Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Factors Influencing Cadre Performance in Implementing Posyandu for the Elderly: A Cross-Sectional Study Kurniawan, Reski
Genius Journal Vol. 6 No. 2 (2025): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v6i2.587

Abstract

Introduction: The Elderly Posyandu is a vital community-based program that supports elderly health services in Indonesia. Cadres are key actors in delivering these services, and their performance is influenced by multiple factors. Objective: This study aimed to identify the factors influencing cadre performance in implementing the Elderly Posyandu at Way Krui Health Center, Pesisir Barat Regency, in 2024. Method: A quantitative cross-sectional study was conducted in February 2025. The population consisted of 118 cadres in the Way Krui Health Center area. A total of 92 respondents were selected using the Slovin formula. Data were collected through structured questionnaires and analyzed statistically using computer software. Result: The findings revealed significant relationships between cadre performance and individual factors (ρ = 0.007), organizational factors (ρ = 0.018), psychological factors (ρ = 0.014), and leadership factors (ρ = 0.013). Cadres influenced by these factors demonstrated better performance in delivering elderly health services. Conclusion: Cadre performance in the Elderly Posyandu program is significantly affected by individual, organizational, psychological, and leadership factors. Strengthening these aspects through training, support, and effective communication is essential. Collaboration between the government, community, and health institutions is crucial to sustaining and enhancing the quality of elderly health service.
Peningkatan Pengendalian Sosial Terhadap Kenakalan Anak Di Sekolah Dasar Negeri 21 Pekanbaru Melalui Tim Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Rinaldi, Kasmanto; Lestari, Ria; Adha, Sasi Kirana; Alfarizi, Muhammad Wildan; Hendria, Shakira Eka; Dinda, Trisia Rahma; Putri, Rizka Septia Pratama; Patdilah, Patdilah; Kurniawan, Reski; Daulay, Suci Azhari; Hidayat, Rahmad; Pratama, Yogi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4815

Abstract

Penulis ingin menjabarkan hasil kegiatan mengenai peningkatan pengendalian sosial terhadap kenakalan anak di sekolah dasar. Sebagai objek observasi ialah kelas 5B dari SDN 21 Pekanbaru. Bersama ibu kartika sebagai narasumber pada wawancara terhadap beberapa pertanyaan seputar pengendalian sosial terhadap kenakalan anak kelas 5B yang beliau pegang sebagai wali kelasPenulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami strategi guru dalam menangani kenakalan siswa di SDN 21 Pekanbaru. Informan dipilih secara purposive dari guru wali kelas 5B. Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data deskriptif. Tujuan utama adalah memberikan gambaran mendalam tentang upaya pencegahan kenakalan siswa.Hasil analisis di SD Negeri 21 Pekanbaru menegaskan peran penting konsistensi tenaga pendidik, penyuluhan kepolisian, pembentukan TPPK, dan budaya sekolah positif dalam mencegah kenakalan siswa. Temuan ini sejalan dengan pendekatan kolaboratif dan nilai-nilai positif dalam lingkungan sekolah. Langkah- langkah ini dapat dijadikan pedoman bagi sekolah lain dalam mencegah kenakalan siswa.Sosialisasi lancar di SDN 21 Pekanbaru. Peran konsisten tenaga pendidik, penyuluhan kepolisian, dan pembentukan Tim TPPK berhasil mencegah kenakalan siswa. Kolaborasi antar pihak, seperti guru, kepolisian, dan tim sekolah, efektif dalam pencegahan.
Peran BBKSDA Riau Dalam Pengawasan Dan Perlindungan Terhadap Perburuan Satwa Liar Kurniawan, Reski; Novarizal, Riky
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i1.481

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk di Provinsi Riau yang menjadi habitat penting bagi harimau Sumatera, gajah Sumatera, dan orangutan. Namun, maraknya perburuan liar dan deforestasi telah mengancam kelestarian satwa dilindungi serta menimbulkan konflik manusia–satwa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau dalam upaya pengawasan dan pencegahan perburuan satwa liar melalui penerapan Situational Crime Prevention Theory (SCP) yang dikembangkan oleh Ronald V. Clarke.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di lingkungan BBKSDA Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori SCP dilakukan melalui empat strategi utama, yaitu pengawasan patroli rutin, pemasangan kamera tersembunyi (camera trap), edukasi masyarakat lokal, dan penerapan desain lingkungan aman di kawasan konservasi. Strategi ini meningkatkan efektivitas pengawasan, memperkecil peluang perburuan, serta memperkuat kolaborasi antara BBKSDA, aparat penegak hukum, dan masyarakat.Meskipun masih terkendala keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, dan anggaran, penerapan teori SCP terbukti efektif dalam menekan aktivitas perburuan liar, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta membangun sistem pengawasan satwa liar yang adaptif dan berkelanjutan di Provinsi Riau.