Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search
Journal : SEAGRI

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYUR HIDROPONIK (STUDI KASUS POJOK HIDROPONIK KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG) M. Sholahuddin Fawwaz; Noerhadi Sudjoni; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 5 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 5 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.541 KB)

Abstract

AbstrakSystem pertanian hidrodponik yaitu berasal dari Bahasa yunani, yaitu hydro yang berarti air dan ponics yang berarti bekerja tenaga atau daya. Konsep back to nature secara tidak langsung juga memengaruhi pola konsumsi masyarakat Indonesia dengan memilih makanan yang sehat dan bergizi, salah satunya dengan mengkonsumsi sayuran. Factor yang mempegaruhi keputusan pembelian sayur hidroponik haruslah di perhatikan oleh para pelaku usaha sayur hidroponik, karena dengan melihat beberapa factor yang mempengaruhi pembelian produsen dapat menjaarin konsumen sebanyak mungkin dan dapat menguasai pasar yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui karakteristik konsumen sayur hidroponik di Pojok Hidroponik Kec. Ngunut Kab. Tulungagung 2) Menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam membeli sayur hidroponik di Pojok Hidroponik, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Untuk mengetahui faktor pemebelian sayur hidroponik yang tepat. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Untuk analisis data menggunakan analisis Model Regresi Logit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis Model Regresi Logit ada 4 variabel yang berpengaruh secara signifikan yaitu harga dengan nilai signifikansi 0,055, kualitas dengan nilai signifikansi 0,10, pendapatan dengan nilai signifikansi 0,42, selera dengan nilai sinifikansi 0,56 dan duavariable yang tidak berpengaruh yaitu gaya hidup dengan nilai signifikansi 0,140 dan pendidikan dengan nilai signifikansi 0,442Kata Kunci : Sayuran Hidroponik, Logit, Signifikansi.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM) DI DESA SUMBER BRANTAS KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU JAWA TIMUR Rini Lestari; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 4 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (SEAGRI)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.417 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk : 1. Untuk mengetahui Efisiensi Usahatani Kentang di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu Jawa Timur. 2. Untuk Menganalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Pada Usahatani Kentang di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan Bulan Februani-Maret 2021 di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu Jawa Timur. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan pendekatan kuantitatif surve lapang. Pemilihan Lokasi di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu Jawa Timur sebagai lokasi penelitian itu dilakukan secara sengaja (purposive), dengan menggunakan metode random sampling dari 140 populasi petani kentang didapatkan sampel 35 sampel petani kentang. Di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu Malang Jawa Timur di dapatkan rata-rata penerimaan sebesar Rp. 92.179.525,90/Ha/Mt dan didapatkan nilai R/C Ratio nya sebesar 1,04 dimana nilai R/C Ratio > 1 yangberarti bahwa usahatani tersebut efisien atau menguntungkan. Berdasarkan analisis fungsi produksi Cobb Douglas yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa usahatani kentang di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu Jawa Timur dapat di katakana efisien dan menguntungkan. Nilai F hitung yang diperoleh sebesar 20,73 dengan nilai probabilitas sebesar 0,0001 (lebih kecil dari 0,05) pada tingkat kepercayaan sebesar 95%. Variabel faktor yang mempengaruhi produksi kentang adalah luas lahan, bibit, pupuk kandang, pupuk NPK dan pupuk TSP sedang variabel yang tidak berpengaruh nyata adalah pestisida dan tenaga kerja.Kata Kunci : Fungsi Produksi Cobb Douglas, Kentang, Usahatani.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SAYURAN ORGANIK STUDI KASUS DI ABANG SAYUR ORGANIK KOTA MALANG Aisyah Ramadhani; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.412 KB)

Abstract

AbstrakSayuran organik adalah sayuran yang mengandung lebih banyak zat besi, nutrisi, anti oksidan, mineral dan terhindar dari bahan kimia. Sejalan dengan perubahan gaya hidup sehat, mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi sayuran organik. Hal ini membuka peluang usaha sayuran organik semakin meningkat dan persaingan ketat. Untuk itu perlu adanya strategi pemasaran yang tepat untuk mengatasi persaingan dan menarik konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal pada Abang Sayur Organik (ASO), (2) untuk mengetahui strategi pemasaran sayuran organik yang tepat. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Untuk analisis data menggunakan analisis matriks IFAS, matriks EFAS, matriks IE, analisis SWOT dan analisis QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  berdasarkan analisis IFAS dengan skor internal 0,55 merupakan kekuatan utama ASO yaitu kualitas produk dan pemasaran/ promosi dengan media online, sedangkan kelemahan utama ditunjukkan dengan skor sebesar 0,35 yaitu lokasi usaha yang kurang strategis. Berdasarkan analisis EFAS peluang utama ditunjukkan dengan skor sebesar 0,80 skor yaitu pangsa pasar sayuran organik akan terus meningkat, sedangkan ancaman utama ditunjukkan dengan skor 0,40 yaitu kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini tidak stabil karena pandemi covid-19. Hasil matriks IE menunjukkan posisi perusahaan berada di kuadran I, yaitu growth and build (tumbuh dan kembangkan). Hasil analisis SWOT menghasilkan delapan alternatif strategi yang dapat diterapkan oleh “Abang Sayur Organik” dan prioritas strategi alternatif terpilih yang tepat untuk direkomendasikan kepada “Abang Sayur Organik” berdasarkan hasil analisis QSPM adalah mempertahankan kualitas produk untuk meningkatkan penjualan dengan total nilai atraktif (TAS) tertinggi sebesar 5,22.Kata Kunci : Sayuran Organik , SWOT, QSPM, Strategi Pemasaran.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Menanam Padi (Oryza Sativa, L) Benih Varietas Ciherang Di Desa Prayungan Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Mohamad Hanif Adha Wijaya; Ahmad Dedy Syathori; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 2 (2022): SEAGRI Volume 10 Nomor 02 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.216 KB)

Abstract

AbstrakPertanian merupakan bagian terpenting bagi suatu negara, selain sebagai penompang negara, pertanian juga menjadi prioritas utama dalam pembanganunan. Pertanian memiliki arti penting dalam pembangunan perekonomian bangsa Indonesia. Pemerintah telah menetapkan pertanian sebagai prioritas utama pembangunan dimasa mendatang. Pembangunan pertanian yang dikelola dengan baik dan bijak akan dapat meningkatkan pertumbuhan dan sekaligus pemerataan ekonomi secara berkelanjutan, mengatasi kemiskinan dan pengangguran, yang pada akhirnya mensejahterakan masyarakat Indonesia (Nurhaeda, Muhammad Siri Dangnga, 2019). Benih padi varietas ciherang dilepas oleh kementrian pertanian pada tahun 2000, adalah salah satu benih padi yang banyak diminati oleh masyarakat karena mempunyai beberapa kelebihan. Beberapa kelebihan varietas ciherang adalah tahan terhadap wereng coklat biotipe 2, tahan terhadap hawar daun bakteri strain 3, serta dapat menghasilkan beras yang pulen dan enak, varietas ciherang berumur cukup singkat yaitu sekitar 116-125 hari, anjuran tanam pada sawah irigasi dataran rendah sampai ketinggian 500 mdpl, dengan rata-rata hasil 6,0 ton/ha, potensi hasil 8,5 ton/ha kg. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui karakteristik petani dan anggota keluarga petani yang menanam benih padi varietas ciherang. 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam menanam padi (Oryza Sativa L.) benih varietas ciherang di. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Prayungan Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive), yaitu didasarkan atas pertimbangan berdasarkan kesesuaian karakteristik dan tujuan penelitian. Responden di ambil dari penduduk di Desa Karangtawar sebanyak 164 populasi, dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dimana populasi memiliki strata secara proporsional proporsional (Sugiyono, 2009: 82) sehingga didapatkan 41 responden. Data yang dikumpulkan merupakan data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan data skunder, sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis statistika (regresi model logit). Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara signifikan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam menanam benih padi varietas ciherang adalah variable promosi, kualitas produk, dan pengaruh lingkungan sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah variabel harga pendapatan petani.Kata Kunci : Karakteristik petani, Keputusan petani, Analisis Regresi Model Logit.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN EFISIENSI TEKNIS AGROINDUSTRI EMPING JAGUNG DI KELURAHAN PANDANWANGI KOTA MALANG meliana meliana; Dwi Susilowati; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 2 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.432 KB)

Abstract

Abstract This study aims to determine how much profit, value added and technical efficiency of corn chips agroindustry. This research was conducted in Pandanwangi Village, Blimbing District, Malang City. Sampling is done by simple random sampling method, as many as 30 producers of corn chips. the analytical method uses R / C Ratio, according to value added (Hayami, et. Al, 1987) and the MLE (maximum likelihood estimation) method frontier production function. The results showed that the R / C ratio was 1.94, then the corn chips agroindustry was worth the effort. The added value obtained is Rp. 11,672.25 and the technical efficiency value is 0.99 so that the agro-industry is said to be technically feasible. Production factors that affect production are corn and labor.Keywords : added value, technical efficiency
"Efesiensi Biaya Usahatani Dalam Mengoptimalkan Pendapatan Petani Tembakau Di Desa Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar" Alvin Syarifudin; Dwi Susilowati; Ahmad Dedy Syathori
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 3 (2021): Seagri Volume 9 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.436 KB)

Abstract

ABSTRAK Pertanian di Indonesia bukan berorinetasikan pada komoditi pangan tertentu saja, namun diprioritaskan pada komoditi lainnya bidang pertanian seperti sayur sayuran dan buah buahan, Tembakau merupakan salah satu tanaman perkebunan yang memiliki peranan penting sebagai sumber pendapatan negara Desa Tangkil salah satu daerah penghasil daun tembakau lokal dengan produktivitas yang paling unggul. Bagaimana efesiensi biaya usahatani tembakau di Desa Tangkil kecamatan wlingi kabupaten blitar, bagaiamana tingkat BEP usahatani tembakau di Desa Tangkil. Tujuan Penelitian (1) untuk mengetahui efesiensi biaya usahatani tembakau di Desa Tangkil kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar (2) untuk mengetahui BEP Unit dan BEP Rupiah. Metode yang digunakan adalah metode sampling jenuh yaitu dengan jumlah 20 responden petani tembakau di Desa Tangkil. Hasil R/C ratio dalam kegiatan usahatani sebesar 3,31. Sehingga usahatani tembakau di Desa Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar layak untuk dikembangkan. Hasil BEP Unit diketahui sebesar 3.894 sehingga dapat dikatakan bahwa usahatani menguntuungkan. Hasil BEP Rupiah sebesar Rp 1.662.379 sehingga dapat diketahui bahwa usahatani menguntungkan.
ANALISIS KELAYAKAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA JATIADI KECAMATAN GENDING KABUPATEN PROBOLINGGO Sholehuddin Sholehuddin; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.054 KB)

Abstract

This study aims to analyze the feasibility of onion farming and find out the factors that influence the production of shallot farming, the determination of the location of the research was done intentionally (purposive) in Jatiadi Village, Gending District, Probolinggo Regency with a total sample of 35 shallots farmers. Sampling is done by the method of sample random sampling. The data analysis method used is the R / C Ratio analysis. The results showed that onion farming is feasible to be developed with a total R / C Ratio of 1.8. Factors that influence the production of onion farming using the Cobb-Douglass function analysis. From the results of the analysis of factors that significantly affect the onion, namely land area, labor, pesticides, while the factors that do not affect the production of shallots are seeds and fertilizer.
Analisis Efisiensi dan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Jagung (Zea Mays) Mohammad Amru Ubaidillah; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 03 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.293 KB)

Abstract

Usahatani merupakan cara-cara menentukan, mengorganisasikan, dan mengkoordinasi penggunaan faktor-faktor produksi seefektif dan seefisien mungkin sehingga usaha tersebut memberikan pendapatan semaksimal mungkin sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan input dan meningkatkan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis efisiensi usahatani jagung, 2) Menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi produksi usahatani jagung. Penelitian dilakukan di Desa Sumurgayam Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling sejumlah 47 responden. Analisis data menggunakan analisis diskriptif, R/C ratio dan Fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Usahatani Jagung menguntungkan dan efisien, ditunjukkan oleh pendapatan petani Jagung sebesar Rp. 15.756.336/Ha/MT dan R/C ratio sebesar 3,4. 2) Faktor – faktor yang mempengaruhi usahatani jagung adalah luas lahan, benih, pupuk meliputi (urea,phonska,kandang) sedangkan pestisida (gramasone, fenite) dan tenaga kerja tidak signifikan karena tidak mempengaruhi produksi jagung.Kata Kunci: efisiensi usahatani, peningkatan pendapatan.
Analisis Agribisnis Selada Hidroponik (Studi Kasus CV. Graha Ponik Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang) Ferry Eka Cahyono; Dwi Susilowati; Lia Rohmatul Maula
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 5 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 5 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.127 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui penerapan sistem agribisnis selada hidroponik di CV. Graha Ponik Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. 2) Untuk mengetahui efisiensi usahatani selada hidroponik di CV. Graha Ponik Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan di CV. Graha Ponik Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Untuk menjawab tujuan penelitian pertama digunakan metode analisis deskriptif, dan untuk menjawab tujuan penelitian kedua digunakan Analisis Efisiensi. Hasil analisis tujuan pertama diketahui Kegiatan pada subsistem agribisnis input dalam hal pengadaan dan penyaluran saprodi meliputi benih dan nutrisi. Untuk pengadaan bibit dan nutrisi umumnya CV. Graha Ponik Pakisaji membeli di toko pertanian. Kegiatan Subsistem budidaya meliputi persemaian, pembesaran, pemeliharaan, dan panen. Sedangkan kegiatan subsistem Pasca Panen/ output meliputi pencucian, sortasi, penimbangan dan pengemasan. Kemudian kegiatan subsistem pemasaran melalui 2 rantai pemasaran yaitu petani ke tengkulak baru disalurkan ke konsumen, dan yang kedua petani langsung ke konsumen. Hasil penelitian kedua diketahui keuntungan usahatani Selada hidroponik di CV. Graha Ponik Pakisaji sebesar Rp 5.694.127,78 per sekali musim tanam dan nilai R/C Ratio sebesar 2,32 , bahwa usahatani Selada hidroponik di CV. Graha Ponik Pakisaji menguntungkan dan efisien.Kata Kunci : Agribisnis , Efisiensi , Selada Hidroponik
Efisiensi Penggunaan Mesin Pemanen Padi (Combine harvester) Dengan Pemanenan Secara Tradisional di Desa Wadang Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Ahmad Nasrul Mahasin; Zainul Arifin; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 5 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.776 KB)

Abstract

Pertanian di Kabupaten Bojonegoro yang unggul yaitu komoditas padi, oleh karena itu harus dikembangkan agar kebutuhan pokok Indonesia dapat terpenuhi, salah satu alternatif pengembangannya yaitu dengan memanfaatkan pegembangan teknologi saat ini sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan meningkatkan efisiensi penggunaan input. Penelitian ini bertujuan untuk 1)Mengetahuiefisiensi pengunaan mesin pemanen padi modern dan alattradisional. Penelitian dilakukan di Desa Wadang, KecamatanNgasem,Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling sejumlah46respondendengan pembagian 23 secara modern dan 23 secara tradisional. Analisis data   menggunakan analisis deskriptif, R/C ratio dan analisis linier berganda fungsi cobb douglas dengan taraf 0,05 untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap usaha tani padi.Hasil penelitian menunjukan bahwa usahatani padi di Desa Wadang Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro sudah efisien karena mendapatkan nilai R/C ratio 1,7 sistem pemanenan modern dan 1,3 sistem pemanenan tradisional sehingga diartikan nilai R/C ratio >1 maka usahatani tersebut sudah efisien. Hasil uji F menujukan nilai signifikan 0,000<0,05 sehingga variabel input berpengaruh nyata terhadap penelitian dan hasil uji t-statistikmenujukan bahwa variabel yang signifikan meliputi: tenaga kerja, pupuk urea, pestisida dan biaya pemanenan memperoleh nilai signifikan <0,05. Karena biaya yang dikeluarkan petani bermacam-macam untuk membeli benih, tenaga kerja dan variabel yang tidak berpengaruh meliputi: benih, pupuk TSP memperoleh nilai signifikan >0,05. Karena petani membeli pupuk dan pestisida ditempat yang sama sehingga hara relatif sama. Kata Kunci: pertanian padi, efisiensi usahatani,peningkatan pendapatan.