Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tanjung Pinang Sapitri, Nor; Pangestoeti, Wahjoe; Putri, Dea Pratama; Akbar, Muhammad Rizky
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 10 (2024): May
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11211713

Abstract

Analysis of the performance of local government financial management in the city of Tanjungpinang is a research that aims to evaluate the efficiency and effectiveness of local government financial management in the city of Tanjunpinang. This study includes analysis of various aspects such as income, expenditure, investment and regional debt management. The aim is to find out improvement plans to improve the quality of public financial management in the city of Tanjungpinang by analyzing regional financial performance in detail. The financial management performance of the city of Tanjung Pinang is measured using the method
Korupsi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Kajian Literatur Akbar, Muhammad Rizky; Putri, Dea Pratama; Sapitri, Nor
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 11 (2025): June, 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15555301

Abstract

The impact of corruption on regional economic growth in Indonesia is discussed in this article through literature analysis. Corruption is considered a major obstacle to development because it can hamper budgets, stop investment, and undermine public trust in the government. Previous studies have shown that the relationship between corruption and economic growth is very complex, depending on how good the institutions and governance are in the region. To analyze these dynamics, this article uses a literature review technique from various national and international journals, as well as official institutional reports. The study shows that corruption in the region can reduce GRDP, infrastructure quality, and investor participation. However, corruption can function as a “lubricant” that accelerates economic processes in certain situations in countries with very slow bureaucracies, although its long-term consequences remain detrimental. Consequently, to suppress corruption and promote sustainable economic growth, comprehensive institutional reform, increased transparency, and public oversight are needed.
Perbandingan Oli Mineral dan Full Synthetic terhadap Temperatur Mesin dan Konsumsi Bahan Bakar Yamaha NMAX Neo 155 Akbar, Muhammad Rizky; Sugiarto, Toto; Rifdarmon, Rifdarmon; Arif, Ahmad
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6304

Abstract

  Pemilihan pelumas pada skuter berteknologi Variable Valve Actuation perlu didasarkan pada bukti karena karakteristik viskositas dan bahan dasar oli dapat memengaruhi gesekan, temperatur kerja, dan kebutuhan bahan bakar. Penelitian ini membandingkan temperatur kerja mesin dan konsumsi Pertamax RON 92 pada Yamaha NMAX Neo 155 ketika menggunakan oli mineral SAE 10W-40 dan oli full synthetic SAE 5W-40. Eksperimen kuantitatif dilakukan pada satu unit sepeda motor standar pabrikan dengan desain perlakuan berulang. Setiap pelumas diuji dua kali pada jarak 15, 30, dan 45 km dengan kecepatan target 40 km/jam, beban 70-75 kg, tekanan ban, rute, dan bahan bakar yang dikendalikan. Temperatur diukur pada titik blok silinder menggunakan sensor suhu digital, sedangkan volume bahan bakar ditentukan dengan metode full-to-full dan gelas ukur. Rata-rata temperatur oli mineral mencapai 74,535°C, sedangkan full synthetic 71,898°C; selisihnya 2,637°C atau 3,54%. Konsumsi full synthetic lebih rendah pada seluruh jarak, dengan pengurangan 7,83%, 20,78%, dan 5,41%. Secara agregat, efisiensi meningkat dari 54,55 menjadi 61,43 km/L. Temuan menunjukkan bahwa perlakuan full synthetic SAE 5W-40 memberikan kondisi termal lebih stabil dan konsumsi bahan bakar lebih rendah. Namun, karena jenis bahan dasar dan kelas SAE berubah bersamaan serta hanya satu kendaraan yang diuji, hasil ini harus ditafsirkan sebagai bukti komparatif awal, bukan efek kausal murni bahan dasar oli. Selecting a lubricant for a scooter equipped with Variable Valve Actuation should be evidence-based because lubricant viscosity and base-stock characteristics may affect friction, operating temperature, and fuel demand. This study compared engine operating temperature and RON 92 gasoline consumption of a Yamaha NMAX Neo 155 using mineral SAE 10W-40 and full synthetic SAE 5W-40 oils. A quantitative repeated-treatment experiment was conducted on one factory-standard motorcycle. Each lubricant was tested twice over distances of 15, 30, and 45 km at a target speed of 40 km/h, with rider load, tire pressure, route, and fuel type controlled. Temperature was measured at a consistent cylinder-block point using a digital temperature sensor, while fuel volume was determined using a full-to-full procedure and a graduated cylinder. Mean operating temperature was 74.535°C with mineral oil and 71.898°C with full synthetic oil, a difference of 2.637°C or 3.54%. Full synthetic oil also produced lower fuel consumption at all distances, with reductions of 7.83%, 20.78%, and 5.41%. The aggregated fuel economy increased from 54.55 to 61.43 km/L. These findings indicate that the full synthetic SAE 5W-40 treatment provided a more stable thermal response and lower fuel use under the tested conditions. Nevertheless, because base-stock type and SAE grade changed simultaneously and only one motorcycle was tested, the results should be interpreted as preliminary comparative evidence rather than an isolated causal effect of lubricant base stock.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI MESJID YANG MAKMUR SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN Akbar, Muhammad Rizky; Fadila, Muhammad Reza; Marwan, Muhammad Rizal; Leksono, Fauziyyah Nur Gianti; Winahyu, Nabila Kusuma; Tuahuns, Sitrah Zaharani Widya; Waharjani
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i5.2048

Abstract

Mesjid merupakan institusi keagamaan yang memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Namun, dalam praktiknya, fungsi mesjid sering kali masih terbatas pada aktivitas ritual semata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran mesjid yang makmur sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan fungsi masjid, keterlibatan masyarakat, dan pemberdayaan berbasis mesjid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa kemakmuran mesjid sangat dipengaruhi oleh keterlibatan aktif masyarakat, kepemimpinan takmir yang profesional, pengelolaan keuangan yang transparan, serta optimalisasi fungsi mesjid secara terpadu. Mesjid yang dikelola dengan baik mampu menjadi pusat pendidikan, sosial, ekonomi, dan kesehatan yang berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat berbasis masjid yang makmur dapat menjadi alternatif solusi dalam mewujudkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan