Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementation of Fiscal Decentralization in the Digital Era: Effectiveness and Challenges in Indonesia Putra, I Made Arie Widyasthana Wartana; Suharnoko, Dwi; Salsabila, Faradian; Putri, Dina Dwi Utami
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 10, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v10i3.16114

Abstract

Fiscal decentralization in the digital era brings new opportunities and challenges for its effectiveness in Indonesia. This article aims to analyze the implementation of fiscal decentralization in the digital context, evaluate its effectiveness, and identify the challenges faced. The methodology used includes a literature review and secondary data analysis. The research findings indicate that implementing fiscal decentralization in the digital era can enhance effectiveness in several aspects, such as financial transparency and accountability, efficiency in regional financial management, and increased public participation. However, this implementation also faces several challenges, including disparities in digital infrastructure between regions, limited human resource capacity in the areas, and insufficient regulations supporting the implementation of fiscal decentralization in the digital era. Therefore, although budgetary decentralization in the digital era holds significant potential to improve the effectiveness of regional financial management, serious efforts are needed to address these challenges. This includes investment in digital infrastructure, enhancement of human resource capacity, and the development of regulations that support the practical and safe application of technology.
Sistem Aquaponik sebagai Solusi Berkelanjutan untuk Meningkatkan Produksi Ikan dan Sayuran di Lingkungan Pedesaan Putra, I Made Arie Widyasthana Wartana; Poespitohadi, Wibisono; Suharnoko, Dwi; Raharjo, Dennis Kresno Widodo; Grestiyana, Debora; Febrakurnia, Daniela; Vatmawati, Defi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6209

Abstract

Kebutuhan akan sistem produksi pangan yang berkelanjutan dan efisien di lingkungan pedesaan menjadi semakin mendesak di tengah terbatasnya lahan, krisis air, dan ketergantungan terhadap bahan kimia pertanian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi aquaponik sebagai solusi tepat guna yang dapat meningkatkan produksi ikan dan sayuran secara terpadu dan ramah lingkungan. Program ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Universitas Merdeka Malang bekerja sama dengan kelompok PKK, Karang Taruna, dan masyarakat Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, penyuluhan, difusi teknologi, pembangunan unit percontohan, hingga pendampingan dan evaluasi. Sistem aquaponik yang dibangun berbasis prinsip siklus tertutup antara ikan dan tanaman, memungkinkan sirkulasi air dan nutrisi yang efisien serta mengurangi limbah. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman teknis masyarakat terhadap pengelolaan aquaponik, serta minat yang tinggi untuk replikasi sistem di lingkungan masing-masing. Unit percontohan yang dikembangkan menjadi pusat belajar sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan pertanian berkelanjutan berbasis ekologi lokal. Kesimpulannya, aquaponik terbukti sebagai teknologi tepat guna yang mudah diadopsi, berdampak ekonomis, dan berpotensi meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membentuk masyarakat yang mandiri secara pangan, lebih sadar lingkungan, serta siap mengembangkan inovasi pertanian skala kecil di masa mendatang.
Implementation of Fiscal Decentralization in the Digital Era: Effectiveness and Challenges in Indonesia Putra, I Made Arie Widyasthana Wartana; Suharnoko, Dwi; Salsabila, Faradian; Putri, Dina Dwi Utami
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol. 10 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v10i3.16114

Abstract

Fiscal decentralization in the digital era brings new opportunities and challenges for its effectiveness in Indonesia. This article aims to analyze the implementation of fiscal decentralization in the digital context, evaluate its effectiveness, and identify the challenges faced. The methodology used includes a literature review and secondary data analysis. The research findings indicate that implementing fiscal decentralization in the digital era can enhance effectiveness in several aspects, such as financial transparency and accountability, efficiency in regional financial management, and increased public participation. However, this implementation also faces several challenges, including disparities in digital infrastructure between regions, limited human resource capacity in the areas, and insufficient regulations supporting the implementation of fiscal decentralization in the digital era. Therefore, although budgetary decentralization in the digital era holds significant potential to improve the effectiveness of regional financial management, serious efforts are needed to address these challenges. This includes investment in digital infrastructure, enhancement of human resource capacity, and the development of regulations that support the practical and safe application of technology.
Memperkuat Keberlanjutan Desa melalui Pengolahan Sampah Organik Berbasis Komunitas: Studi Kasus Dusun Bedali Putra, I Made Arie Widyasthana Wartana; Dinata, Chandra; Wibisono, Poespitohadi; Suharnoko, Dwi; Anggraini, Diah Ayu; Mitang, Diana Gracenda
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 10 No 03 (2025): Desember: Asawika
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37832/asawika.v10i03.345

Abstract

Penumpukan sampah organik merupakan permasalahan utama di wilayah pedesaan Indonesia, di mana sebagian besar sampah rumah tangga masih dibakar atau dibuang sembarangan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan. Dusun Bedali, Kabupaten Malang, menghadapi kondisi serupa dengan lebih dari 60% timbulan sampah harian berupa sampah organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menghadirkan solusi berkelanjutan melalui penerapan teknologi komposter sederhana dan penyediaan sarana pemilahan sampah yang dipadukan dengan edukasi partisipatif. Program ini menerapkan pendekatan berbasis komunitas melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Warga dilibatkan langsung dalam pembuatan komposter berbahan tong plastik 60 liter yang dimodifikasi dengan pipa ventilasi, saringan, dan wadah penampung pupuk cair. Selain itu, 12 unit tong sampah organik dan anorganik ditempatkan di sekolah, masjid, mushola, dan fasilitas publik lainnya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan survei kepada 30 rumah tangga, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai perubahan perilaku dan dampak lingkungan. Hasil menunjukkan komposter menghasilkan pupuk cair dalam tiga minggu dan pupuk padat dalam tiga bulan, yang bermanfaat bagi pekarangan dan pertanian skala kecil. Tong sampah terpilah berhasil meningkatkan praktik pemilahan, mengurangi pembakaran sampah, dan memperbaiki kebersihan lingkungan. Secara ekonomi, pupuk organik menekan ketergantungan warga terhadap pupuk kimia. Meski terdapat kendala seperti keterbatasan ruang dan lamanya waktu pengomposan, program ini terbukti layak secara teknis dan dapat diterima secara sosial. Keberlanjutan program membutuhkan pendampingan berkelanjutan, penyediaan komposter komunal, serta integrasi dengan kebijakan desa