Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Tulang dan Duri Ikan Lele Menjadi Camilan Bergizi Stik Tulang Duri Lele Suprihatin; Luluk Edahwati; Sutiyono
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.629 KB)

Abstract

Budidaya ikan lele saat ini sangat berkembang dengan pesat sehingga ikut serta menggerakkan ekonomi kerakyatan selain untuk mencukupi kebutuhan pangan. Banyaknya kegiatan diversifikasi produk olahan ikan lele seperti pembuatan bakso, abon dan aneka olahan lain akan menghasilkan limbah yang berupa kulit, tulang dan kepala ikan lele yang cukup besar. Limbah tersebut akan menjadi masalah lingkungan apabila tidak ditangani dan dimanfaatkan dengan baik. Tulang ikan lele merupakan limbah yang memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Dengan mengolahnya secara tepat merupakan inovasi yang bagus dan dapat diaplikasikan kepada masyarakat. Salah satu bentuk olahannya adalah stik atau camilan yang mempunyai rasa gurih ataupun manis. Manfaat dari kegiatan ini tentunya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat sehingga bisa digunakan berwirausaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.
Alat Tanam Jagung yang Praktis Guna Mempermudah dan Mengurangi Biaya Produksi Kelompok Tani di Dramaga, Bogor, Jawa Barat Wiliandi Saputro; Wahyu Dwi Lestari; Luluk Edahwati; Radissa Dzaky Issafira; Ahmad Khairul Faizin; Ndaru Adyono; Tria Puspa Sari
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2021): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.995 KB)

Abstract

Saat ini jagung menjadi komoditi tanaman pangan yang dibudidayakan oleh kelompok tani di Kecamatan Dramaga, Bogor, Jawa Barat. Pada proses tanam jagung, upah untuk pekerja dan jasa pertanian lainnya adalah komponen biaya produksi paling besar yang harus dikeluarkan para petani per musim tanam untuk satu hektar luas panen jagung. Perbandingannya mencapai 54% dari total biaya produksi yang harus dikeluarkan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya belum adanya suatu alat yang membantu petani dalam proses tanam jagung yang praktis, sehingga diperlukan banyak pekerja dan tenaga dalam prosesnya seperti pembuatan lubang tanam, penjatuhan benih, proses penutupan lubang tanam, serta perataan lubang tanam yang seluruhnya masih dilakukan secara manual. Cara ini dirasa petani membutuhkan banyak tenaga, biaya produksi yang tinggi, serta kurang efisien. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka kami membuat alat tanam jagung yang praktis dan efisien di mana seluruh proses tanam jagung hanya dilakukan menggunakan satu mekanisme kerja pada alat. Dengan menggunakan alat ini membuat Kelompok Tani Jagung di Dramaga, Bogor menjadi sangat terbantu, pekerjaan petani menjadi lebih ringan, kualitas tanam lebih baik dan presisi, waktu yang dibutuhkan menjadi lebih singkat, tenaga yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit, serta lebih praktis digunakan sehingga dapat mengurangi biaya produksi (upah pekerja dan biaya produksi lainnya).
SEM Analysis of UHMWPE for Biomedical Application Wahyu Dwi Lestari; Luluk Edahwati; Tria Puspa Sari; Ndaru Adyono; Novel Karaman
Biomedical and Mechanical Engineering Journal (BIOMEJ) Vol. 1 No. 1 (2021): BIOMEJ
Publisher : Mechanical Engineering Department at Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.617 KB)

Abstract

The objective of this study is to investigate the wear mechanism of UHMWPE acetabular liner. There were three samples of acetabular liner with variations without crosslink, with crosslink doses of 50 kGy and 100 kGy which were subjected to a wear testing process. The wear test was carried out using a Tribometer wear testing machine with a total of 30,000 cycles and a load of 800N. Microstructure analysis was performed using scanning electron microscopy (SEM). The results show that the surface of the UHMWPE acetabular liner with the crosslink treatment is smoother than the untreated one. This shows that UHMWPE with crosslink treatment has a lower wear rate, where the greater the crosslink dose the lower the wear rate. The wear mechanism that occurs in this study is the third body abrasion which leads to adhesive wear.
Perancangan Mesin Pengupas dan Pemarut Batang Ubi Kayu: Konsep Rancangan Mesin Novel Karaman; Ndaru Adyono; Tria Puspa Sari; Luluk Edahwati; Wahyu Dwi Lestari
Biomedical and Mechanical Engineering Journal (BIOMEJ) Vol. 1 No. 1 (2021): BIOMEJ
Publisher : Mechanical Engineering Department at Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.779 KB)

Abstract

Indonesia negara penghasil ubi kayu terbesar ke lima di dunia dimana produksi ubi kayu Nasional per tahun mencapai 23 juta ton. Disisi lain terdapat limbah organik berupa batang ubi kayu dengan potensi pemanfaatan kandungan alpha-selulosa batang yang besar. Alpha-selulosa merupakan bahan dari biomass yang sangat dibutuhkan dalam bidang industri maupun sumber energi yang terbarukan. Alpha-sellulose yang berkualitas tinggi dihasilkan dari serat batang ubi kayu yang telah dipisahkan bagian kulit luarnya. Penelitian dalam perancangan mesin yang mampu memproses pengupasan dan pemarutan batang ubi kayu secara bersamaan sangatlah berpotensi meningkatkan produktivitas pembuatan bahan baku Alpha-selulosa untuk kebutuhan industri. Perancangan purwarupa mesin pengupas dan pemarut batang ubi kayu menggunakan pendekatan elemen mesin diharapkan menghasilkan rancangan mesin yang memiliki spesifikasi motor penggerak utama 3 phase kapasitas 0,5 HP dengan putaran 1400 rpm yang terdiri dari 2 transmisi berupa pulley dan transmisi gear box ratio 60.
Program Pelatihan Perancangan Desain Universal Joint Sederhana Menggunakan Solidworks Kepada Para Guru di SMK Turen Ferdi Kurniawan; Ahmad Khairun Faizin; Wahyu Dwi Lestari; Wiliandi Saputro; Luluk Edahwati; Radissa Dzaky Issafira; Ndaru Adyono; Tria Puspa Sari
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2022): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Program pelatihan perancangan universal joint merupakan salah satu wujud transfer of knowledge yang dilakukan untuk mengakselerasi peningkatan kemampuan guru SMK yang masih jarang mendapatkan pelatihan / upgrade skill dari instisusi diluar sekolah. Pada pelatihan kali ini digunakan software CAD (Computer Aided Design) “SOLIDWORKS” yang merupakan salah satu aplikasi CAD yang banyak digunakan dalam industri manufaktur dalam hal perancangan suatu desain produk. Program pelatihan ini diberikan kepada guru SMK yang terpilih sebanyak 10 guru di SMK Turen. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari secara tatap muka di lab desain manufaktur SMK Turen. Pelatihan dimulai dengan proses install software CAD SOLIDWORKS pada 10 komputer yang ada pada lab, yang dilanjutkan pengenalan dasar penggunaan aplikasi solidworks. Proses selanjutnya adalah pembuatan part dari universal joint sesuai dengan buku panduan yang telah diberikan, part yang dibuat meliputi : yoke, bushing, pin, dan swivet. Pada akhir kegiatan akan dilakukan proses assembly dari part serta penggambaran 2D. Hasil akhir dari proses assembly ini adalah universal joint sederhana, dan untuk penggambaran 2D akan menghasilkan gambar teknik yang dapat difungsikan untuk proses manufaktur dari universal joint tersebut. Di akhir kegiatan guru yang telah mengikuti pelatihan perancangan universal joint sederhana diberikan sertifikat sebagai bentuk apresiasi telah mengikuti pelatihan.
Teknik Pengolahan Sereh (cymbopogon citratus) pada PKK RW IV Perumahan Kosagrha, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya Suprihatin; Luluk Edahwati; Ika Nawang Puspitawati
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2022): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Teknologi pengolahan tanaman obat di Indonesia saat ini sangat pesat kemajuannya. Salah satunya memberdayakan dan memberikan ketrampilan kepada masyarakat dalam menciptakan masyarakat yang inovatif dan kreatif sehingga dapat menunjang perekonomian keluarga. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dikemas dalam bentuk penyuluhan pembuatan sabun herbal dengan memanfaatkan tanaman sereh yang banyak terdapat diperkarangan warga. Proses pembuatan sabun herbal inipun menggunakan bahan-bahan tambahan alami seperti minyak kelapa. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan sabun herbal alami ini diharapkan dapat menambah wawasan ataupun pengetahuan mengenai bahan-bahan alami yang bisa dimanfaatkan juga mendorong agar dapat berwirausaha dari hasil produk pembuatan sabun herbal serai.
Energi Alternatif (Biogas) Pengganti Bahan Bakar Minyak Pada Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Pamekasan Jawa Timur Novel Karaman; Luluk Edahwati; Ndaru Adyono; Tria Puspa Sari; Wahyu Dwi Lestari; Radissa Dzaky Issafira; Ahmad Khairul Faizin; Wiliandi Saputro
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2022): Abdimesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/abdi-mesin.v2i2.70

Abstract

Abstrak-Teknologi biogas dari kotoran sapi merupakan salah satu alternatif sumber energi pengganti bahan bakar minyak pada masyarakat pedesaan sekaligus mengatasi masalah limbah organik di pedesaan sebagai sumber energi alternatif biogas. Biogas merupakan hasil proses pembusukan limbah organik secara anaerobic menjadi energi yang berfungsi sebagai pengganti bahan bakar minyak. Masyarakat desa Pancong Kecamatan Waru Timur di kabupaten Pamekasan sebagian besar mata pencaharian sebagai petani dan peternak. Khususnya petani/peternak di desa Pancong memiliki 2-3 sapi dan tidak menyadari bahwa kotoran sapi dapat menjadi bahan bakar alternatif (biogas). Metode menggunakan penyuluhan/pelatihan tentang pembuatan dan instalasi biogas sederhana, serta pendampingan dalam memproduksi biogas. Pelatihan diikuti oleh peternak/petani dan dilakukan di lokasi peternak desa Pancong kecamatan Waru Timur kabupaten Pamekasan. Perolehan produksi biogas dari kotoran sapi menghasilkan biogas yang terbentuk dialirkan ke penampung gas plastik. Gas terbentuk setelah diisi campuran kotoran sapi dan air (1:1), dan tercapai pada hari ke-6. Selanjutnya gas dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Setelah berproduksi perlu pengisian setiap hari. Biogas dapat digunakan untuk memasak sebagai kebutuhan sehari-hari dan produk samping (slurry) dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik dan pakan ikan.
Analysis of Air Flow Rate in Bulkhead Reactors on Struvite Mineral Luluk Edahwati; S Sutiyono; Suprihatin
BIOMEJ Vol. 2 No. 1 (2022): BIOMEJ
Publisher : UPN 'Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struvite is a white crystalline chemical known as magnesium ammonium phosphorus hexahydrate (MgNH4PO4.6H2O). Struvite is soluble in acidic conditions and slightly soluble in neutral and alkaline conditions. In industry, struvite is known as scale in pipes. Urinary stones can be called struvite because struvite crystals can form easily in the urine of animals and humans infected with ammonia organisms produced in the urine. Struvite can potentially be formed by alkaline urine and high magnesium excretion due to a high magnesium plant- based diet. The formation of struvite minerals is carried out in an insulated reactor by mixing a solution of MgCl2, NH4OH, and H3PO4 in a ratio of 1:1:1. The treatment of struvite mineral formation was carried out with a feed inlet rate of 35 ml/minute, the temperature at the reactor was carried out at 30oC while the intake air rate was carried out in the range of 0.25-1.25 liters/min. The pH of the solution was kept at a value of 9. The process was carried out until a steady state was reached.  The formation of struvite minerals using an insulated column reactor was obtained at conditions of pH 9, operating temperature of 30oC and air rate of 1.25L/min.
Analysis of effect Magnesium Ammonium Phospate (MAP) Concentration on Struvite Morphology in A Vertical Reactor Luluk Edahwati; Sutiyono; Atika Andini; Wahyu Dwi Lestari; Tria Puspa Sari; Ndaru Adyono; Novel Karaman
BIOMEJ Vol. 1 No. 1 (2021): BIOMEJ
Publisher : UPN 'Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struvite was a white crystal known as Magnesium Ammonium Phosphate Hexahydrate (MgNH4PO4.6H2O). In industry, struvite was found in the pipes crust which the hot fluid through passes. Struvite is often used as fertilizer because it contains phosphate content. The one of benefits of struvite crystals is slow release fertilizer, so it can be more durable, which is good for the growth of the plants. The Precipitation technology is currently one of the most widely applied technologies in struvite formation. The process of forming struvite is carried out by using a vertical reactor. The process started by mixing the equimolar solutions of MgCl2, NH4OH, and H3PO4 with a concentration ratio of 1: 1: 1 and 1: 1: 2. Theprocess was carried out with the condition at the 30°C while the air inlet rate was 1.25 liters/min. The pH of the solution is pH 9 and controlled using NaOH solution. The process was carried out in the steady state condition. Then the solution was filtered and solid was dried at room temperature for 48 hours. From this study, the concentration ratio of 1:1:2 was obtained the best of struvite compared to the others ratio. The solid was analyzed by using the SEM-EDX instrument. The morphology of struvite was formed an irregular pyramid like crystal or commonly referred to as an authorhombic shape.
SEM Analysis of UHMWPE for Biomedical Application Wahyu Dwi Lestari; Luluk Edahwati; Tria Puspa Sari; Ndaru Adyono; Novel Karaman
BIOMEJ Vol. 1 No. 1 (2021): BIOMEJ
Publisher : UPN 'Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to investigate the wear mechanism of UHMWPE acetabular liner. There were three samples of acetabular liner with variations without crosslink, with crosslink doses of 50 kGy and 100 kGy which were subjected to a wear testing process. The wear test was carried out using a Tribometer wear testing machine with a total of 30,000 cycles and a load of 800N. Microstructure analysis was performed using scanning electron microscopy (SEM). The results show that the surface of the UHMWPE acetabular liner with the crosslink treatment is smoother than the untreated one. This shows that UHMWPE with crosslink treatment has a lower wear rate, where the greater the crosslink dose the lower the wear rate. The wear mechanism that occurs in this study is the third body abrasion which leads to adhesive wear.