Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The EFFECT DEURETIC of EXTRACT KERSEN LEAVES IN MALE RATS of THE WISTAR STRAIN (Rattus norvegicus sp.) Wilsya, Mayaranti; Agustin, Yeni; An, Fellin Rianti
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v6i2.2605

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L.) merupakan salah satu obat tradisional yang berpotensi sebagai obat diuretik. Senyawa metabolit yang terkandung didalam daun kersen (Muntingia calabura L.) yaitu flavonoid, tanin, alkaloid, saponin dan steroid. Senyawa flavonoid memiliki efek diuretik dengan cara meningkatkan laju kecepatan glomerulus dan menghambat reabsorbsi Na+ dan Cl- sehingga menyebabkan peningkatan Na+ dan air dalam tubulus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas diuretik dari ekstrak n-Heksan, etil asetat dan etanol daun kersen (Muntingia calabura L.) pada tikus jantan galur wistar (Rattus norvegicus sp.). Metode penelitian ini yaitu eksperimental dengan uji diuretik pada hewan uji dengan pemberian sampel pada tikus jantan galur wistar yang dibagi menjadi 11 kelompok dan dilakukan 3 replikasi hewan uji pada masing masing kelompok yaitu kelompok positif menggunakan Furosemid 0,72mg/200gr , kelompok negatif menggunakan Tween 80 dan Na-CMC 0,5%, dan ekstrak N-Heksan, Etil Asetat dan Etanol dengan dosis masing-masing 250mg/KgBB, 500MG/KgBB dan 750 mg/KgBB, Pengukuran volume urine dilakukan selama 5 jam. Data yang diperoleh dianlisis dengan uji ANOVA one way SPSS 26 yang dilanjutkan dengan uji post Hoc LSD yang diperoleh nilai sig. 0.002 (p<0,05), Hal ini menunjukan adanya perbedaan yang signifikan pada kelompok uji. Sedangkan pada hasi uji LSD Furosemid tidak memiliki perbedaan bermakna pada ekstrak etanol dengan dosis 500mg/KgBB dan 750mg/KgBB. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan ekstrak etanol pada dosis 500mg/KgBB dan 750mg/KgBB memiliki kemampuan yang hampir sama dengan furosemide sebagai diuretik
uni efektivitas hypnotif sedative dari ekstrak Buah tabu air (legendária sideraria) terhadap menti Jantan Putih galar swiss webster Niza, Hairun; Putri, Nadilah; Marpaung, Mauritz Pandopo; Afriliza, Dini; Wilsya, Mayaranti
Ad-Dawaa: Journal of Pharmaceutical Sciences
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/djps.v7i2.53228

Abstract

Introduction: The rising prevalence of sleep disorders and concerns about conventional sedative medications' side effects has created an urgent need for safer therapeutic alternatives. Aims: This study investigated the sedative-hypnotic properties of Lagenaria siceraria fruit ethanol extract in a controlled laboratory setting using Swiss Webster male mice. Methods: The research employed a randomized design with 28 male mice (2-3 months old, 20-30 grams) divided into seven groups. Two control groups received either 0.5% NaCMC (negative control) or 0.013 mg/kgBW Diazepam (positive control). The remaining five experimental groups were administered L. siceraria extract at doses ranging from 21 to 49 mg/kgBW. All treatments were administered orally under controlled conditions. Statistical analysis using two-way ANOVA revealed significant differences between treatment groups (p<0.005). Result: Subsequent Duncan's test analysis demonstrated that the highest dose of L. siceraria extract (49 mg/kgBW) produced sedative-hypnotic effects comparable to the standard Diazepam treatment. This finding suggests that L. siceraria extract could potentially serve as a natural alternative to conventional sedative medications. Conclusion: The results of this study provide compelling evidence for the sedative-hypnotic properties of L. siceraria extract, warranting further investigation into its mechanism of action and potential therapeutic applications. Future research should focus on establishing optimal dosing regimens and evaluating long-term safety profiles before clinical implementation can be considered.
EDUKASI KESEHATAN KULIT PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN GANDUS Wilsya, Mayaranti; Agustin, Yeni; Khairunnisa; Wahyudi, Achmad
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.495

Abstract

Skin health should be prioritized to reduce the number of patients with skin problems such as acne, blackheads, and so on. Skin health may not be a top priority for economically disadvantaged communities. However, if skin health is not maintained, it can lead to various diseases that can actually trigger significant financial expenditures for the healing process. In addition to the diseases caused by skin problems, skin diseases can lead to decreased enthusiasm for activities and decreased self-confidence. Therefore, regular programs such as skin health care are necessary for underprivileged communities. The results obtained showed that public understanding before being given education was in the good category, namely 10 people (35.7%), while after being given education, there was an increase in public understanding, namely in the good category, namely 22 people (78.5%). Through educational activities, it is hoped that this will increase public understanding and change behavior in realizing a healthy family from an Islamic perspective.
Uji Mutu Fisik Dan Stabilitas Body Scrub Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea Canephora) Suzalin, Ferawati; Rahmania, Dhea; Wilsya, Mayaranti
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v5i2.2062

Abstract

Kopi robusta (Coffea canephora) telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya Sumatera Selatan sebagai bahan pangan, obat tradisional, dan kosmetika. Kopi robusta memiliki senyawa metabolit yang memiliki peran sebagai antioksidan dan sebagai pelembab kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Formulasi yang baik untuk membuat Body Scrub dari Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) yang telah memenuhi syarat uji mutu fisik dan stabilitas sesuai dengan standar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Eksperimental. Hasil dari penelitian akan dilakukan pengujian meliputi Uji organoleptik, Uji homogenitas, Uji daya sebar, Uji Daya Lekat, Uji jenis emulsi, Uji pH, Uji Stabilitas, dan Uji Hedonik. Hasil dari Uji Organoleptik menunjukkan bahwa masing-masing formula tidak mengalami perubahan warna, aroma dan tekstur. Hasil dari Uji Homogenitas menunjukkan tidak terlihat adanya gumpalan dan warna pada sediaan yang merata. Hasil Uji Daya Sebar menunjukkan bahwa daya sebar yang baik ada pada Formulasi III yaitu 5,1 cm. Hasil Uji Daya Lekat menunjukkan semua formulasi memenuhi syarat daya lekat yang baik. Hasil Uji Jenis Emulsi menunjukkan bahwa sediaan ini termasuk dalam Jenis emulsi Minyak dalam Air (O/W). Hasil Uji pH menunjukkan semua formula masuk dalam persyaratan Uji pH yang baik. Uji Stabilitas menunjukkan seluruh formulasi stabil dalam suhu 4°C and 40°C. Uji Hedonik menunjukkan hasil bahwa Formula III paling banyak disukai panelis. Formulasi sediaan Body Scrub Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) telah memenuhi karakteristik uji Mutu Fisik Body Scrub dan Stabilitas yang meliputi Uji Organoleptik, Uji Homogenitas, Uji Daya Sebar, Uji Daya Lekat, Uji Jenis Emulsi, Uji pH, Uji Stabilitas sediaan Body Scrub, dan Uji Hedonik.