Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI NONVERBAL GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 BAHOROK Kahar Mashuri; Novianti, Yusda; Arfia, Reni; Amanda, Fadila; Syah Fiqri, Fadlul
Jurnal Sintaksis Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v6i2.676

Abstract

Komunikasi antara guru dan siswa memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Komunikasi nonverbal, yang mencakup ekspresi wajah, gerakan tubuh, kontak mata, dan isyarat lainnya, memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan yang positif antara guru dan siswa. Motivasi belajar siswa sangat dipengaruhi oleh cara guru menyampaikan materi pelajaran, baik melalui kata-kata maupun tindakan nonverbal yang dapat menambah daya tarik atau sebaliknya, membuat siswa kurang tertarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis data melalui kuesioner yang dibagikan kepada siswa. Data yang diperoleh dianalisis untuk melihat seberapa besar pengaruh komunikasi nonverbal guru terhadap motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal guru yang positif, seperti kontak mata yang penuh perhatian, ekspresi wajah yang ramah, dan gerakan tubuh yang mendukung, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Sebaliknya, komunikasi nonverbal yang negatif, seperti sikap tubuh tertutup atau ekspresi wajah yang tidak ramah, dapat menurunkan motivasi siswa untuk belajar. Temuan ini menunjukkan pentingnya keterampilan komunikasi nonverbal bagi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah..
DAMPAK SOSIAL PASCA BANJIR TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT PANGKALAN BRANDAN Muhammad Furqaan; Dina Alviany; Kahar Mashuri; Sadri, Muhammad
Jurnal Berbasis Sosial Vol 6 No 2 (2025): JBS
Publisher : Prodi Pendidikan IPS STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang kerap terjadi dan memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak sosial yang ditimbulkan setelah terjadinya banjir terhadap kehidupan masyarakat di Gang Datuk, Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi warga yang terdampak banjir serta tokoh masyarakat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa banjir menyebabkan melemahnya kondisi ekonomi masyarakat, perubahan dalam hubungan sosial, serta munculnya tekanan psikologis seperti stres dan trauma. Namun demikian, peristiwa banjir juga memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong antarwarga. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemulihan pasca banjir yang menyeluruh dan berkelanjutan guna memulihkan kondisi sosial masyarakat.
SOSIALISASI PEMANFAATAN MUSEUM SEBAGAI LABORATORIUM PEMBELAJARAN BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PELESTARIAN WARISAN BUDAYA KEPADA SISWA DI KABUPATEN LANGKAT Siregar, Zulham; Kahar Mashuri; Eka Darliana; Hasibuan, Fadli Ihsan Arbas; Nasution, Unita Sukma Zuliani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelestarian warisan budaya pada siswa di Kabupaten Langkat melalui sosialisasi pemanfaatan museum sebagai laboratorium pembelajaran budaya. Museum memiliki peran strategis sebagai sumber belajar kontekstual yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai sejarah dan budaya lokal ke dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode sosialisasi, pemaparan materi edukatif, diskusi interaktif, serta pengenalan fungsi dan koleksi museum yang relevan dengan materi pembelajaran. Materi sosialisasi difokuskan pada pemahaman peran museum sebagai media pembelajaran budaya, penguatan identitas lokal, serta pentingnya pelestarian warisan budaya di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan sikap apresiatif siswa terhadap keberadaan museum dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Siswa mulai memahami museum tidak hanya sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai laboratorium pembelajaran yang mendukung pembelajaran bermakna. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan aktif siswa dalam upaya pelestarian warisan budaya serta pemanfaatan museum secara berkelanjutan dalam pembelajaran di sekolah.