Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar melalui Pemanfaatan Aplikasi Kahoot sebagai Media Pembelajaran IPAS: - Sudirman, Sudirman; Rukayah, Rukayah; Nurhikmah, Andi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8164

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan aplikasi Kahoot pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SDN 17 Bajoe Kabupaten Bone. Pentingnya penelitian ini karena rendahnya motivasi belajar IPAS akan berdampak pada keterlibatan belajar siswa secara aktif dalam pembelajaran IPAS. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus sesuai dengan tahapan PTK. Subjek penelitian sebanyak 41 siswa kelas IV Sekolah Dasar dan seorang guru kelas. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar observasi dan angket tertutup. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta analisis kuantitatif sederhana melalui persentase. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan skor motivasi belajar siswa. Pada siklus I, rata-rata skor motivasi belajar siswa sebesar 2,55 dengan ketuntasan 63,75% dalam kategori rendah. Pada siklus II, rata-rata skor motivasi belajar meningkat menjadi 3,46 dengan persentase ketuntasan 86,50% dalam kategori tinggi. Dengan demikian, terjadi peningkatan skor motivasi belajar sebesar 0,19 dengan kenaikan ketuntasan 22,75%. Berdasarkan temuan tersebut, maka disimpulkan bahwa penerapan aplikasi Kahoot terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar.
Negotiating Islamic and Cultural Identities in English-Mediated Academic Interaction: A Digital Ethnography of Power, Belonging, and Difference Anugerah Febrian Syam; Andi Nurhikmah
Borneo International Journal of Islamic Studies Vol 7 No 2 (2025): Borneo International Journal of Islamic Studies, Vol. 7(2), November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bijis.v7i2.13078

Abstract

Research in intercultural communication is still limited in examining how Islamic identity is negotiated in English-mediated academic interactions, particularly in digital academic spaces fraught with power relations. This study aims to explore how Islamic and cultural identities are negotiated through discursive practices, strategic visibility, and the dynamics of belonging and difference. Using a Digital Ethnography approach, this study involved 12 English Language Education postgraduate students. Data were collected through online class interactions, discussion forums, chat logs, and in-depth interviews, and analyzed iteratively through coding, thematic analysis, and discourse-oriented interpretation. The results show that identity is produced through discursive performance, negotiated through strategic visibility and silence, and structured by power relations that influence the legitimacy of expression. Furthermore, identity is also experienced through the dynamics of belonging and difference in digital academic spaces. This study concludes that identity negotiation is a multi-layered process mediated by language, constrained by academic norms, and experienced relationally. This study contributes to the development of identity negotiation in intercultural communication and offers implications for more reflective and inclusive digital academic practices.