Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENDAMPINGAN KESADARAN SERTIFIKASI HALAL SELF DECLARE PELAKU UMKM MELALUI KEGIATAN KKN TEMATIK HALAL UIN KHAS JEMBER DI DESA KALIBARU WETAN BANYUWANGI Siti Masrohatin; Bagus Syahril Argowilda; Putri I’malia; Sri Wahyuni; Zulul Lailatul Masruroh; Elly Puspitarini; Qomariyah, Nurul; Putri Amalia Sari; Alfan Maulana Unis; Dinda Putri Alfarorino; Intan Kartika Sari; Achmad Reza Mu’afa; Mohammad Dhiya’ul Muhibbin; Dewi Fuadatul Latifah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 03 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan KKN Tematik Halal para mahasiswa mendampingi para UMKM untuk mendaftarkan produk mereka untuk mendapatkan sertifikasi halal. Kegiatan pendampingan ini dilakukan selama kegiatan KKN berlangsung di Desa Kalibaru Wetan. Tujuan diadakannya pendampingan yaitu agar para UMKM sadar akan pentingnya sertifikasi halal suatu produk dan jika para pelaku UMKM bersedia mendaftarkan produk mereka untuk mendapatkan sertifikasi halal, para mahasiswa KKN dapat membimbing dan mendampinginya. Adapun metode yang kami lakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode kualitatif dengan cara pendampingan di dalam ruangan dengan mendaftarkan sertifikasi halal secara online atau daring dengan memanfaatkan laman BPJPH SiHalal pada link ptsp.halal.go.id. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan secara offline di rumah para pelaku UMKM. Kegiatan KKN berlangsung selama 40 hari. Kegiatan KKN ini bertempat di Desa Kalibaru Wetan Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi. Selama kegiatan KKN berlangsung para mahasiswa KKN Tematik Halal telah berhasil membantu penerbitan NIB 39 UMKM dan juga telah membantu mendampingi proses pendaftaran sertifikasi halal melalui SiHalal.
SISTEM PELAYANAN TELLER DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN NASABAH DI KSPPS, BMT NU JAWA TIMUR CABANG AJUNG JEMBER Moh Hasan Abdul Wafi; Siti Masrohatin
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KSSP Syariah BMT NU Jawa Timur Cabang Ajung yaitu merupakan sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang memadukan kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Kegiatan BMT NU Jawa Timur Cabang Ajung adalah melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam melakukan meningkatkan kualtitas ekonomi pengusaha mikro dan kecil terutama dengan mendorong kegiatan menabung dan menunjang pembiayaan kegiatan ekonomi anggota serta masyarakat di lingkungannya. BMT NU Jawa Timur Cabang Ajung juga dapat berfungsi sosial untuk kepentingan masyarakat, seperti dana, infaq, zakat, dan shadaqah lalu kemudian mendistribusikan dengan prinsip pemberdayaan masyarakat sesuai peraturan dan amanahnya. KSPPS (Koperasi Simpan Pinjaman Pembiyaan Syariah) BMT NU Jawa Timur Cabang Ajung adalah lembaga ekonomi swadaya masyarakat yang tumbuh dan berkembang di wilayah Ajung atau klompangan Ajung Jember. TugasKSPP BMT NU Jawa Timur Cabang Ajung ini untuk menciptakan sebuah lembaga perekonomian masyarakat sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi umat islam, dengan sasaran utama pada pedagang dan pengusaha kecil serta di masyarakat kecamatan Ajung jember.
Thoughts of M. Quraish Shihab On Adornment (Zinah) In Tafsir Al-Misbah Zahro, Fatimatus; Fathiyaturrahmah; Siti Masrohatin
AJIS: Academic Journal of Islamic Studies Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/ajis.v10i2.14883

Abstract

Adornment is something that is inherent in women. This can be seen from how they dress, there are a lot of models of women's clothing, therefore every day the clothes that women wear are always different. The trend of adornment and dressing is increasingly in demand today, both from social media and other media. And this has led to different ways of adornment and dressing people from ancient times and now. Also in this day and age, women also work and groom women with beautiful and attractive appearances.this research aims to find out how to adorn that women do when working. In this study, the maudu'i/thematic method was used, while the type of research used was library research and the approach used was qualitative approach. The result of this study is that adornment according to M. Quraish Shihab is not excessively adorned, not tabarruj, walking without swinging, not cursing perfume that smells strong. Adornment that women do when working adornment to Quraish Shihab is permissible as long as they do not adorn excessively, and do not fall into tabarruj and maintain Islamic manners.
Ketidakadilan Gender yang Dialami Pekerja Perempuan di Daerah Pariwisata: Gender Inequality Experienced by Female Workers in Tourism Areas Siti Masrohatin
An-Nisa' Journal of Gender Studies  Vol. 5 No. 1 (2012): An Nisa' : Jurnal Kajian Perempuan dan Keislaman
Publisher : Institute for Research and Community Service, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender isn't a difference of sex or god's will, but is something that is oriented him and her by means of social and culture process in long term. The power of woman in tourism sector is very interesting to be soled. According to conventional, tourism sector is public sector, that is a man area, but a woman area is domestic sector. Based on tourism development in Bali, there are many jobs opportunity that can be entered by woman community. In fact it will be affected by gender problem. Gender problem in this paper is studied based on research in two villages which different development tourism at Ubud, Gianyar, Bali. The result of the research shows that the woman worker in tourism sector are discriminated which is reflected by lower level wage than man worker althoughthey have same education and or same job position. Gender bukanlah perbedaan jenis kelamin atau kehendak Tuhan, melainkan sesuatu yang dibentuk melalui proses sosial dan budaya dalam jangka panjang. Peran perempuan di sektor pariwisata sangat menarik untuk dibahas. Menurut konvensi, sektor pariwisata adalah sektor publik, yang merupakan wilayah laki-laki, sedangkan wilayah perempuan adalah sektor domestik. Berdasarkan pengembangan pariwisata di Bali, terdapat banyak peluang kerja yang dapat dimasuki oleh komunitas perempuan. Faktanya, hal ini akan dipengaruhi oleh masalah gender. Masalah gender dalam penelitian ini diteliti berdasarkan penelitian di dua desa yang memiliki pengembangan pariwisata yang berbeda di Ubud, Gianyar, Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja perempuan di sektor pariwisata mengalami diskriminasi, yang tercermin dari upah yang lebih rendah dibandingkan pekerja laki-laki meskipun mereka memiliki pendidikan yang sama atau posisi pekerjaan yang sama.