Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) Secara Oral Terhadap Jumlah Eosinofil Pada Tikus (Rattus Norvegicus) Model Asma Alergi Adelgrit Trisia
Jurnal Forum Kesehatan Vol 7 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.162 KB)

Abstract

Pada masyarakat dayak di Kalimantan Tengah tanaman bawang dayak ini digunakan untuk alergi, asma dan meningkatkan daya tahan tubuh. Tampaknya tanaman obat ini dapat digunakan sebagai bahan yang bersifat modulasi imun sistem. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan pengaruh pemberian ektrak etanol umbi bawang dayak terhadap eosinofil tikus model asma setelah pemberian secara oral ekstrak etanol umbi bawang dayak selama 21 hari. Penelitian ini bersifat eksperimental murni, dengan menggunakan Tikus Jantan sebagai hewan coba dengan jumlah 30 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok, masing-masing terdiri dari 6 ekor. Kelompok K(n) diberi placebo (CMC Na+) selama 21 hari, kelompok K(-) mendapat OVA IP pada hari ke 1,7 dan 14 serta pemberian secara aerosol hari ke 21, kelompok perlakuan 1 (P1) mendapat OVA kombinasi ektrak etanol bawang dayak 250 mg/KgBB selama 21 hari, kelompok perlakuan 2 (P2) mendapat OVA kombinasi ektrak etanol bawang dayak 500mg/KgBB selama 21 hari, kelompok perlakuan 3 (P3) mendapat OVA kombinasi ektrak etanol bawang dayak 1000 mg/KgBB selama 21 hari. Pelaksanaan pengambilan data (darah) segera setelah selesai penelitian. Sampel darah dianalisis dengan Advia 2120i untuk mengukur jumlah eosinofil. Hasil memperlihatkan nilai rerata jumlah eosinofil dalam sampel darah kelompok K(n) (3.18±1.77), kelompok K(-) (4.97±2.11), kelompok P1 (2.50±1.23), kelompok P2 (1.72±1.12) dan kelompok P3 (0.83±0.39). Uji statistik dengan uji Kruskal Wallis pada kelima kelompok berbeda bermakna dengan nilai p < 0,05. Ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol umbi bawang dayak yang diberikan secara oral dapat mempengaruhi penurunan jumlah eosinofil.
Peningkatan Kesadaran dan Kewaspadaan Masyarakat terhadap Komplikasi Tuberkulosis Paru dan Ekstraparu Adelgrit Trisia; Lia Sasmithae; Ranintha Br Surbakti; Tisha Patricia; Astrid Teresa
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 7 No. 1 (2026): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v7i1.9422

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major public health problem in Indonesia, including in the working area of the Pahandut Community Health Center, Palangka Raya. Local surveillance data showed a sharp increase in TB cases, from 82 in 2019 and 77 in 2020 to 249 in 2021, highlighting the need for stronger community-based interventions. This community service program aimed to improve public knowledge of pulmonary and extrapulmonary TB, strengthen the role of health cadres, and provide basic health screening. Activities included structured health education, interactive discussions, pre and post–knowledge assessments, symptom screening, blood pressure measurement, nutritional assessment, and supplementary nutrition. Participants included TB patients, high-risk groups, Posyandu cadres, and community members. Results showed improved participant knowledge, as indicated by higher post-test scores. Screening of 39 participants identified hypertension as the most common adult comorbidity and acute respiratory infections among children. Community-based education, combined with basic health screening, effectively increased TB awareness and supported early detection.