Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search
Journal : SEAGRI

Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Merah Di Desa Jetak Ngasri Kecamatan Dau Kabupaten Malang Rangga Setiawan; Dwi Susilowati; MN Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 3 (2020): Seagri Volume 8 Nomor 3 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.61 KB)

Abstract

ABSTRACKTujuan penelitian ini adalah, 1) Untuk mengetahui berapa banyak saluran pemasaran cabai merah di Desa Jetak Ngasri Kecamatan Dau, 2)Untuk mengetahui efisiensi pemasaran cabai merah di Desa Jetak Ngasri Kecamatan Dau, metode penelitian yakni penelitian kuantitatif  menggunakan pertanyaan terstruktur dicatat diolah dan dianalisis, untuk penentuan responden petani menggunakan metode snow ball sampling. Metode pengambilan data dengan  mengumpulkan data primer dan skunder. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa 1) didapat lebih 1saluran pemasaran, 2) margin pemasaran yang ada pada saluran pemasaran I yaitu sebesar 1466, pada saluran pemasaran ke II didapatkan  sebesar 5400. Pada penelitian yang dilakukan di Desa Jetak Ngasri Kecamatan Dau saluran pemasaran yang efisien terdapat pada saluran pemasaran I, hal tersebut dilihat dari nilai margin pemasaran yang paling kecil yaitu sebesar Rp. 1466 dan share tertinggi sebesar 85,47%, dibanding dengan saluran pemasaran II dengan nilai margin yang lebih tinggi yaitu sebesar 5,400 dengan share terkecil sebesar 62,62%. Hasil Analisis Elastisitas transmisi harga diketahui nilai Et= 1,42% lebih besar dari 1 diartikan bahwa perubahan harga sebesar 1% ditingkat produsen akan terjadi perubahan harga sebesar 1,42% ditingkat pengecer. Maka ada persaingan tidak sempurna atau pemasaran belum efisien.Saran: Membuat koperasi untuk meningkatkan kekuatan tawar menawar harga ditingkat petani, dengan melakukan penjualan bersama semakin memiliki harga tawar tinggi. Disisi lain dapat meningkatkan efisiensi biaya sarana produksi dan petani dapat melakukan pembelian sapotan ( Sarana Produksi Pertanian) secara bersama.Kata kunci:Pemasaran Cabai Merah, Efisiensi Pemasaran.
PENDAPATAN DAN EFISIENSI USAHATANI BUNGA KRISAN DI DESA BUMIAJI, KECAMATAN BUMIAJI, KOTA BATU Muchammad Fazrul Falaq Rahmatulloh; Nikmatul Khoriyah; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 03 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.93 KB)

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan bertumbuhnya gaya hidup masyarakat maka permintaan bunga krisan meningkat cukup signifikan, namun pandemic covid 19 ini menyebabkan permintaan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan efisiensi usahatani bunga krisan. Penelitian dilakukan di desa Bumiaji, kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Penentuan sampel secara acak sederhana (random sampling) dengan jumlah sampel diambil data 23% dari total populasi, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 35 petani. Metode analisis data menggunakan analisis penerimaan, biaya dan pendapatan usahatani bunga krisan. Analisis efisiensi menggunakan R/C ratio. Unit analisis menggunakan per hektar per satu kali musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya usahatani bunga krisan sebesar Rp. 81.973.494. Jumlah produksi bunga krisan yang dihasilkan sebanyak 22.521 ikat dengan  harga jual Rp. 884,29 per ikat. Penerimaan yang didapatkan sebesar Rp 198.288.841, sehingga pendapatan yang   didapatkan sebesar Rp. 120.253.243. R/C ratio sebesar 2,61 sehingga dapat disimpulkan bahwa usahatani bunga krisan efisien. Kata Kunci : usahatani, bunga krisan, pendapatan, biaya
"Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Tani Perkotaan (Studi Kasus: Kelompok Tani Kenanga Kelurahan Merjosari Rw 11 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang)" Siti Ulin Nafiqoh; Dwi Susilowati; Lia l Rohmatu Maula
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 3 (2021): Seagri Volume 9 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.936 KB)

Abstract

Abstrak Pemberdayaan masyarakat merupakan suatau upaya yang besar guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan-kegitan. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan unsur-unsur pemberdayaan masyarakat (aksebilitas informasi, keterlibatan dan partisipasi, akuntabilitas, dan kapasitas organisasi lokal), mendeskripsikan peran kelompok tani meliputi kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel dengan kriteria sebagai berikut: merupakan anggota kelompok tani kenanga, masyarakat yang berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat maupun program kelompok tani lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Unsur-unsur pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Merjosari Rw 11 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sudah diterapkan karena anggota kelompok tani serta masyarakat ikut terlibat dan berpartisipasi. Namun, unsur-unsur pemberdayaan yang sudah diterapkan kurang optimal yang disebabkan kurangnya informasi atau pengetahuan mengenai untuk meningkatkan pemberdayaan didukang dengan penilaian kategori netral sebesar 47,57%, kategori setuju sebesar 44,44%, dan kategori tidak setuju sebesar 7,99%, 2) Kelompok tani “kenanga” berperan aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Merjosari Rw 11 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi. Namun dalam menjalankan, kelompok tani masih kurang maksimal dikarenakan masih kurang dalam menjalin hubungan terhadapan lembaga lain untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat didukung dengan penilaian kategori netral 49,58%, kategori setuju 48,54%, dan kategori tidak setuju 1,88%, Kata Kunci : Unsur-unsur Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Tani, Deskriptif
ANALISIS USAHATANI WORTEL DI DESA SUMBER BRANTAS KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU JAWA TMUR Siti Nurhaliza; Dwi Susilowati; Bambang Siswadi
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.06 KB)

Abstract

AbstrakWortel merupakan salah satu holtikultura yang mengandung banyak gizi, sayuran ini sudah sangat popular sebagai sumber vitamin A karena memiliki kadar karotena (provitamin A Produk dan produktivitas wortel di Jawa Timur berfluktuatif. Berdasarakan data Dinas Pertanian Jawa Timur (2011) produksi dan produktivitas terendah pada tahun 2002 dengan luas panen 2.119 ha menghasilkan produksi sebesar 18.020 ton dengan produktivitas 85,04 ku/ha. Pertumbuhan produksi dan produktivitas terbesar pada tahun 2010 yaitu denga luas panen 3.597 ha menghasilkan produksi 53.798 ton dengan produktivitas 149,6 ku/ha, hal tersebut menunjukkan bahwa produktivitas tanaman wortel semakin meningkat Kota Batu menduduki peringkat kedua luas panen dan produksi terbesar setelah Pasuruan. Tujuan Penelitian 1.Menghitung efisiensi usahatani wortel di Kecamatan Bumiaji Desa Sumber Brantas Kota Batu Jawa Timur. Metode analisis yang digunakan adalah metode R/C RatioKata Kunci : Efisiensi
FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA TORONGREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Rahmat Alimin; Dwi Susilowati; M. Noerhadi Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 1 (2021): SEAGRI VOLUME 9 NO 1 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.073 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani bawang merah, biaya produksi, pendapatan dan faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan usahatani bawang merah di Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu. Teknik pengambilan sampel responden dilakukan secara sample acak sederhana. Petani responden yang digunakan sebanyak 40 responden dalam penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis R/C ratio, analisis regresi linier berganda, teori pendapatan Cobb Douglass, analisis uji F, analisis uji T dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil pengolahan data untuk total biaya rata-rata Rp 50.122.480/Ha/MT. Untuk total penerimaan rata-rata Rp 108.983.333/Ha/MT. Pendapatan rata-rata sebesar Rp 58.860.854/Ha/MT. Berdasarkan analisis data menggunakan R/C rasio diketahui nilai R/C ratio adalah 2,2. Sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda diketahui bahwa nilai koefisien determinasi (R2) adalah 68,4% .hasil analisis dari faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap usahatani bawang merah adalah pendidikan, bibit, dan luas lahan.Kata Kunci : produksi, penerimaan, pendapatan, bawang merah
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH KERIPIK TEMPE DI KABUPATEN TRENGGALEK Neva Lis Safitri; Bambang Siswadi; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 03 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.504 KB)

Abstract

Kedelai (Glycine max L. Merril) memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang cukup tinggi, yaitu protein sebesar 34,9 gram dan karbohidrat 34,8 gram dalam setiap 100 gram kedelai. Kedelai sangat dibutuhkan dalam industri pangan, berperan sebagai sumber protein nabati yang penting dalam rangka peningkatan gizi masyarakat, karena selain aman bagi kesehatan dan memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan juga relatif murah dibandingkan sumber protein hewani. Kedelai dapat dimanfaatkan menjadi bahan olahan dalam agroindustri, seperti susu kedelai, kecap, tahu, tempe, keripik tempe dan olahan lainnya. Diperkirakan neraca produksi dan konsumsi kedelai di Indonesia mengalami peningkatan defisit pada tahun 2016 – 2020 rata-rata sebesar 36,95% per tahun
Faktor – Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Tanaman Hias Mawar di Desa Sidomulyo Kota Batu Malang Ibrahim Hasan; Dwi Susilowati; Moch. Noerhadi Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 2 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.16 KB)

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze the income and efficiency of ornamental rose farming in Sidomulyo Village, to analyze socio-economic factors that affect the income of rose ornamental plant farming in Sidomulyo Village. Location selection was done by purposive method carried out on Sidomulyo Village farmers in Batu City. Sampling was done by simple random sampling. The analysis used in this study is the advantage of multiple linear regression functions. The results of the study revealed that the average income of farmers in Sidomulyo Village for roses ornamental farming was Rp. 22,666,373 per m2 per one planting period. The results of the study show that the R / C ratio of rose ornamental plants is said to be feasible to develop because of the R / C ratio ≥ 1. The R / C Ratio ornamental plant farming is 5.22, which means that roses in Sidomulyo Village are suitable for farming. developed. The results of multiple linear regression analysis, the independent variables that influence profits are Seed Costs and Land Area at a 90% confidence level. While the independent variables that have no effect on income are Age, Education Level, Fertilizer Cost, Drug Costs, Medicinal Experience and Labor.Keywords: income, efficiency, influencing factors
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani Memilih Usahatani Jagung Manis Hibrida di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Siti Nurbaiti; Farida Syakir; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.791 KB)

Abstract

The purpose of this research is 1) to know the feasibility of a hybrid sweet corn farming in the village of Bocek Karangploso District Malang 2) to know the factor-fakor that affects the decision of the hybrid sweet corn farming. The methodology of the regional weaver of the research is done by Purposive in the village of Bocek Karangploso District Malang. This is because of the consideration that the region is one of the producers of Sweet corn hybrid in Malang regency. While the research time is conducted in October-November. Sampling of farmers was conducted with non random sampling techniques, known numbers of hybrid sweetcorn farmers in village Bocek as much as 150 farmers samples taken as much as 40 or 27% and 105 farmers for local corn samples taken as much as 20 or 19% . Processing and analysis of data is done in a deskritif, data collection used is primary data and secondary data. It can be known that the feasibility of a hybrid sweet corn farming in the village of Bocek Karangploso District for farming is decent, this is seen from the R/C ratio of 1.9. So the farming is worth applying. Farming system is profitable because the R/C Rationya value is greater than 1. The results of the study obtained with a value of G 46,458 showing the regression of the logistics model as a whole can explain the decision of farmers to choose the hybrid sweet corn farming, factor factor that affects the decision of farmers to choose hybrid sweet corn farming is the level of education, total family dependents and income. Keywords: decision, feasibility of hybrid sweet corn farming, Logit Model
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG MANIS HIBRIDA DI DESA BOCEK KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR Fitriandani Fitriandani; Dr.Dwi Susilowati; Ir.Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.962 KB)

Abstract

This study aims to determine the efficiency of farming and the factors affecting farm income of hybrid sweet corn farming in Bocek Village, Karangploso District. The study was conducted in Bocek Village, Karangploso District, Malang Regency by using purposive random sampling using 30 samples of hybrid sweet corn farmers. Analysis of the data used is farm efficiency analysis and regression analysis of multiple regression analysis models. The results of this study t-test showed that the variable seed, labor, and pearl fertilizer significantly affected the income of hybrid sweet corn farming with a significant value of 0.05 <5% and for the variables of pesticides, urea fertilizer, za fertilizer, phonska fertilizer, and manure not affect the income of hybrid sweet corn farming. And based on the results of the analysis it can be seen that the average acceptance of each respondent is Rp.36,864,375/ha. The total production cost was obtained from the sum of Rp.19,834,375/ha with a total variable cost of Rp.18,775,426/ha, so that the total production cost was Rp.19,834,375/ha. Income is obtained from the average revenue minus total production costs, so that income is 17,030312/ha.Keywords: Hybrid Sweet Corn, Farming, Income
ANALISIS PEMASARAN CABAI MERAH (capsium annum) PADA KELOMPOK TANI SUMBER MAKMUR DI KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Izzan Faiqoh; Dwi Susilowati; Moh Nurhadi Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.386 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini memiliki tujuan yaitu 1. Mengetaui saluran pemasaran sayuran cabai merah yang dilakukan oleh lmbaga pemasaran yang terlibat langsung pada saluran pemsaran cabai merah di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang . 2. Mengetahui besarnya biaya, fungsi, margin pemasaran bagi hasil petani, efisiensi pemasaran, integrasi pasar, dan elastisitas transmisi harga cabai merah di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang . Dari hasil analisis Saluran pemasaran cabai merah di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang terdiri dari 2 saluran pemasaran yaitu saluran petama petani → pedagang pengumpul → perusahaan, saluran pemasaran ke dua yaitu petani → pedagang pengumpul → pedagang pengecer → konsumen. Pasa saluran 1 memiliki harga jual di tingkat produsen (petani) sebesar Rp. 43.040 dengan harga beli pada tingkat pedagang luar daerah (konsumen) sebesar Rp. 46.570 dengan masrgin total pemsaran sebesar Rp. 3.530 dan memliki efisiensi margin sebsar 7,5%. Sedangkan untuk saluran pemasaran 2 memiliki harga jual di tingkat produsen (petani) sebesar Rp. 43.429 dan harga beli di tingkat masyarakat (konsumen) akhir sebesar Rp. 65.400 dengan margin pemasaran sebesar Rp. 12.971 dan memiliki efisiensi margin pemasaran sebesar 23%. Pada analisis Integrasi pasar mendapatkan hasil pasar yant terjadi adalah pasar prsaingan tidak sempurna nilai t hitung yang di dapat <0,05 Sehingga dapat di simpulakan pasar yang terjadi adalah pasar persaingan tidak sempuna karena nilai t hitung kurang dari 0,05 dan b kurang dari satu yang menunjukkan bahwa itegrasi pasar mengara pada monopoli penjualan.Kata kunci : Efesiensi Pemasaran, Cabai Merah.