Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM UPACARA ADAT SUNDA DI MA MIFTAHUL HUDA Fauzan Muhammad Iqbal; Aris Riswandi Sanusi; Erwin Susanto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7844

Abstract

Proyek penguatan profil pelajar Pancasila melalui kearifan lokal upacara adat sunda di madrasah aliyah Miftahul Huda. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat proyek penguatan profil pelajar Pancasila dengan mengintegrasikan kearifan lokal melalui upacara adat Sunda di Madrasah Aliyah Miftahul Huda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan upacara adat Sunda sebagai bagian dari kegiatan Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dapat menanamkan dan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai Kearifan lokal. Wawancara dengan guru dan siswa menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dalam upacara adat mendorong siswa untuk lebih menghargai budaya lokal dan menerapkan nilai-nilai seperti gotong royong, dan semangat kebangsaan dalam kehidupan. Dokumentasi yang dikumpulkan memperlihatkan bahwa upacara adat ini juga berperan dalam memperkuat identitas budaya. Kesimpulan dalam proyek penguatan profil pelajar Pancasila dengan tema kearifan lokal upacara adat Sunda berhasil menanamkam nilai-nilai kebudayaan
Besaran Keberhasilan Pendidikan Pancasila Dalam Meningkatkan Rasa Nasionalisme Generasi Alpha Di Era Digital: Penelitian Helen Cristin Siboro; Erwin Susanto; Aris Riswandi Sanusi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2711

Abstract

Penelitian ini mengkaji besaran keberhasilan pendidikan Pancasila dalam meningkatkan rasa nasionalisme pada generasi Alpha di era digital. Generasi Alpha sebagai generasi yang lahir dan tumbuh di dunia digital menghadapi tantangan globalisasi dan masuknya budaya asing yang dapat memengaruhi identitas kebangsaan mereka. Pendidikan Pancasila berperan strategis sebagai alat pembentuk karakter dan pengokoh nilai-nilai kebangsaan yang relevan dengan perkembangan zaman. Metode penelitian kuantitatif dengan survei terhadap 144 siswa kelas sembilan SMP menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara keberhasilan pendidikan Pancasila dengan tingkat nasionalisme siswa. Hasil analisis statistik mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran Pancasila berdampak signifikan dalam menumbuhkan sikap cinta tanah air, toleransi, sikap rela berkorban, keterlibatan sosial, dan kepedulian terhadap keberagaman. Oleh karena itu, pendidikan Pancasila perlu terus dikembangkan dengan pendekatan pembelajaran yang interaktif dan pemanfaatan media digital agar nilai-nilai nasionalisme dapat tertanam secara efektif dalam diri generasi Alpha Penelitian dilakukan membuktikan keberhasilan pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan rasa nasionalisme generasi alpha di era digital. Variabel yang di teliti yaitu pembelajaran pendidikan Pancasila (X) dan rasa nasionalisme (Y). Berdasarkan hasil penelitian melalui analisis hasil survei 98% Pembelajaran pendidikan Pancasila mempengaruhi sikap Nasionalisme generasi alpha di SMPN 1 Karawang Barat. Penelitian berikut memberikan pandangan baru dalam memupuk rasa nasionalisme pada generasi alpha. Hasil dari penelitian Pembelajaran Pendidikan Pancasila terdapat lima hal yang harus ditanamkan pada generasi alpha di antaranya: cinta tanah air, rela berkorban, toleransi atau menghargai keberagaman, terlibat dan peduli sosial.
PENTINGNYA MENJADI UPSTANDER SEBAGAI UPAYA UNTUK MENGATASI PERUNDUNGAN DI SMK BINA ILMU MANDIRI Fitri Silvia Sofyan; Aris Riswandi Sanusi
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v6i1.6227

Abstract

Perundungan ataupun Bullying memang seringkali terjadi dilingkungan sekitar kita, tidak terkecuali di kalangan peserta didik. Perilaku perundungan ini memberikan dampak dan akan mempengaruhi kondisi anak yang bisa mengakibatkan turunnya prestasi akademis ataupun non akademis. Berdasarkan data yang diambil dari UNICEF (2015) menyebutkan bahwa ternyata 50% siswa pernah mengalami perundungan di sekolah. Setiap remaja menanggapi perundungan dengan cara yang berbeda-beda, respon yang diberikan pun berbeda-beda. Mulai dari merasa tidak terusik, terganggu, dan lebih parah lagi sampai melakukan tindakan bunuh diri. Kasus perundungan atau bullying disekolah masih banyak terjadi di Indonesia. Berdasarkan data yang diambil dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2022 menunjukkan adanya 226 kasus kekerasan fisik, psikis, termasuk perundungan
PENGUNAAN PHOTO VOICE: BINGKAI BUMI NUSANTARA DALAM KEBERAGAMAN INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN MAHASISWA Fitri Silvia Sofyan; Aris Riswandi Sanusi
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9943

Abstract

Pancasila dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan dengan tegas realitas multikultural bangsa Indonesia. Kenyataan tersebut dilukiskan di dalam semboyan negara yang berbunyi “Bhinneka Tunggal Ika”. Dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), makna dan hakikat serta pengejawantahan wawasan kebangsaan tersebut penting dipahami oleh setiap warga negara Indonesia. Dalam hal ini generasi muda memiliki kedudukan sebagai salah satu unsur warga negara yang berperan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun tujuan dari pengabdian ini yaitu menjadikan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk terus meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan Indonesia. Pengabdian ini dilakukan dengan melakukan kegiatan pameran Photo Voice dengan Tema “Bingkai Bumi Nusantara dalam Keberagaman Indonesia”. Photo Voice merupakan sebuah metode yang melihat permasalahan dari sudut pandang partisipan dengan menggunakan foto sebagai media untuk mengungkapkan pengalaman partisipan secara langsung tanpa ada intervensi dari pihak lain. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya pemahaman akan pentingnya wawasan kebangsaan di kalangan mahasiswa yang berada dilingkungan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Peran Guru dalam Meningkatkan Kesadaran Siswa tentang Dampak Bullying di SMA Negeri 1 Pebayuran Karyadi Karyadi; Aris Riswandi Sanusi; Tridays Repelita
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i2.5006

Abstract

The research aims to find out the role of Pancasila and Citizenship Education (PPKn) teachers in increasing student awareness of the impact of bullying behavior at SMA Negeri 1 Pebayuran, Bekasi Regency, West Java. The research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection was carried out through observation and in-depth interviews. The informants in this study consisted of six people, namely the deputy principal for curriculum, two PPKn teachers, and three students (one male and two female). The interviews were conducted directly to obtain in-depth information about the role of PPKn teachers in educating and forming students' awareness of the negative impact of bullying. The results of the study show that PPKn teachers have an important role in improving students' understanding of human values, tolerance, and justice. These values are the basis for responding to and preventing bullying behavior in the school environment. PPKn teachers not only convey material theoretically but also instill moral values in students' daily lives.
HAMBATAN PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEGIATAN ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) DI SMPN 4 KLARI Yuli Fatimah; Aris Riswandi Sanusi; Yogi Nugraha
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2019): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v4i2.1322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hambatan Organisi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam penanaman nilai Pancasila di SMP Negeri 4 Klari. Subjek penelitian ini adalah Pembina OSIS, peserta didik pengurus OSIS dan Peserta didik bukan pengurus OSIS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hambatan dalam penanaman nilai nila Pancasila melalui kegiatan OSIS di SMP Negeri 4 Klari Kabupten Karawang yaitu, kendala-kendala yang sering dijumpai dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan OSIS adalah masih ditemukan peserta didik yang kurang aktif dan tidak semua peserta didik ingin mengikuti kegiatan-kegiatan OSIS, terkadang ada salah satu peserta didik yang menyebar virus negatif dan mengajak teman-teman yang lain untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut, Kurangnya kesadaran individu dalam melaksanakan ibadah sholat berjamaah, kurangnya menjaganya fasilitas dan kebersihan yang ada di lingkungan sekolah.
UPAYA GURU PPKN DALAM MENCEGAH TAWURAN PELAJAR DI SMK BINA KARYA 1 KABUPATEN KARAWANG Muhamad Jawir Ripa’i; Yogi Nugraha; Aris Riswandi Sanusi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2019): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v4i2.1324

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya yang dilakukan oleh pihak Guru PPKn dalam mencegah dan menanggulangi tawuran antara sekolah di SMK Bina Karya 1 Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMK Bina Karya I Karawang. Tenknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi Teknik analisis data dengan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Upaya yang dilakukan oleh guru PPKn untuk mencegah terjadinya tawuran di SMK Bina Karya I Karawang adalah menanamkan nilai-nilai pancasila terutama sila pertama yaitu ketuhanan. Dengan membuat program shalat dhuha berjamaah secara rutin di hari selasa dan rabu. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mendekatkan pelajar dengan tuhan sekaligus memberikan pendidikan karakter kepada pelajar.
Upaya yang dilakukan oleh guru PPKn dalam menanggulangi tawuran pelajar di SMK Bina Karya 1 Kabupaten Karawang Muhamad Jawir Ripa’i; Yogi Nugraha; Aris Riswandi Sanusi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v5i1.1330

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya yang dilakukan oleh pihak Guru PPKn dalam menanggulangi tawuran antara sekolah di SMK Bina Karya 1 Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMK Bina Karya I Karawang. Tenknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi Teknik analisis data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan guru dalam menanggulangi tawuran pelajar yaitu melakukan pendekatan secara emosional. Pendekatan emosional dilakukan dengan cara memberikan perlakuan yang baik kepada pelajar sehingga pelajar memiliki rasa nyaman, aman dan mampu terbuka kepada guru.
Solusi penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di SMPN 4 Klari Yuli Fatimah; Aris Riswandi Sanusi; Yogi Nugraha
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v5i1.1331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana solusi dari penanaman nilai Pancasila melalui organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di SMP Negeri 4 Klari. Subjek penelitian ini adalah Pembina OSIS, peserta didik pengurus OSIS dan Peserta didik bukan pengurus OSIS. Hasil penelitian ini menunjukan Anggota OSIS harus lebih aktif dan bisa melahirkan pemikiran-pemikiran kreatif dan inisiatif lagi mendorong kawan kawan dan para peserta didik agar mengikuti program kegiatan OSIS, buatlah acara semeriah mungkin contohnya ketika diadakanya acara Maulid Nabi SAW, Menumbuhkan kesadaran pada diri peserta didik adalah salah satu solusi agar kedisiplinan disekolah bisa lebih meningkat lagi, mengajak semua anggota OSIS untuk lebih bisa menghargai waktu dan harus mempunyai rasa tanggung jawab.
Faktor penghambat kegiatan ekstrakurikuler paskibra dalam menerapkan karakter disiplin siswa Nadya Putri Saylendra; Aris Riswandi Sanusi; Muhammad Mona Adha
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v5i1.1332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hambatan dalam menerapkan karakter disiplin siswa pada kegiatan ekstrakurikuler paskibra di SMK Texar Klari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pembina, pelatih dan siswa anggota ekstrakurikuler paskibra. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah masih banyak siswa yang sibuk dalam dunia bermain, kurangnya dukungan dari orangtua, keterbatasan waktu dengan orangtua terbatas, kurangnya kerja sama antara siswa yang satu dengan siswa yang lain, serta adanya perbedaan pendapat antara siswa yang satu dengan siswa yang lain. Dari berbagai hambatan kegiatan ekstrakurikuler paskibra, tentunya terbentuknya kedisiplinan dalam diri siswa. Rekomendasi penelitian kepada sekolah sebagai pembuat kebijakan di harapkan untuk mengembangkan kedisiplinan siswa bukan hanya melalui kegiatan ekstrakurikuler saja, tetapi kegiatan lain harus di terapkan. Kepada guru di harapkan guru Pembina maupun pelatih dapat terus mengembangkan dan menumbuhkan karakter disiplin siswa agar dapat meningkatkan karakter disiplin pada proses belajar peserta didik di dalam kelas, di kehidupan sehari-hari bahkan tertanam karakter disiplin tersebut hingga dimasa depan.