesadaran serta perilaku preventif terhadap bullying di sekolah dasar. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara siswa, guru, dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Kata Kunci : Pencegahan bullying; sekolah dasar; pengabdian masyarakat; pendekatan partisipatif