Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : SMART ANKes

HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, AKTIFITAS FISIK, OBESITAS DAN ASUPAN OBAT DENGAN KESEMBUHAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM MENGENDALIKAN KADAR GULA DALAM DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PETALING KABUPATEN BANGKA TAHUN 2019 Harmendo
JURNAL SMART ANKES Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat STIKES Abdi Nusa Pangkalpinang
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan STIKES  Abdi Nusa Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus sering disebut dengan the great imitator, yaitu penyakit yang dapat menyerang semua organ tubuh dan menimbulkan berbagai keluhan, Penyebab meningkatnya prevalensi diabetes melitus di era globalisasi adalah adanya perubahan gaya hidup seperti pola makan yang tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesembuhan pasien diabetes mellitus dalam mengendalikan kadar gula dalam darah di wilayah kerja Puskesmas Petaling Kabupaten Bangka. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan metode cross sectional, subyek penelitian ini adalah pasien Diabetes Mellitus dengan jumlah sampel sebanyak 99 orang. Data dikumpulkan dengan metode wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kesembuhan pasien diabetes mellitus dalam mengendalikan kadar gula dalam darah di wilayah kerja Puskesmas Petaling Kabupaten Bangka yaitu pengetahuan (p=0,022), sikap (p=0,025), pendapatan (p=0,005), aktivitas fisik (p=0,003) asupan obat (p=0,013) dan dukungan keluarga (p=0,019) sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah obesitas, faktor yang paling dominan adalah aktivitas fisik (POR=3,824). Diharapkan kepada Puskesmas Petaling pada saat pasien kontrol kadar gula darah ke Puskesmas Petaling, bisa diberikan brosur tentang pentingnya menjaga gula darah pada pasien Diabates Melitus yang berisi melakukan aktivitas fisik/olahraga, makanan yang dikonsumsi (jumlah, jadwal, jenis) dan komplikasi dari penyakit Diabetes Melitus dan kepada petugas kesehatan untuk mengadakan senam rutin dipuskesmas dan mengajak pasien DM agar mereka dapat mengikuti kegiatan tersebut.