Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Sosial Terhadap Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Teknik Menyusui pada Masa Pandemi COVID 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Puncu Kabupaten Kediri Wigati, Putri Wahyu; Miftakhul Mualimah
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 5 No 2 (2021): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v5i2.17408

Abstract

Breastfeeding with improper technique can cause sore and swollen nipples. Improper breastfeeding technique can also interfere with the production and transfer of breast milk to the baby. From a preliminary study of 10 postpartum mothers, 6 (60%) in postpartum mothers, namely the lack of understanding of the correct breastfeeding technique, causing the baby to spit up, sore nipples and sore nipples, while 4 (40%) in postpartum mothers had a good understanding so they did not experience nipples. milk blisters and breastfeed properly so that the baby is comfortable when breastfed by the mother. The purpose of this study was to determine the effect of health education through social media on knowledge about breastfeeding techniques for postpartum mothers. This inferential study with a pre-experimental design, the population is postpartum mothers with a sample of 20 respondents using purposive sampling technique. Data collection using google form, Wilcoxon analysis test. Based on the results of the research, most of the 14 (70%) knowledge before being given health education were lacking while after giving health education through social media almost all 16 (80%) had good knowledge. From the results of the data test using the analysis, it was found that a p-value of 0.000, at a significant level of (alpha) 0.05 so that Ho was rejected and H1 was accepted, which means that there is an influence of knowledge of health education on breastfeeding techniques through video media. Health education through social media media can increase knowledge of breastfeeding techniques so that there will be no more difficulties in the breastfeeding process. Based on the results of the research, it is hoped that the research area will increase counseling and counseling about good and correct breastfeeding techniques through social media.
Pendidikan Kesehatan kepada Anak Prasekolah tentang Cuci Tangan 6 Langkah, pembagian Masker dan Handsanitizer untuk mencegah Penyebaran Covid 19 Dewi Kartika Sari; Halimatus Saidah; Putri Wahyu Wigati; Sutrisni Sutrisni; Miftakhul Mualimah; Erike Yunicha Viridulla; Nuning Epita; Eva Lia Kustiana
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i1.294

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) disebabkan oleh novel coronavirus. (COVID-19) adalah penyakit menular. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menunjukkan kelompok usia anak menjadi rentan terhadap penularan Covid-19. Ketua Umum IDAI menyatakan, sebanyak 1 dari 8 kasus Covid-19 adalah anak-anak. Dari jumlah kasus itu, sebanyak 3-5 persen di antaranya meninggal dunia, dan separuhnya adalah balita. Penggunaan masker dan hansanitizer memang cukup mengurangi resiko penularan virus, namun cuci tangan juga wajib dilakukan mengingat virus ini merupakan virus yang sangat berbahaya. Sangat banyak laporan jumlah kasus terkait Covid 19 namun sejauh ini terlapor sedikit kasus pada anak anak. Anak prasekolah dasar merupakan periode emas dalam menanamkan pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat. Pada taraf ini anak sangat tepat untuk ditanamkan kebiasaan yang baik salah satunya yaitu dengan cara memberikan pendidikan kesehatan. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyebaran Covid 19 dengan 6 langkah cuci tangan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, praktek cuci tangan langsung dan tanya jawab, menyanyi bersama serta dilakukan pembagian masker dan handsanitizer. Dari hasil kegiatan Pendidikan Kesehatan Kepada Anak Prasekolah Tentang Cuci Tangan 6 Langkah, Pembagian Masker dan Handsanitizer Untuk Mencegah Penyebaran Covid 19 dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan anak prasekolah tentang 6 langkah cuci tangan. Maka dari itu sebagai tenaga kesehatan harus lebih peka dalam upaya pencegahan penularan Covid 19 sejak dini terutama pada anak prasekolah.