Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Learning Management System (LMS) dalam Meningkatkan Kualitas dan Kreatifitas Guru Maryanti, Indra; Niswa, Khairun; Gultom, Zuli Agustina
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.9810

Abstract

Implementasi Learning Management System (LMS) dalam pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas guru dalam mengelola proses belajar mengajar. LMS, khususnya Moodle, dipilih karena mampu menyediakan sarana pengelolaan materi pembelajaran, penugasan, hingga absensi secara daring. Tahapan implementasi dilakukan melalui pengumpulan kebutuhan, meliputi kebutuhan fungsional, gambar, teks, dan data pengguna yang disepakati bersama antara tim pengabdian masyarakat dan guru. Selanjutnya dilakukan pemasangan dan konfigurasi pada server khusus, pengujian terbatas kepada guru serta pihak sekolah, pelatihan penggunaan bagi guru, siswa, dan admin, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan, monitoring, dan evaluasi program. Target utama dari implementasi ini adalah terbangunnya aplikasi LMS Moodle di sekolah mitra, meningkatnya kompetensi guru dalam menggunakan LMS, serta tumbuhnya kreativitas guru dalam menyusun bahan ajar yang dapat diunggah pada platform tersebut. Selain itu, luaran lain yang dihasilkan meliputi publikasi artikel ilmiah di JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), publikasi berita pada media massa Tajdid.id, karya audio visual berupa video kegiatan yang dipublikasikan melalui YouTube, serta karya visual berupa poster yang menunjukkan bahwa sekolah telah memanfaatkan LMS dalam proses pembelajaran. Implementasi Learning Management System (LMS) dilaksanakan selama satu tahun melalui beberapa tahapan, yaitu pengumpulan kebutuhan, pemasangan dan konfigurasi, pengujian, pelatihan, serta evaluasi. Setiap tahap didampingi oleh tim dosen bersama tiga mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika. Pada tahap pengumpulan kebutuhan, dilakukan analisis terkait kebutuhan fungsional, gambar, teks, dan data yang melibatkan guru untuk mencapai kesepakatan bersama. Selanjutnya, pemasangan dan konfigurasi LMS dilakukan pada server khusus, kemudian diuji coba secara terbatas kepada Wali Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan guru mata pelajaran Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Tahap pelatihan diberikan kepada seluruh guru, siswa, dan admin secara tatap muka untuk memastikan pemahaman penggunaan LMS. Terakhir, tahap evaluasi dilakukan melalui survei dan pendampingan langsung kepada guru guna menilai efektivitas serta keberhasilan implementasi program.
Mathematics around us: The environment as a learning medium for primary students’ literacy, numeracy, and engagement, a mixed-methods quasi-experiment Panggabean, Ellis Mardiana; Maryanti, Indra; Ammy, Putri Maisyarah
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 3 (2026): Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v17i3.32755

Abstract

Purpose: This study examined whether the “Mathematics Around Us” strategy, an adaptation of Realistic Mathematics Education that treats students’ everyday surroundings as a deliberately designed non-digital learning medium, was associated with gains in mathematical literacy, numeracy, and student engagement among primary students in North Sumatra, Indonesia. Method: A quantitatively prioritized convergent mixed-methods design was used. The quantitative strand employed a pretest–posttest non-equivalent control-group quasi-experiment with 60 grade-V students purposively sampled from six intact classes in three public schools (30 experimental, 30 control) over six weeks. The qualitative strand drew on classroom observations and interviews with 18 students and six teachers and was integrated with the quantitative findings at the interpretation stage. Because treatment was allocated at the class level and only six classes were involved, inferential results are interpreted as exploratory. Findings: The experimental group showed larger gains than the control group in mathematical literacy, numeracy, and overall engagement. Between-group Hedges’ g values were 1.87, 1.54, and 1.62, respectively, and covariate-adjusted mean differences were 20.8, 19.9, and 12.8 points. Qualitative themes highlighted contextual relevance, reduced mathematics anxiety, deeper conceptual understanding, collaboration, teacher creativity, and preparation workload. Significance: The findings provide preliminary evidence that the everyday environment can be deliberately designed as a mathematics learning medium, while also indicating that teacher readiness and preparation demands are important conditions for implementation.