Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Matematika UNAND

MASALAH KONTROL OPTIMAL PADA PENYEBARAN COVID-19 DI JAWA TENGAH DENGAN VAKSINASI KHOERUNNISA KHOERUNNISA; YUDI ARI ADI
Jurnal Matematika UNAND Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.10.4.538-552.2021

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-Cov-2) yang menyebar hampir ke suluruh penjuru dunia. Pada penelitian ini disusun model epidemik SIVR untuk mengetahui penyebaran COVID-19 dengan menggunakan teori kontrol optimal. Model epidemik SIVR merupakan salah satu pemodelan matematika yang mendeskripsikan interaksi antara populasi rentan, terinfeksi, tervaksin dan populasi yang sembuh. Kontrol dalam penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan jumlah populasi terinfeksi agar dapat menekan kasus penyebaran COVID-19. Simulasi pada penelitian ini ditinjau dari dua keadaan R0 (Bilangan Reproduksi Dasar) , dengan R0 > 1 untuk kasus terjadinya endemik dan R0 < 1 untuk kasus terjadinya bebas penyakit. Berdasarkan solusi numerik model epidemik SIVR dengan dan tanpa pengontrol menggunakan Prinsip Maksimum Pontryagin metode Runge-Kutta orde 4, diperoleh hasil bahwa semakin tinggi jumlah populasi tervaksin COVID-19 menyebabkan jumlah populasi rentan semakin berkurang, begitupun sebaliknya, yang berarti bahwa vaksin dapat menekan kasus penyebaran COVID-19 di Jawa Tengah.Kata Kunci: Model epidemik, COVID-19, vaksinasi, kestabilan, kontrol optimal
SUATU MODEL MATEMATIKA INTERAKSI SEL KANKER NASOFARING DENGAN VIRUS EPSTEIN-BARR (EBV) DENGAN INTERVENSI KEMOTERAPI SAHRUL AHMAD; YUDI ARI ADI
Jurnal Matematika UNAND Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.10.4.499-509.2021

Abstract

Kanker nasofaring (KNF) merupakan kanker yang berasal dari sel epitel nasofaring yang berada di rongga belakang hidung dan di belakang langit-langit rongga mulut. Karsinoma nasofaring sangat erat kaitannya dengan infeksi Epstein Barr Virus (EBV). Pengobatan kanker nasofaring dapat ditempuh memlaui berbagai cara, seperti operasi atau pembedahan, radioterapi, kemoterapi, terapi hormon, dan imunoterapi. Pada makalah ini disusun model matematika perkembangan sel nasofaring akibat infeksi virus EBV dengan intervensi kemoterapi. Model berbentuk sistem persamaan diferensial biasa berdimensi empat yang mendeskripsikan interaksi sel sehat, virus, sel terinfeksi, dan sel karsinoma invasif. Selanjutnya dibahas eksistensi dan analisis kestabilan lokal dari titik ekuilibrium yang menunjukkan bahwa tingkat infeksi dan intervensi pengobatan merupakan faktor penting dalam perkembangan kanker nasofaring. Simulasi numerik diberikan untuk memverifikasi teorema yang diperoleh.Kata Kunci: Kanker nasofaring, model matematika, kestabilan lokal
MODEL SEIR DENGAN PSEUDO-RECOVERY PADA KASUS TUBERKULOSIS DI JAWA BARAT ZULFATIN NAFISAH; Yudi Ari Adi
Jurnal Matematika UNAND Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.13.3.170-187.2024

Abstract

Tuberkulosis menjadi salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih sulit ditanggulangi. Di Indonesia, Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan kasus tertinggi yang memiliki tingkat prevalensi 63%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penyebaran penyakit tuberkulosis tipe SEIR (Susceptible-Exposed-Infected-Removed) dengan mempertimbangkan pengobatan dan adanya pemulihan semu (pseudo recovery). Model ini terdiri dari empat kelas yaitu, rentan, terpapar tetapi belum menularkan penyakit, terinfeksi dan dapat menularkan penyakit, dan sembuh semu. Data yang digunakan adalah data jumlah penderita penyakit tuberkulosis dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2011-2022. Fungsi Lyapunov dan prinsip invarian LaSalle digunakan untuk menunjukkan bahwa titik keseimbangan stabil secara global, dan tuberkulosis akan bertahan jika angka reproduksi dasar lebih besar dari satu. Sebaliknya, penyakit akan hilang jika angka reproduksi dasar kurang dari satu. Prosedur bifurkasi menggunakan teori manifold pusat digunakan untuk melakukan studi bifurkasi. Kondisi matematika memastikan terjadinya bifurkasi maju. Terakhir, simulasi numerik dilakukan untuk mendukung temuan teoretis.
MODEL SEIR DENGAN PSEUDO-RECOVERY PADA KASUS TUBERKULOSIS DI JAWA BARAT NAFISAH, ZULFATIN; Adi, Yudi Ari
Jurnal Matematika UNAND Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.13.3.170-187.2024

Abstract

Tuberkulosis menjadi salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih sulit ditanggulangi. Di Indonesia, Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan kasus tertinggi yang memiliki tingkat prevalensi 63%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penyebaran penyakit tuberkulosis tipe SEIR (Susceptible-Exposed-Infected-Removed) dengan mempertimbangkan pengobatan dan adanya pemulihan semu (pseudo recovery). Model ini terdiri dari empat kelas yaitu, rentan, terpapar tetapi belum menularkan penyakit, terinfeksi dan dapat menularkan penyakit, dan sembuh semu. Data yang digunakan adalah data jumlah penderita penyakit tuberkulosis dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2011-2022. Fungsi Lyapunov dan prinsip invarian LaSalle digunakan untuk menunjukkan bahwa titik keseimbangan stabil secara global, dan tuberkulosis akan bertahan jika angka reproduksi dasar lebih besar dari satu. Sebaliknya, penyakit akan hilang jika angka reproduksi dasar kurang dari satu. Prosedur bifurkasi menggunakan teori manifold pusat digunakan untuk melakukan studi bifurkasi. Kondisi matematika memastikan terjadinya bifurkasi maju. Terakhir, simulasi numerik dilakukan untuk mendukung temuan teoretis.
DINAMIKA INTERAKSI SISTEM IMUN TUBUH DAN MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS MENGGUNAKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL FRAKSIONAL Rosita, Rosita; Adi, Yudi Ari
Jurnal Matematika UNAND Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.14.3.275-292.2025

Abstract

Tuberkulosis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis (MTb) merupakan penyakit menular yang utamanya menyerang paru-paru dan masih menjadi penyebab kematian global. Artikel ini mengkaji dinamika interaksi antara sis tem imun tubuh dan bakteri MTb melalui model matematika yang berbentuk persamaan diferensial fraksional dengan mempertimbangkan pemberian vaksinasi. Model fraksional tipe Caputo-Fabrizio yang digunakan dalam model ini merepresentasikan efek memori dan ketergantungan temporal dalam respons imun, salah satu aspek yang penting dalam infeksi MTb. Selanjutnya dilakukan analisis kestabilan titik kesetimbangan dan sensi tivitas model, serta mensimulasikan dinamika sistem imun. Analisis dilakukan untuk menentukan kestabilan titik kesetimbangan dan pengaruh variasi orde fraksional ter hadap kecepatan konvergensi. Hasil menunjukkan adanya dua titik kesetimbangan: titik bebas infeksi yang stabil jika R0 < 1 dan titik infeksi yang stabil pada kondisi tertentu. Simulasi numerik memperlihatkan bahwa semakin kecil orde fraksional, semakin cepat respons sel imun menuju titik kestabilan, menunjukkan pengaruh signifikan dari param eter orde α terhadap kecepatan konvergensi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru untuk pengendalian infeksi MTb secara lebih efektif melalui pendekatan model fraksional.