Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penerapan Model STAD Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII A Mata Pelajaran IPS Terpadu Di SMPN 4 Kumai Engripin; Eko Riadi; Dehen Erang; Oktobery, Revnussa
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tife STAD dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A mata pelajaran IPS Terpadu di SMPN-4 Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat. Pembelajaran model kooperatif tife STAD adalah salah satu model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4-5 siswa secara heterogen yang memungkinkan siswa untuk saling bekerjasama untuk memaksimalkan belajar mereka dan saling membelajarkan antar anggota.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari 2 siklus, siklus I tahap perencanaan pembelajaran, siklus II tahap perbaikan terhadap perencanaan pembelajaran, yang meliputi tahap perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi. Dengan jumlah siswa yang diteliti sebanyak 20 orang siswa pada kelas VIII A mata pelajaran IPS Terpadu dengan materi kegiatan pokok ekonomi dan perusahaan dan badan usaha. Teknik pengambilan data melalui lembar pengamatan yang di isi oleh pengamat untuk melihat aktvitas guru dan siswa selama kegiatan proses belajar mengajar, tes hasil belajar siswa berupa soal yang diberikan oleh guru kepada siswa selama dalam proses belajar mengajar, untuk melihat hasil belajar siswa dan ketuntasan belajar siswa, lembar kemajuan belajar dan pemberian penghargaan kepada tim atau kelompok yang di isi oleh guru, untuk melihat kemajuan belajar siswa dan pemberian penghargaan kepada kelompok atau tim belajar.Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata siswa pada pre-test data awal 51 (80%) tidak tuntas, pelaksanaan Siklus I nilai rata-rata siswa 50 dengan ketuntasan belajar 40% yang tidak tuntas 60%, sedangkan pada pelaksanaan pembelajaran Siklus II nilai rata-rata siswa 71,5 yang tuntas dalam belajarnya 100% yang tidak tuntas 0%.
Hubungan Antara Sertifikasi Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Sri Astuti; Uda, Tonich; Alexandro, Rinto; Oktobery, Revnussa; Sri Rohaetin; Eriawaty; Kuwing Baboe; Dehen Erang; Eko Riady
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik korelasional, yang bermaksud mendeskripsikan hubungan antara Sertifikasi (X1), Motivasi Kerja (X2) sebagai variabel bebas, dan Kinerja GUru (Y) sebgai variabel terikat. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah populasi 110 orang dengan mengambil sampel 84 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi kerja yang dibagikan kepada guru dan Lembar Kinerja Guru diisi Kepala Sekolah, sedangkan nilai hasil uji sertifikasi diperoleh dari Panitia Sertifikasi Guru Rayon 18 Universitas Palangka Raya. Untuk mengetahui Kevalidan instrumen digunakan uji validitas dan reliabilitas dan uji persyaratan analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa: (1) Nilai Portofolio guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang mengikuti seleksi sertifikasi kuota 2008 dan 2009 tergolong pada klasifikasi sedang, (2) Motivasi kerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (3) Kinerja Guru SD Negeri kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (5) Ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (6) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dan motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil diatas maka disarankan kepada Kepala Sekolah SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, memberikan pembinaan, bimbingan, dan pengarahan kepada guru-guru yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi untuk lebih profesional dalam melaksanakan tugas profesinya dengan mengikuti pelatihan, penataran, work shop, Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang sudah lulus sertifikasi hendaknya meningkatkan penguasaan terhadap empat kompetensi guru yakni kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial, meningkatkan motivasi kerja, dan kinerjanya dalam rangka melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawab yang diembannya. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Palangka Raya hendaknya tetap mendukung pelaksanaan sertifikasi dengan terus sosialisasi kepada guru-guru.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII E Melalui Penggunaan Metode Diskusi Di SMPN 1 Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau Engripin; Dehen Erang; Eko Riady; Oktobery, Revnussa
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pendidikan tergantung bagaimana pelaksanaan proses pembelajaran yang dilaksanakan dimana guru harus memperhatikan siswanya, dan harus memberikan sesuatu yang sifatnya membuka pikiran siswa. Hal tersebut dimaksudkan agar siswa dapat mengembangkan pemahamannya, menyimpulkan serta dapat memperluas ilmu pengetahuan tersebut kelak. Adapun komponen yang membentuk kegiatan pembelajaran adalah: a). Siswa yang bertindak sebagai mencari, penerima dan menyimpulan isi pelajaran, b.) guru bertindak sebagai pengelola dalam rangka pembelajaran yang efektif, c). Metode atau cara yang teratur dan efektif dalam penyampaian informasi materi pelajaran kepada siswa, dalam rangka pencapaian tujuan, d.) Tujuan, adanya suatu perubahan pada siswa, setelah proses pembelajaran dilaksanakan, e). Isi pelajaran segala informasi harus berupa fakta dan konsep yang jelas, f). Metode dan bahan serta peralatan yang dibutuhkan untuk membantu pencapaian tujuan, g.) Evaluasi adalah alat untuk melihat hasil dari perkembangan pembelajaran mulai dari sikap, pengetahuan dan keterampilan siswa. Rumusan masalah ”Apakah upaya guru melalui penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII E di SMPN-1 Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau” ?. Proses penelitian dilaksanakan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari Hopkins dalam Aqib, (2007:31), sifat penelitian adalah pengamatan yang dilakukan oleh 2 orang, kepala sekolah dan rekan sejawat, 1 orang guru sebagai peneliti sekaligus melakukan proses pengajaran yang berlangsung di dalam kelas. Pelaksanaan penelitian terbagi menjadi tiga tahapan, dimana pada tahap I disebut sebagai pre-test (tes awal), tahap II Siklus I proses penerapan tindakan observasi, dan Refleksi, serta evaluasi, tahap III Siklus II proses penerapan tindakan observasi, dan Refleksi serta evaluasi. Hasil yang diperoleh adalah nilai rata-rata pre-test data awal 5,65 (65%) tidak tuntas, pelaksanaan Siklus I nilai rata-rata 6 dengan ketuntasan belajar 85% yang tidak tuntas 15%, pelaksanaan Siklus II nilai rata-rata 8 yang tuntas dalam belajarnya 100% yang tidak tuntas 0%. Kesimpulan penelitian dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui penggunaan metode diskusi mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII E di SMPN-1 Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau.
Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Bandiklat Provinsi Kalimantan Tengah Oktobery, Revnussa; Alexandro, Rinto
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reformasi pemerintahan yang terjadi di Indonesia telah mengakibatkan terjadinya pergeseran paradigma penyelenggaraan pemerintahan dari paradigma sentralistis ke arah desentralisasi yang ditandai dengan pemberian otonomi yang luas dan nyata kepada daerah Tujuan manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaitu untuk menjamin penyelenggaraan tugas pemerintah dan pembangunan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan dukungan PNS yang professional, bertanggung jawab, jujur dan adil melalui pembinaan yang dilaksanakan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier. PNS sebagai sumber daya aparatur sudah semestinya didorong untuk memiliki profesionalitas yang tinggi dan tanggap terhadap berbagai tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.Dengan pengaturan manajemen sumber daya manusia secara professional diharapkan dapat menghasilkan aparaturyang berkualitas dan memiliki kinerja yang tinggi sehingga tujuan organisasi yang diharapkan dapat tercapai.
Upaya Guru Memotivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS Di SMP Negeri 2 Palangka Raya Yana, Yensi; Rohaetin, Sri; Oktobery, Revnussa
Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 11, Nomor 2, Desember
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jp-ips.v11i02.513

Abstract

Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak didalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar menjamin kelangsungan dan memberikan arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang dikehendaki dapat tercapai. Dalam motivasi belajar dorongan merupakan kekuatan mental untuk melakukan kegiatan dalam rangka pemenuhan harapan dan dorongan dalam hal ini adalah pencapaian tujuan. Ada dua jenis motivasi yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Guru sebagai pendidik dan pengajar tentu mengupayakan agar siswa dan siswi dapat belajar dengan baik, sehingga prestasi belajar meningkat sehinggadapat menyamai prestasi belajar temantemannya atau bahkan diatas rata-rata kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja upaya guru untuk memotivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Palangka Raya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan melibatkan 45 orang siswa SMP Negeri 2 Palangka Raya, Data dijaring melalui angket secara tertutup (angket tertutup) untuk siswa yang diperkuat dengan hasil wawancara kepada Guru IPS dan dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Dari hasil wawancara diketahui bahwa dari 90 populasi siswa kelas VIII-8, VIII-9 dan VIII-10 masih ada siswa yang memperoleh nilai dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 75, hal ini dikarenakan banyaknya siswa kurang aktif dalam mengikuti KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) yang berlangsung. ada siswa yang menggunakan waktunya untuk hal-hal yang kurang bermanfaat dengan bermain dengan kawan kawannya saat proses pembelajaran berlangsung, Dari hasil angket upaya guru untuk memotivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Palangka Raya dinyatakan bahwa guru telah melakukan upaya dalam memotivasi belajar siswa. Usaha-usaha yang telah dilakukan oleh guru antara lain : memberikan angka/nilai, memberi hadiah, memberi ulangan, memberi pujian, memberi hukuman dan memberi metode pembelajaran yang bervariasi.
Workshop Penggunaan Aplikasi Publish or Perish (POP) dalam Mencari Referensi Jurnal pada Mahasiswa Universitas Palangka Raya Putri, Windy Utami; Oktaria, Merisa; Oktobery, Revnussa
Kahayan : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): November : KAHAYAN (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jak.v1i1.15974

Abstract

This community service aims to enhance the capabilities of students at the University of Palangka Raya in using the Publish or Perish (POP) application as a tool for searching and analyzing journal references. In the midst of rapid advancements in science, students need to be equipped with adequate skills to produce high-quality scientific work. The training was conducted at the Red and White building of the University of Palangka Raya and was attended by 43 participants. The methods used in the training included material presentation, practical exercises, and discussions, allowing participants to apply the knowledge gained in a practical manner. Evaluation results indicate a significant improvement in students' skills and understanding of the use of the POP application, which is expected to positively impact the quality of research and scientific publications in the academic environment Keywords : publish or perish, Student, Scientific references
Pelatihan Kepemimpinan Komti Sebagai Role Model Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Palangka Raya Putri, Windy Utami; Hariatama, Fendy; Oktobery, Revnussa; Lenlioni, Liling; Buji, Grace Evelina
Kahayan : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Maret : KAHAYAN (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jak.v2i1.19785

Abstract

Economic Education students are expected to have strong leadership skills to become competent educators and professionals. One of the activities closely related to leadership among students is serving as a class commander. However, based on initial observations, many students still lack experience and knowledge in leadership, particularly in serving as a class commander. Some students holding this position still struggle to manage their peers and do not yet understand how to be an effective role model for those around them. The purpose of this community service initiative is to shape students into role models who understand professionalism and leadership ethics. The method used is training on "Class Commander Leadership as a Role Model." The community service activity, conducted through face-to-face training, ran smoothly and successfully. The activity involved discussions on topics related to class commander leadership as a role model. Overall, the training for students to gain new insights was deemed successful, as evidenced by the participants' satisfaction after attending the program.