Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Correlation of knowledge with the behavior of the application of the protocol health during a pandemic covid-19 ( case studies in traders dawet jabung ) Ramadhanintyas, Karina Nur; Amelia, Permata; Kuswanto, Kuswanto
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.361

Abstract

Corona virus disease 2019 ( covid-19 ) caused by sars-cov2 now spread throughout the world, including Indonesia. Health protocol are advised to reduce the risk of disasters, as the spreading and death caused by covid-19. Community awareness health policy of the application of the protocol is very effective in reducing the spread of the virus. The purpose of this research want to know the knowledge with the manners the protocol for pandemic covid-19 health. In this research, researchers use descriptive quantitative research. Research methodology used is analytic of survey research is the cross sectional. In analyzing data, use the researchers chi-square. Population as many as 40 respondents and 37 samples from respondents. The results of the bivariat showed there was free of the relations between variables that knowledge with the behavior of the health protocol ( p-value = 0,006 ). In this research, the study analyzed that most influential chi-square variables, which is knowledge. Respondents who know better are critical to someone to behave well in implementing health protocol. Conclusions in this research is that there a significant correlation exists between knowledge by behavior in carrying out health protocol. Hopefully the traders dawet jabung can apply the health protocol 3M.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA ‘’PERSONAL HYGIENE DAN PENYAKIT DEGENERATIF PADA LANSIA” DI DESA SUGIHREJO, KECAMATAN KAWEDANAN, KABUPATEN MAGETAN Ramadhanintyas, Karina Nur; Marsanti, Avicena Sakufa
Jurnal Pengabdian Dharma Bakti VOL 4, NO 2 (2021) : AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jpdb.v14i2.151

Abstract

Personal hygiene is a basic requirement that includes skin care, bathing, oral care, eye care, nose, ears, hair care, and foot and nail care. The need for personal hygiene should be a top priority for the elderly because with good personal hygiene makes the elderly have a low risk of developing infectious diseases, in the eyes and ears. As for the description of personal hygiene behavior of the elderly that must be met, which is a basic need that includes skin care, bathing, oral care, eye care, nose, ears, hair care, as well as foot and nailcare. Personal hygiene must always be fulfilled in the arena is a specific primary preventive measure to minimize bacterial microorganisms that ultimately prevent a person from getting disease Personal hygiene needs should be a top priority for the elderly because with good personal hygiene makes the elderly have a low risk of developing infectious diseases, in the eyes and ears. Keywords:  quality of life, elderly, personal hygiene
Hubungan Keberadaan Kandang Ayam dengan Kepadatan Lalat di Kecamatan Kawedanan Magetan Andhini, Anggie Nur; Ramadhanintyas, Karina Nur; Abidin, Zaenal
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.076 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i9.846

Abstract

Berdasarkan fenomena yang terjadi dilapangan ditemukan bahwa jarak atau lokasi kandang ayam yang berdekatan dengan rumah warga dapat menimbulkan tingginya kepadatan lalat dan kebbersihan kandang yang kurang baik juga memicu meningkatnya kepadatan lalat di area sekitar kandang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data dalam satu waktu. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive sampling, dengan sampel sebanya 56 responden. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan fly grill. Hasil penelitian ini didapatkan hasil perhitungan menggunakan Chi Square dengan Fisher Extract didapatkan nilai Exact Sig. (2-sided)=0.157 yang berarti tidak terdapat hubungan antara kondisi fisik kandang ayam dengan kepadatan lalat dan hasil perhitungan Chi Square dengan menggunakan Fisher Extract didapatkan Exact sig.(2-sided)=0,101 yang berarti  tidak terdapat hubungan antara kebersihan kandang pasca panen dengan kepadatan lalat. Tidak terdapat hubungan antara kebersihan kandang pasca panen, kondisi fisik dengan kepadatan lalat di Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan dikarenakan kondisi fisik kandang ayam yang sudah baik dan kebersihan kandang pasca panen yang sudah bersih. Tidak terdapat hubungan antara kebersihan kandang pasca panen dan kondisi fisik dengan kepadatan lalat di Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. Kepada pemilik kandang ayam disarankan untuk mengikuti perkembangan di dunia teknologi khususnya didunia peternakan, seperti penggunaan blower, penggunaan nipple sebagai tempat minum ayam (TMA) untuk memudahkan peternak dalam pemeliharaan kandang ayam.
Hubungan Hygiene Sanitasi dengan Angka Kuman pada Peralatan Makan Pedagang Bakso di Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan Adhitya, Ellen Tiara; Ramadhanintyas, Karina Nur; Wibowo, Pipid Ari
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.87 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i10.968

Abstract

Kontaminasi pada makanan dapat dipengaruhi dari berbagai faktor, salah satunya terdapat angka kuman pada peralatan makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara hygiene sanitasi dengan angka kuman pada peralatan makan pedagang bakso di Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Obyek yang diteliti adalah 10 pedagang bakso dengan 30 usap peralatan makan. data penelitian yang telah terkumpul di analisis menggunkan uji chi-square dengan fisher exact . Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara hygiene sanitasi dengan angka kuman pada peralata makan pedagang bakso di Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan.. disarankan agar pedagang bakso untuk meningkatkan dan memelihata kebersihan peralatan, dan kebersihan tempat.
N-Gain To Test The Effectiveness Of Green Bean Juice And Soybean Juice To Increase Toddlers' Weight Ramadhanintyas, Karina Nur; Utami, Yeni; Mulyati, Sesaria Betty
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): January Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v9i1.6184

Abstract

Statistics is one of the sciences that underlies the development of science, one of which is health science. Researchers are trying to implement green bean juice and soybean juice, the benchmark for the success of which is seen from the size of body weight before and after treatment. This study aims to measure the effectiveness of providing green bean juice and soybean juice interventions to toddlers using the N-Gain test. The method used in this study is quasi-experimental with a pretest-posttest design type. The number of samples is toddlers aged 1-2 years. Many as14respondents were divided into Group 1, green bean juice intervention, and Group 2, soy juice intervention. The data analysis technique used in this study was calculating the percentage of respondents' body weight multiplied by 100%, and then the N-Gain test was carried out. The study showed that 13 toddlers (92.8%) experienced an increase in body weight with low criteria, and as many as one toddler (7.2%) experienced an increase in body weight with moderate criteria. Green bean and soy juice with very ineffective criteria (16.4%) and less effective criteria can still increase toddlers' body weight (22.1%). The N-Gain test implemented the soy juice test more effectively than green bean juice given to toddlers to increase body weight.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BALITA Ramadhanintyas, Karina Nur; Utami, Yeni; Janasti, Laksmitha; Kristanti, Lucia Ani
Enfermeria Ciencia Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 3, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v3i2.76

Abstract

Masa balita merupakan periode krusial dalam tumbuh kembang anak yang sangat dipengaruhi oleh status gizinya. Status gizi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingkat pengetahuan ibu dan praktik pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita di Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 85 ibu balita yang dipilih secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square dan Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (96,5%) dan memberikan ASI eksklusif selama enam bulan (94,1%). Sebagian besar balita memiliki status gizi baik (83,5%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p = 0,000; r = 0,459) serta antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita (p = 0,000; r = 0,600). Dengan demikian, semakin baik tingkat pengetahuan ibu dan semakin optimal praktik ASI eksklusif, maka semakin besar kemungkinan balita memiliki status gizi yang baik. Hasil ini menegaskan pentingnya intervensi edukatif dalam upaya perbaikan gizi balita
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Utami, Yeni; Ramadhanintyas, Karina Nur; Hariningsih, Yetti
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v2i2.312

Abstract

Stunting merupakan permasalahan terkait gizi yang menjadi perhatian dan isu penting di dunia, termasuk di Indonesia. Stunting dapat terjadi sebelum kelahiran disebabkan oleh asupan gizi yang sangat kurang saat masa kehamilan, pola makan yang sangat kurang, rendahnya kualitas makanan sejalan dengan frekuensi infeksi sehingga dapat menghambat pertumbuhan.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting sehingga dapat menurunkan angak kejadian stunting di desa Kerik. Metode yang digunakan adalah pre-test sebelum dilakuakn pendidikan dan post-test setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Hasil sebelum dilakuakn pendidikan kesehatan tentang pencegahan stunting pengetahuan ibu hamil masih kurang yaitu sebnayak 60% tetapi setelah dilakukan intervensi pendidikan kesehatan tentang stunting pengetahuan ibu hamil bertambah yaitu sebanyak 90%. 
Meningkatkan Kesehatan Masyarakat secara Mandiri dengan Memupuk Kesadaran mengenai Hipertensi, Stunting, CTPS dan Kesehatan Reproduksi Marsanti, Avicena Sakufa; Ramadhanintyas, Karina Nur; Wibowo, Pipid Ari
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Juli 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v3i2.488

Abstract

Tingkat pengetahuan masyarakat dalam memahami masalah kesehatan dapat mempengaruhi sikap dalam melakukan aktivitas di kehidupan sehar-hari. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Bantengan, Kabupaten Madiun yang berfokus pada penyuluhan kesehatan dengan penyampaian materi hipertensi pada sasaran lanjut usia, materi stunting pada ibu dan balita, materi kesehatan reproduksi dengan sasaran remaja usia 18-25 tahun, dan materi CTPS untuk usia 5-10 tahun. Tujuannya supaya masyarakat sadar dan mampu memahami serta terjadi peningkatan pengetahuan. Metode penyuluhan kesehatan ini secara ceramah pada kelompok sasaran yang telah ditentukan dengan media PPT (Power Point) dan poster. Dengan penyampaian materi penyuluhan, masyarakat menjadi mengerti dan terjadi perubahan sikap dan perilaku berdasarkan pengetahuan yang didapat melalui penyuluhan secara sadar dan mandiri.
Hidup Sehat Tanpa Rokok Utami, Yeni; Ramadhanintyas, Karina Nur
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1: Januari 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v4i1.528

Abstract

Suatu Tindakan terencana untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat yang dilakukan bersama-sama dan meninggalkan kebiasaan kurang sehat untuk meningkatkan kualitas hidup merupakan penjelasan dari GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Germas terdiri dari tujuh indikator, salah satunya adalah tidak ada anggota keluarga yang merokok. Di Desa Bedagung masih ada 64% masyarakatnya yang merokok. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengedukasi tentang hidup sehat tanpa rokok di SDN Bedagung 02 Desa Bedagung Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Populasi sejumlah 39 responden dan sampel yang digunakan sebanyak 33 responden. Dianalisis secara univariat yaitu distribusi frekuensi. Hasil pretest dan posttest tentang pengetahuan hidup sehat tanpa rokok berturut-turut adalah pretest 40% dan posttest 90% dan dikategorikan pengetahuan tinggi. Kebiasaan Merokok berdampak buruk bagi Kesehatan. Sebagai alternatif untuk menghentikan kebiasaan merokok perlu memperbanyak Kawasan Tanpa Rokok.
Edukasi Pencegahan Penularan HIV/AIDS pada Remaja Karang Taruna di Desa Kerik Utami, Yeni; Ramadhanintyas, Karina Nur
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v4i2.650

Abstract

HIV/AIDS menjadi salah satu penyakit yang sangat membunuh dikalangan remaja. Hal tersebut dikarenakan perilaku seks bebas pada remaja dan penggunaan narkoba. Pergaulan bebas pada remaja menjadi resiko untuk tertular penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS karena remaja tidak memiliki pengetahuan yang benar tentang kesehatan reproduksi dan seks. Berdasarkan study pendahuluan pada 10 remaja karang taruna yang ada di desa Kerik didapatkan sebanyak 8 orang remaja karang taruna mengatakan bahwa mereka tidak tahu tentang penyakit HIV/AIDS dan dalam keluarga mereka tidak ada tempat berbagi dan bertanya tentang masalah yang mereka hadapi seperti tentang seks dan kesehatan reproduksi. Sedangkan 2 orang remaja karang taruna mengatakan bahwa mereka tahu sedikit tentang penyakit HIV/AIDS dari internet dan dari anggota keluarga tidak pernah menjelaskan tentang seks dan kesehatan reproduksi. Peningkatan pengetahuan kepada remaja dapat dilakukan dengan pemberian edukasi kesehatan tentang HIV/AIDS.