Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Range of Motion (Rom) terhadap Pengetahuan dalam Merawat Ulkus Kaki Diabetik pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Dr. Soeroto Ngawi Fitria Yuliana; Sesaria Betty Mulyati
JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2: Oktober 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.606 KB) | DOI: 10.47575/jpkm.v2i2.251

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian PreExperimental, dan dengan rancangan one group pre-Test and post-Test. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 19 responden. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat menggunakan ilcoxon signed rank test. Dari 19 responden dapat diketahui bahwa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebagian besar memiliki pengetahuan yang kurang tentang Range Of Motion (ROM) sejumlah 14 orang (73,7%) dan yang terkecil sejumlah 2 orang (10,5%) memiliki pengetahuan yang baik tentang Range Of Motion (ROM). dari 19 responden dapat diketahui bahwa setelah dilakukan pendidikan kesehatan, sebagian besar memiliki pengetahuan yang baik tentang Range Of Motion (ROM) sejumlah 12 orang (63,2%), sedangkan yang terkecil sejumlah 2 orang (10,5%) memiliki pengetahuan yang kurang tentang Range Of Motion (ROM). didapatkan hasil uji Wilcoxon signed rank test didapatkan nilai p value = 0,001 ɑ = 0,05 H1 diterima artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang Range Of Motion (ROM) pada Pasien Ulkus Diabetik di Ruang Seruni dan Ruang Anggrek RSUD dr. Soeroto Ngawi.
DETEKSI DINI CEGAH STUNTING (“ DENI CHETING”) PADA BALITA DI POSYANDU KRAJAN II Asrina Pitayanti; Sesaria Betty Mulyati; Faqih Nafiul Umam
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 5 No. 1 (2022): Volume V, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.101 KB) | DOI: 10.56586/jbca.v5i1.167

Abstract

Masa tumbuh kembang balita disebut golden period dimana otak berkembang dengan pesat. Apabila berat badan terus menurun maka timbul permasalahan stunting. Dampak stunting adalah terhambatnya kemampuan kognitif, psikomotorik, lebih rentan kena penyakit degenerative dan kualitas sumber daya manusia yang kurang berkualitas.. Pentingnya Investasi pencegahan stunting perlu dilakukan dengan upaya jemput bola melalui upaya deteksi dini cegah stunting (Deni Cheting) pada balita diposyandu untuk memastikan SDM Indonesia di masa yang akan datang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. Daerah tempat untuk pengabdian masyarakat termasuk lokus dengan kriteria jumlah balita cukup banyak dan belum melakukan identifikasi dan juga validasi data balita dengan stunting. Tujuan penmas ini mengidentifikasi balita yang mengalami masalah gizi (stunting, wasting, underweight) sehingga dapat membantu meningkatkan status gizi balita dan menemukan sumber masalah stunting. Pengukuran status gizi balita dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan anak mengunakan aplikasi antropometri yaitu memasukan hasil pengukuran dengan urut Satu persatu kedalam system sehingga akan keluar hasil Z skor status gizi balita. Hasil kegiatan Kegiatan ini dihadiri oleh 67 balita posyandu krajan II. Diperoleh data balita dengan status gizi baik 58 balita (86, 56%), status gizi lebih 3 balita (4,47%), sedangkan kategori status kurang 5 balita ( 7,46%), dan kategori gizi buruk 1 balita (1,49%). Pentingnya Upaya Deteksi Dini Cegah Stunting (Deni Cheting) dapat membantu meningkatkan status gizi balita stunting dan menemukan sumber masalahnya
PENGARUH RELAKSASI DENGAN AROMATERAPI TERHADAP PERUBAHAN INTENSITAS DISMENOREA Ita Rulyana Megawati; Ns Muhidin; Sesaria Betty Mulyati
Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Keperawatan, Volume XI, Nomor 1, Januari 2018
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.635 KB)

Abstract

Dismenorea merupakan keluhan yang sering dialami perempuan pada saat menstruasi. Pada saat menstruasi terjadi peningkatan kadar prostaglandin yang dapat menyebabkan nyeri saat haid (dismenorea). Aromaterapi merupakan salah satu cara nonfarmakologi untuk meringankan intensitas dismenorea. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi dengan aromaterapi terhadap perubahan intensitas dismenorea pada siswi kelas 8 SMPN 1 Bendo Magetan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Pra-Eksperimen dengan menggunakan pendekatan One Group Pra – Prost test design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswi yang mengalami dismenorea sebanyak 17 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu uji Paired t Test dengan α = 0.05. Pada penelitian rata – rata intensitas dismenorea sebelum pemberian intervensi 5.18 sedangkan sesudah pemberian intervensi 4.06. Hasil analisis statistik di dapatkan ρ value = 0.000 < α = 0.05, ini menunjukan bahwa ada pengaruh relaksasi dengan aromaterapi terhadap perubahan intensitas dismenorea pada siswi kelas 8 SMPN 1 Bendo Magetan. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh relaksasi dengan aromaterapi terhadap perubahan intensitas dismenorea pada siswi kelas 8 SMPN 1 Bendo Magetan. Saran bagi siswi diharapkan dapat melakukan teknik relaksasi dengan aromaterapi yang merupakan salah satu cara nonfarmakologi untuk mengurangi intensitas dismenorea, dan saran bagi SMPN 1 Bendo Magetan dapat memfasilitasi aromaterapi dan ruang UKS yang nyaman untuk pelaksanaan relaksasi dengan aromaterapi.
Efektivitas Promosi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Deteksi Dini Kanker Payudara Heni Eka Puji Lestari; Cintika Yorinda Sebtalesy; Sesaria Betty Mulyati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i1.1066

Abstract

Kanker payudara merupakan keganasan jaringan payudara dapat berasal dari epitel duktus maupun lobulus. Berdasarkan Pathological Based Registration di Indonesia, kanker payudara menempati urutan pertama dengan frekuensi relatif sebesar 18,6. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas promosi kesehatan terhadap pengetahuan tentang sadari pada Ibu pkk. Jenis Penelitian ini kuantitatif dengan metode pre experimental design menggunakan one grup pretest posttest design. Populasi 40 Ibu pkk Kabupaten Madiun. Sampel 36 Ibu pkk dengan tehnik accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil penelitian sebagian besar tingkat pengetahuan ibu sebelum mendapatkan promosi kesehatan tentang deteksi dini kanker payudara yaitu memiliki pengetahuan yang kurang sebasar 47,23% dan sesudah dilakukan promosi kesehatan pengetahuan ibu pkk sebagian besar dari Ibu pkk yaitu baik sebesar 58,34%. Uji statistik yang digunakan uji paired t-test dengan nilai p value 0,000 menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan ibu sesudah mendapatkan promosi kesehatan dengan metode demonstrasi Terdapat peningkatan pengetahuan terhadap Ibu pkk setelah dilakukan pendidikan kesehatan sadari dengan menggunakan metode demonstrasi dan phantom payudara Ibu pkk jadi lebih paham tentang sadari.
UPAYA PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA KURANG DENGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DI DESA KEDUNGPANJI MAGETAN Cintika Yorinda Sebtalesy; Sesaria Betty Mulyati
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.293

Abstract

Abstract: The toddler period is the first five years of every human child's life. During the golden age of malnutrition in toddlers, at this time 90% of a child's brain cells grow and develop. Development and growth as a success factor for growth and development in the future Underweight needs to be watched out for, because the impact is underweight under the red line (BGM). In Kedungpanji Village there are 16 toddlers with underweight. Factors causing malnutrition under five are determined by 3 things, namely the child does not get enough balanced nutritious food, the child does not receive adequate nutritional care and the child may suffer from infectious diseases. As for minimizing underweight, namely improving nutrition with PMT Banana Date-Based Innovation Smoothies Recovery which aims to improve the nutritional quality of individuals and communities. For this reason, it is necessary to provide additional food in Kedungpanji Magetan Village. The results of this activity were that before being given PMT smoothies based on banana dates the average body weight decreased by 83.3% after being given smoothies the weight increased to 88.9%.
UPAYA PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA KURANG DENGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DI DESA KEDUNGPANJI MAGETAN Cintika Yorinda Sebtalesy; Sesaria Betty Mulyati
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.293

Abstract

Abstract: The toddler period is the first five years of every human child's life. During the golden age of malnutrition in toddlers, at this time 90% of a child's brain cells grow and develop. Development and growth as a success factor for growth and development in the future Underweight needs to be watched out for, because the impact is underweight under the red line (BGM). In Kedungpanji Village there are 16 toddlers with underweight. Factors causing malnutrition under five are determined by 3 things, namely the child does not get enough balanced nutritious food, the child does not receive adequate nutritional care and the child may suffer from infectious diseases. As for minimizing underweight, namely improving nutrition with PMT Banana Date-Based Innovation Smoothies Recovery which aims to improve the nutritional quality of individuals and communities. For this reason, it is necessary to provide additional food in Kedungpanji Magetan Village. The results of this activity were that before being given PMT smoothies based on banana dates the average body weight decreased by 83.3% after being given smoothies the weight increased to 88.9%.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU DAN REMAJA DI DESA MADIGONDO KABUPATEN MAGETAN Priyoto, Priyoto; Pitayanti, Asrina; Mulyati, Sesaria Betty
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 7 No. 1 (2024): Volume VII, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman masyarakat terutama ibu dan remaja putri tentang stunting pada anak masih sangat minim, sehingga anak merupakan kelompok yang menjadi pusat perhatian pada pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat terutama ibu dan remaja putri dalam inovasi pencegahan stunting pada kelompok beresiko tinggi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode promosi kesehatan yaitu meliputi pendekatan dan pemberian edukasi. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 20 individu yang terdiri dari ibu pkk dan remaja putri. Seluruh (100 %) peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan kesehatan, 80 % peserta mengungkapkan baru mengetahui stunting dan cara pencegahanya. Seluruh (100 %) peserta mampu mengetahui penyebab stunting dan cara pencegahnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa hasil Pengetahuan masyarakat tentang stunting dapat meningkat dengan mengoptimalkan peran keluarga terutama ibu dan remaja putri dalam mengasuh anak maupun peran dalam keluarga tentang Cegah Stunting Dengan Pola Makan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Selama Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan
PENYULUHAN TANDA GEJALA STUNTING UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SAYUTAN MAGETAN Galaresa, Achmad Vindo; Putri, Mega Arianti; Mulyati, Sesaria Betty
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 7 No. 1 (2024): Volume VII, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi buruk kronis akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama sehingga menimbulkan gangguan pada anak. Dampak stunting adalah peningkatan angka kesakitan dan kematian, permasalahan tumbuh kembang anak, terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan produktivitas. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah stunting adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu balita mengenai tanda-tanda gejala stunting. Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan sasaran. Luaran yang diharapkan dalam pengabdian kepada masyarakat ini dapat dicapai dengan indikator peningkatan tingkat pengetahuan ibu balita tentang tanda-tanda gejala stunting untuk pencegahan stunting
Program Inovasi “Berkibar” Berantas Kurang Gizi pada Ibu Hamil dan Balita Risiko Tinggi Yustanta, Brivian Florentis; Mulyati, Sesaria Betty
Prosiding SPIKesNas : Seminar Publikasi Ilmiah Kesehatan Nasional Vol 3 No 3 (2024): SPIKesNas - Agustus 2024
Publisher : STIKES dan AKZI Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women and stunting in children under five are two main problems that affect the health of future generations. The aim of this community service activity is to improve the nutritional and health status of pregnant women with CED and stunting toddlers through comprehensive and integrated interventions, in order to create a healthy, intelligent and productive generation. In this activity, there were a target number of 10 CED pregnant women and 7 stunted toddlers. This service was carried out on June 17 - 26 2024 in Bungah Village, Bungah District, Gresik Regency. Based on the results of this service, it was found that the increase in the average weight of pregnant women for 1 weeks was 1 kg, the increase in the average weight of toddlers for 1 week was 0.8 kg, the increase in knowledge of parents and pregnant women after attending education was 80 kg. %, the percentage of mothers who provide exclusive breastfeeding increased by 10%, the number of pregnant women who received providing additional food was 10, the number of babies under five who received providing additional food was 7, the frequency of providing additional food distribution was once every month and evaluation every week, the number of families actively participating in mentoring activities as many as 17 families and the number of health workers who received training on CED pregnant women and stunting was 85%. The "BERKIBAR" innovation program proves that with strong collaboration between government, the private sector and society, joint efforts can create significant changes in improving nutritional status. This program is not just a distribution of nutritional supplements, but is also a real effort to create sustainable social change in protecting against malnutrition.
INOVASI PMT-P SMOOTHIES KURMA PISANG TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA KURANG Mulyati, Sesaria Betty; Kartika, Kartika; Sebtalesy, Cintika Yorinda; Armada, Rio Dwi
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2022): Volume 1, Nomor 3, Oktober 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v1i3.248

Abstract

Underweight adalah berat badan berada dibawah batas minimum. Berat badan kurang perlu diwaspadai, karena dampaknya adalah berat badan Bawah Garis Merah (BGM). Adapun untuk meminimalisir berat badan kurang yaitu perbaikan gizi dengan PMT-P Smoothies Inovasi Berbasis Kurma Pisang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas pemberian Inovasi PMT-P smoothies kurma pisang terhadap peningkatan berat badan balita kurang. Penelitian ini menggunakan Desain Quasi Experiment dengan Rancangan Pretest-posttest Non Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian ini sebanyak 36 balita dengan berat badan kurang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol. Teknik Sampling menggunakan Purposive Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan PMT smoothies rerata berat badan turun sebesar 83,3% sesudah diberikan smoothies berat badan naik menjadi 88,9%. Hasil analisa menggunakan uji Wilcoxon Rank Test diperoleh nilai p= 0,000 bahwa nilai p= 0,000 < 0,05 H1 diterima yang artinya Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Smoothies Inovasi Berbasis Kurma Pisang Efektif Terhadap Peningkatan Berat Badan Balita Kurang Di Desa Kedungpanji Wilayah Kerja Puskesmas Lembeyan Supaya berat badan balita optimal maka diberikan makan tambahan berupa smoothies kurma pisang.