Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PELATIHAN E-LEADERSHIP DAN MANAJEMEN ORGANISASI ERA 5.0 DI KARANG TARUNA RW 09 KELURAHAN. GAGA KOTA TANGERANG Wilandari, Devi Fitria; Savitri, Shela Indah; Rukmana, Indra Januar
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v3i3.24850

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, keberadaan perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan dan penerapan keilmuan dalam masyarakat. Metode yang digunakan pada Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah tim pelaksana melaksanakan dengan Google meet kepada pemuda karang taruna kelurahan Gaga Kota Tangerang serta melakukan Pelatihan E-leadership dan Manajemen Era digital 5.0 sebagai suatu tindakan, proses, hasil atau pernyataan yang lebih baik. Dalam hal ini menunjukkan adanya kemajuan, peningkatan pertumbuhan, evolusi atas berbagai kemungkinan, berkembang atau peningkatan atas sesuatu. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah bertambahnya Pengetahuan Dan Memotivasi para pemuda karang taruna kelurahan Gaga Kota Tangerang agar bisa bertambah nya Ilmu digital ini. Ilmu yang didapatkan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan mampu memberikan semangat dalam menyampaikan pengetahuan dan memberikan motivasi serta berkontribusi bagi generasi muda, baik di lingkungan sekolah, kampus maupun masyarakat. Luaran dari hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan di publikasi pada jurnal internal kampus Pengabdian Kepada Masyarakat dan berupa artikel di media sosial.Kata Kunci: E-leadership, Manajemen Organisasi, Era Digital
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM DI ERA DIGITAL PADA REMAJA RUMAH INSPIRASI CAHAYA HATI TAJURHALANG KABUPATEN BOGOR Rukmana, Indra Januar; Savitri, Shela Indah; Wilandari, Devi Fitria
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i1.28378

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu diharapkan denganpengabdian kepada masyarakat tersebut keberadaan peruguruan tinggi dapat memberikan kontribusi besar kepada pengembangan dan penerapan keulmuan kepada masyarakat. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada maysarakat ini berupa penyuluhan dan pembinaan, yaitu selain Tindakan, proses dan hasil atau pernyataan yang lebih baik. Dalam hal ini menunjukan adanya kemajuan, peningkatan pertumbuhan, evolusiatas berbagai kemungkinan, berkembangan atau peningkatan atas sesuatu. Hasil pengabdian kepada masyarakat yang di peroleh adalah mendapatkan gaya ajar yang menarik dalam meningkatkan minat belajar santri di Rumah Inspirasi Cahaya Hati Tajurhalang Kab. Bogor. Ilmu yang di peroleh dapat di kembangkan Kembali serta di sebarluaskan gunaa memberikan hal terbaik bagi remaja dan para santri.Kata Kunci : Pelatihan dan Pengembangan SDM
EDUKASI GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP DUNIA KERJA BAGI PARA SISWA BEC CILANDAK JAKARTA SELATAN Rukmana, Indra Januar; Savitri, Shela Indah; Syawaludin, Syawaludin
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.30969

Abstract

Kepemimpinan menjadi faktor primer untuk menentukan apakah suatu organisasi mencapai tujuan/misi yang telah ditentukan, dengan sejumlah cara/gaya yang khas yang dapat mempengaruhi keseluruhan proses kegiatan suatu kelompok atau tim. Tanpa kepemimpinan suatu organisasi hanya terdiri dari sekumpulan orang bingung dan mesin-mesin. Gaya kepemimpinan kerap dipandang sebagai modalitas dalam kepemimpinan, yang juga berarti sebagai cara-cara yang disenangi dan dipakai seseorang dalam melaksanakan kepemimpinannya. Masing-masing pemimpin memiliki sifat, kebiasaan/habit, temperamen/watak, maupun pribadi sendiri yang unik dan khas, sehingga pola/tingkah laku maupun gaya akan membedakan seorang pemimpin dengan orang lain. Kepemimpinan transformasional menekankan hubungan timbal balik atasan dengan bawahan yang membuat pengaruh pemimpin dalam melakukan perubahan perilaku bawahannya menjadi seorang yang merasakan kemampuan dan termotivasi tinggi guna mencapai prestasi kerja tinggi serta bermutu. Dalam praktek kebanyakan gaya kepemimpinan trasnformasional lebih efektif dalam meningkatkan budaya bawahan. Edukasi terkait diberikan kepada siswa siswi BEC Cilandak Jakarta Selatan khususnya para siswa siswi, hal ini dimaksudkan agar para siswa siswi dapat menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang akhirnya dapat membentuk budaya dalam organisasi para siswa siswi menjadi berkarakter dan meningkatkan produktivitas kegiatan dalam para siswa siswi BEC Cilandak Jakarta Selatan. Penyuluhan terkait edukasi gaya kepemimpinan dan budaya ini diberikan dalam bentuk program speaker, experience sharing, tanya jawab kondisi nyata yang dihadapi para siswa siswi maupun siswa lain dan bagaimana cara mengidentifikasi serta solusi dari permasalahan nyata yang dihadapi.Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Transformasional, Budaya
Meningkatkan Peran dan Kinerja Kader Dalam Menyukseskan Program Posyandu Anggrek 4 di Posyandu Anggrek 4 RT 06 RW 03 Bedahan, Sawangan, Depok Syawaludin, Syawaludin; Savitri, Shela Indah; Rukmana, Indra Januar
AMANAH MENGABDI Vol. 1 No. 2 (2024): AMANAH MENGABDI
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/pkm.v1i2.405

Abstract

Program Posyandu Anggrek 4 di rt 06 rw 03 bedahan, sawangan, depok bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya ibu dan anak. Namun, kinerja kader masih perlu ditingkatkan untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan dari PKM ini adalah untuk melakukan analisisi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja kader dan mengidentifikasi strategi efektif untuk meningkatkan peran dan kinerja kader Posyandu Anggrek 4 di rt 06 rw 03 bedahan, sawangan, depok. Metode kegiatan ini dengan menghadirkan beberapa peserta atau kader dengan metode kualitatif dengan wawancara dan observasi. Sampel peserta adalah 15 kader Posyandu Anggrek 4. Hasil dari kegiatan PKM ini dapat dipengaruhi dari faktorfaktor yang mempengaruhi kinerja kader dengan adanya pelatihan dan pendampingan, motivasi dan kesadaran, komunikasi dan kerjasama tim serta dukungan masyarakat dan pemerintah. Strategi efektif untuk meningkatkan kinerja kader adalah dengan diberikan pelatihan reguler, evaluasi dan umpan balik, peningkatan motivasi dan kerjasama dengan instansi kesehatan. Kesimpulan dari PKM ini adalah Peningkatan peran dan kinerja kader Posyandu Anggrek 4 di rt 06 rw 03 bedahan, sawangan, depok dapat dicapai melalui pelatihan, motivasi, komunikasi, dan dukungan masyarakat. Hasil penelitian ini dapat acuan bagi pemerintah dan organisasi kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Fisik terhadap Produktivitas Karyawan PT Daytona Deli Krisp Bogor Irawan, Setepanus; Rukmana, Indra Januar
Jurnal Ilmiah PERKUSI Vol. 5 No. 3 (2025): PERKUSI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.perkusi.v5i3.49736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan dan lingkungan kerja fisik terhadap produktivitas karyawan PT Daytona Deli Krisp Bogor, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi 63 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan memiliki koefisien korelasi 0,308 dengan kontribusi pengaruh 49,5%, dan hasil uji hipotesis menunjukkan pengaruh signifikan. Lingkungan kerja fisik memiliki koefisien korelasi 0,316 dengan kontribusi pengaruh 40%, dan juga berpengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut memiliki koefisien korelasi 0,397 dan kontribusi pengaruh 15,7%, dengan uji hipotesis yang menunjukkan pengaruh signifikan. Hasilnya, terdapat pengaruh signifikan antara Gaya Kepemimpinan dan lingkungan kerja fisik terhadap produktivitas karyawan baik secara parsial maupun simultan.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Habibah, Jihan; rukmana, indra januar
Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen)
Publisher : UNPAM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jism.v5i3.52936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja (X1) dan Motivasi (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada BMKG Wilayah II. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 85 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Lingkungan Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y) dengan nilai koefisien determinasi sebesar 55,7% dan nilai thitung > ttabel (8,878 > 1,988). Motivasi (X2) juga berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y) dengan nilai koefisien determinasi sebesar 64,2% dan nilai thitung > ttabel (9,732 > 1,988). Secara simultan, Lingkungan Kerja (X1) dan Motivasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y) dengan persamaan regresi Y = 5,355 + 0,365 X1 + 0,514 X2. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 70,8% dengan Fhitung > Ftabel (99,501 > 3,11).
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Setiawan, Santun Sadipa; Rukmana, Indra Januar
Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2024): Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/cakrawala.v1i2.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan menggunakan sampel jenuh dengan jumlah populasi seluruh pegawai Kantor Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi sebanyak 62 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana dan berganda, analisis koefisien determinasi R2, dan analisis hipotesis uji t (parsial) dan uji F (simultan). Berdasarkan hasil penelitian penempatan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y 38,291 + 0,050 X1. Uji hipotesis diperoleh t hitung t tabel atau (0,447 < 1,671). Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh signifikan antara penempatan terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y 18,389 + 0,556 X2. Uji hipotesis diperoleh t hitung t tabel atau (4,861 > 1,671). Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh signifikan antara motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Lingkungan Kerja dan Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y 14,578 + 0,087 X1 + 0,565 X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 30,0% sedangkan sisanya sebesar 70% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung F tabel atau (12,215 > 4,00). Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan secara simultan antara Lingkungan Kerja dan Motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Komunikasi terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pendidikan DKI Jakarta Selatan Kamil, Muhammad Fahmi; Rukmana, Indra Januar
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja dan Komunikasi terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan jumlah responden sebanyak 67 pegawai yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup, sedangkan analisis data menggunakan SPSS versi 29 dengan tahapan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai, dengan nilai thitung sebesar 9,452 > ttabel 1,997 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Sementara itu, Komunikasi berpengaruh signifikan namun dengan arah negatif terhadap Kinerja Pegawai, dengan nilai thitung -2,715 < ttabel 1,997 dan signifikansi 0,009 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai Fhitung 8,149 > Ftabel 3,14 dan signifikansi < 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,203 menunjukkan bahwa Lingkungan Kerja dan Komunikasi menjelaskan 20,3% variasi Kinerja Pegawai, sedangkan 79,7% lainnya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian ini. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dan perbaikan sistem komunikasi internal merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan instansi pemerintahan.
Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Bojongsari Depok Fadillah, Muhammad Irfan; Rukmana, Indra Januar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIMAWA) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIMAWA)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jmw.v5i3.52945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Kecamatan Bojongsari Depok, baik secara parsial maupun simultan. Dalam penelitian ini menggunakan 52 sampel yang diambil melalui teknik sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan ketentuan skala likert. Seperti halnya pengujian, Analisis Deskriptif, Uji Instrumen Data, Uji Asumsi Klasik, Analisis Kuantitatif, dan Pengujian Hipotesis. Berdasarkan perhitungan regresi linear sederhana pada variabel kepemimpinan memiliki persamaan Y = 19.099 + 0.408X1, pada variabel lingkungan kerja memiliki persamaan Y = 8.257 + 0.736X2. Adapun perhitungan regresi berganda pada variabael kepemimpinan (X1) dan lingkungan kerja (X2) memiliki persamaan Y = 5.582 + 0.126X1 + 0.692X2. Uji t kepemimpinan memperoleh nilai thitung > ttabel (2.562 > 2.010) dengan nilai signifikansi 0.00 < 0.05 artinya kepemimpinan berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Uji t lingkungan kerja memperoleh nilai thitung > ttabel (6.201 > 2.010) dengan nilai signifikansi 0.00 < 0.05 yang artinya lingkungan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Uji F memperoleh nilai Fhitung > Ftabel (19.583 > 3.187) dengan nilai signifikansi 0.00 < 0.05 yang artinya kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan kerja.