Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan dan Pendapatan Orang Tua Terhadap Tingkat Pendidikan Anak Keluarga Nelayan Tradisional Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan Widy Astuti; Holten Sion; Dehen Erang
Edunomics Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Edunomics Journal
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was done at Seruyan Hilirsubdistrict of Seruyan regency to know whether there was an effect of parents ’education toward the level of children education in traditional fishermen family. Whether the parents’ income had an effect toward the level of the traditional fishermen’ children education and it was also to know the effect of parents’ education and parents’ income toward the level of children education in traditional fishermen of SeruyanHilirsubdistrict of Seruyan regency. The aim of this study was to know the effect of parents’ education and parents’ income toward the level of children education in traditional fishermen. The differences in the high level of education and the amount of parents’ income whether had an effect on their children’s education level. The study was one of a quantitative research method. The instrument of data collection on this study used questionnaires. The data analysis applied descriptive presentation and regression multiple. The technique of sample collection used Proportionate Stratified Random Sampling technique because the stratified population. The amount of sample was determined by using Isaac and Michael tables. The result of analysis showed that the significance value on the result of SPSS 16.0, the effect of parents’ income toward the level of the traditional fishermen’ children education was 0.00 < 0.05, which was obviously variable X1 and X2 influenced the variable Y. The effect of parents’ income toward the children education got P value < 0.05 (0.00 < 0.05), the H0 rejected and H1accepted, it meant that there was a significant effect of fishermen income toward the level of the traditional fishermen’ children education. According to the result of computation apparently show that X1 and X2 had an effect toward Y. Based on the table R2 value (R square) was 0.676 or (67.6%). It showed that the contributory percentage of the independent variable effect (Fishermen’ education and income) toward dependent variable (the education of fishermen children) were 67.6%.
Penerapan Model STAD Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII A Mata Pelajaran IPS Terpadu Di SMPN 4 Kumai Engripin; Eko Riadi; Dehen Erang; Oktobery, Revnussa
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tife STAD dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A mata pelajaran IPS Terpadu di SMPN-4 Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat. Pembelajaran model kooperatif tife STAD adalah salah satu model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4-5 siswa secara heterogen yang memungkinkan siswa untuk saling bekerjasama untuk memaksimalkan belajar mereka dan saling membelajarkan antar anggota.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari 2 siklus, siklus I tahap perencanaan pembelajaran, siklus II tahap perbaikan terhadap perencanaan pembelajaran, yang meliputi tahap perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi. Dengan jumlah siswa yang diteliti sebanyak 20 orang siswa pada kelas VIII A mata pelajaran IPS Terpadu dengan materi kegiatan pokok ekonomi dan perusahaan dan badan usaha. Teknik pengambilan data melalui lembar pengamatan yang di isi oleh pengamat untuk melihat aktvitas guru dan siswa selama kegiatan proses belajar mengajar, tes hasil belajar siswa berupa soal yang diberikan oleh guru kepada siswa selama dalam proses belajar mengajar, untuk melihat hasil belajar siswa dan ketuntasan belajar siswa, lembar kemajuan belajar dan pemberian penghargaan kepada tim atau kelompok yang di isi oleh guru, untuk melihat kemajuan belajar siswa dan pemberian penghargaan kepada kelompok atau tim belajar.Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata siswa pada pre-test data awal 51 (80%) tidak tuntas, pelaksanaan Siklus I nilai rata-rata siswa 50 dengan ketuntasan belajar 40% yang tidak tuntas 60%, sedangkan pada pelaksanaan pembelajaran Siklus II nilai rata-rata siswa 71,5 yang tuntas dalam belajarnya 100% yang tidak tuntas 0%.
Hubungan Antara Sertifikasi Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Sri Astuti; Uda, Tonich; Alexandro, Rinto; Oktobery, Revnussa; Sri Rohaetin; Eriawaty; Kuwing Baboe; Dehen Erang; Eko Riady
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik korelasional, yang bermaksud mendeskripsikan hubungan antara Sertifikasi (X1), Motivasi Kerja (X2) sebagai variabel bebas, dan Kinerja GUru (Y) sebgai variabel terikat. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah populasi 110 orang dengan mengambil sampel 84 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi kerja yang dibagikan kepada guru dan Lembar Kinerja Guru diisi Kepala Sekolah, sedangkan nilai hasil uji sertifikasi diperoleh dari Panitia Sertifikasi Guru Rayon 18 Universitas Palangka Raya. Untuk mengetahui Kevalidan instrumen digunakan uji validitas dan reliabilitas dan uji persyaratan analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa: (1) Nilai Portofolio guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang mengikuti seleksi sertifikasi kuota 2008 dan 2009 tergolong pada klasifikasi sedang, (2) Motivasi kerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (3) Kinerja Guru SD Negeri kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (5) Ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (6) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dan motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil diatas maka disarankan kepada Kepala Sekolah SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, memberikan pembinaan, bimbingan, dan pengarahan kepada guru-guru yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi untuk lebih profesional dalam melaksanakan tugas profesinya dengan mengikuti pelatihan, penataran, work shop, Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang sudah lulus sertifikasi hendaknya meningkatkan penguasaan terhadap empat kompetensi guru yakni kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial, meningkatkan motivasi kerja, dan kinerjanya dalam rangka melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawab yang diembannya. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Palangka Raya hendaknya tetap mendukung pelaksanaan sertifikasi dengan terus sosialisasi kepada guru-guru.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII E Melalui Penggunaan Metode Diskusi Di SMPN 1 Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau Engripin; Dehen Erang; Eko Riady; Oktobery, Revnussa
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pendidikan tergantung bagaimana pelaksanaan proses pembelajaran yang dilaksanakan dimana guru harus memperhatikan siswanya, dan harus memberikan sesuatu yang sifatnya membuka pikiran siswa. Hal tersebut dimaksudkan agar siswa dapat mengembangkan pemahamannya, menyimpulkan serta dapat memperluas ilmu pengetahuan tersebut kelak. Adapun komponen yang membentuk kegiatan pembelajaran adalah: a). Siswa yang bertindak sebagai mencari, penerima dan menyimpulan isi pelajaran, b.) guru bertindak sebagai pengelola dalam rangka pembelajaran yang efektif, c). Metode atau cara yang teratur dan efektif dalam penyampaian informasi materi pelajaran kepada siswa, dalam rangka pencapaian tujuan, d.) Tujuan, adanya suatu perubahan pada siswa, setelah proses pembelajaran dilaksanakan, e). Isi pelajaran segala informasi harus berupa fakta dan konsep yang jelas, f). Metode dan bahan serta peralatan yang dibutuhkan untuk membantu pencapaian tujuan, g.) Evaluasi adalah alat untuk melihat hasil dari perkembangan pembelajaran mulai dari sikap, pengetahuan dan keterampilan siswa. Rumusan masalah ”Apakah upaya guru melalui penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII E di SMPN-1 Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau” ?. Proses penelitian dilaksanakan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari Hopkins dalam Aqib, (2007:31), sifat penelitian adalah pengamatan yang dilakukan oleh 2 orang, kepala sekolah dan rekan sejawat, 1 orang guru sebagai peneliti sekaligus melakukan proses pengajaran yang berlangsung di dalam kelas. Pelaksanaan penelitian terbagi menjadi tiga tahapan, dimana pada tahap I disebut sebagai pre-test (tes awal), tahap II Siklus I proses penerapan tindakan observasi, dan Refleksi, serta evaluasi, tahap III Siklus II proses penerapan tindakan observasi, dan Refleksi serta evaluasi. Hasil yang diperoleh adalah nilai rata-rata pre-test data awal 5,65 (65%) tidak tuntas, pelaksanaan Siklus I nilai rata-rata 6 dengan ketuntasan belajar 85% yang tidak tuntas 15%, pelaksanaan Siklus II nilai rata-rata 8 yang tuntas dalam belajarnya 100% yang tidak tuntas 0%. Kesimpulan penelitian dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui penggunaan metode diskusi mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII E di SMPN-1 Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau.
Penggunaan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas III SDN Bereng Bengkel Engripin; Eko Riady; Dehen Erang
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 1, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah aktivitas belajar IPS siswa dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SD dengan standar kompetensi memahami lingkungan dan melaksanakan kerjasama sekitar rumah dan sekolah di kelas III SDN Bereng Bengkel dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang dengan cara bermitra dengan guru dan penelitian dilaksanakan pada semester I. Kenyataan di lapangan menunjukan bahwa partisipasi siswa dalam pembelajaran masih rendah sehingga siswa kurang termotivasi untuk mengemukakan gagasannya dan berdampak bagi hasil belajar siswa, untuk mengatasi rendahnya aktivitas belajar IPS siswa di kelas maka guru menggunakan media gambar untuk melibatkan siswa dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) peningkatan aktivitasitas belajar siswa dan aktivitas mengajar guru dengan media gambar dalam pembelajaran, 2) peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bermaksud memperbaiki situasi pelajaran di kelas yaitu mencakup 4 langkah dalam satu siklus 1) Penyusunan rencana, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Oleh sebab itu disarankan kepada guru agar benar-benar memperhatikan media dalam mengajar yang diterapkan dalam kelas.
Analisis Prosedur Pemberian Kredit Usaha Rakyat Pada BRI Palangka Raya Unit Yos Sudarso Widayanti, Widayanti; Eko Riadi; Alexandro, Rinto; Dehen Erang; Putri, Windy Utami
Edunomics Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Edunomics Journal
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/ej.v3i1.4000

Abstract

People's Business Credit is one of the government programs that aims to help the Indonesian people who have small businesses to prosper the nation's economy which is carried out by certain banks, one of which is BRI. This study aims to analyze the procedures for granting public private loans as well as the supporting and inhibiting factors for distributing people's business loans at Bank BRI Palangka Raya Unit Yos Sudarso. In this study using qualitative analysis, qualitative analysis techniques are carried out by collecting, compiling and drawing conclusions about the procedure for granting People's Business Credit (KUR) at Bank BRI Palangka Raya unit Yos Sudarso. The techniques of data collection procedures in qualitative analysis are interviews, observation and documentation. Interviews were conducted with the Bank who understands the procedure for granting KUR and one of the customers of the BRI KUR Palangka Raya unit, Yos Sudarso. Based on the results of the research that has been carried out, it shows that the procedure for providing People's Business Credit (KUR) at Bank BRI Palangka Raya unit Yos Sudarso has been carried out quite well and in accordance with government regulations, namely the first stage of credit application, namely the process of collecting administrative data as the first requirement to apply KUR. The second stage is credit analysis, analyzing administrative files and making visits to prospective customers' places of business. The third stage is the credit decision, the head of the unit will provide the final result, namely the credit decision. The fourth stage is credit disbursement, which is filling out a credit agreement or credit agreement regarding the rights and obligations of the customer. The supporting factors for distributing people's business loans are data on business actors who received assistance from the president for MSMEs and data from the market office. The inhibiting factors for the distribution of people's business loans are business actors who do not and do not want to apply for loans and business actors who have businesses but have a bad loan history and some customers who apply for loans but do not own businesses.
Analisis Pelaksanaan Perhitungan dan Pembagian SHU Pada KPRI SMADA Palangka Raya Noor Anisa; Dehen Erang; Windy Utami Putri
Edunomics Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Edunomics Journal
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/ej.v4i1.10553

Abstract

Analysis of the Implementation of Calculation and Distribution of SHU at KPRI SMADA at SMA Negeri 2 Palangka Raya. The location of this research is KPRI SMADA SMA Negeri 2 Palangka Raya which is located at Jalan K.S. Tubun No.02 Pahandut, Palangka Raya City. This cooperative was formed on January 25, 1988 with a cooperative legal entity No: 1057/BH/XIX/1989. This thesis was written with the aim of knowing the implementation of the calculation and distribution of SHU in the KPRI SMADA Cooperative in 2021; and to find out the distribution of SHU KPRI SMADA in 2021 in accordance with the provisions in the AD/ART KPRI SMADA SMA Negeri 2 Palangka Raya. This study uses a descriptive qualitative approach, this type of research uses a document studies, data collection methods used are documentation, interviews, and observation, and the data obatined is analyzed using the profit an loss formula. Based on the results of the study, it is known that the calculation and distribution of the remaining operating results (SHU) of KPRI "SMADA" at SMA Negeri 2 Palangka Raya in 2021, namely; (1) a) Total revenue minus total expenditure so as to produce Remaining Operating Results (SHU) of Rp. 721,639,036.93 of the calculation of the Remaining Operating Income (SHU) is in accordance with the Articles of Association and Bylaws (AD/ART) in the KPRI SMADA SMA Negeri 2 Palangka Raya report. b) The distribution of the remainder is determined based on; 25% reserve fund, 35% loan service, 20% deposit service, 7.5% management fund, 5% employee fund, 2.5% education fund, 2.5% social fund and 2.5% work area development fund. (2) Calculation and distribution of Operating Profits (SHU) in accordance with applicable regulations and provisions in AD/ART based on accounting principles, cooperatives, in accordance with the provisions of Law no. 25 of 1992 concerning cooperatives and AD/ART. (3) Calculation and Distribution of SHU for Members, namely; The distribution of SHU of maya members is Rp. 1,749,922; SHU dino of Rp. 877,608; bima SHU is 1,334,570, the higher the loan the higher the interest and Remaining Operating Income (SHU) obtained and the calculation and distribution is in accordance with accounting principles, cooperatives and the provisions of Law no. 25 of 1992 concerning cooperatives and in accordance with the Articles of Association (AD) and Bylaws (ART).
Penggunaan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas III SDN Bereng Bengkel Engripin; Eko Riady; Dehen Erang
Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 1, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah aktivitas belajar IPS siswa dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SD dengan standar kompetensi memahami lingkungan dan melaksanakan kerjasama sekitar rumah dan sekolah di kelas III SDN Bereng Bengkel dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang dengan cara bermitra dengan guru dan penelitian dilaksanakan pada semester I. Kenyataan di lapangan menunjukan bahwa partisipasi siswa dalam pembelajaran masih rendah sehingga siswa kurang termotivasi untuk mengemukakan gagasannya dan berdampak bagi hasil belajar siswa, untuk mengatasi rendahnya aktivitas belajar IPS siswa di kelas maka guru menggunakan media gambar untuk melibatkan siswa dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) peningkatan aktivitasitas belajar siswa dan aktivitas mengajar guru dengan media gambar dalam pembelajaran, 2) peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bermaksud memperbaiki situasi pelajaran di kelas yaitu mencakup 4 langkah dalam satu siklus 1) Penyusunan rencana, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Oleh sebab itu disarankan kepada guru agar benar-benar memperhatikan media dalam mengajar yang diterapkan dalam kelas.