Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM UPACARA ADAT SUNDA DI MA MIFTAHUL HUDA Fauzan Muhammad Iqbal; Aris Riswandi Sanusi; Erwin Susanto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.7844

Abstract

Proyek penguatan profil pelajar Pancasila melalui kearifan lokal upacara adat sunda di madrasah aliyah Miftahul Huda. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat proyek penguatan profil pelajar Pancasila dengan mengintegrasikan kearifan lokal melalui upacara adat Sunda di Madrasah Aliyah Miftahul Huda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan upacara adat Sunda sebagai bagian dari kegiatan Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dapat menanamkan dan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai Kearifan lokal. Wawancara dengan guru dan siswa menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dalam upacara adat mendorong siswa untuk lebih menghargai budaya lokal dan menerapkan nilai-nilai seperti gotong royong, dan semangat kebangsaan dalam kehidupan. Dokumentasi yang dikumpulkan memperlihatkan bahwa upacara adat ini juga berperan dalam memperkuat identitas budaya. Kesimpulan dalam proyek penguatan profil pelajar Pancasila dengan tema kearifan lokal upacara adat Sunda berhasil menanamkam nilai-nilai kebudayaan
Besaran Keberhasilan Pendidikan Pancasila Dalam Meningkatkan Rasa Nasionalisme Generasi Alpha Di Era Digital: Penelitian Helen Cristin Siboro; Erwin Susanto; Aris Riswandi Sanusi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2711

Abstract

Penelitian ini mengkaji besaran keberhasilan pendidikan Pancasila dalam meningkatkan rasa nasionalisme pada generasi Alpha di era digital. Generasi Alpha sebagai generasi yang lahir dan tumbuh di dunia digital menghadapi tantangan globalisasi dan masuknya budaya asing yang dapat memengaruhi identitas kebangsaan mereka. Pendidikan Pancasila berperan strategis sebagai alat pembentuk karakter dan pengokoh nilai-nilai kebangsaan yang relevan dengan perkembangan zaman. Metode penelitian kuantitatif dengan survei terhadap 144 siswa kelas sembilan SMP menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara keberhasilan pendidikan Pancasila dengan tingkat nasionalisme siswa. Hasil analisis statistik mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran Pancasila berdampak signifikan dalam menumbuhkan sikap cinta tanah air, toleransi, sikap rela berkorban, keterlibatan sosial, dan kepedulian terhadap keberagaman. Oleh karena itu, pendidikan Pancasila perlu terus dikembangkan dengan pendekatan pembelajaran yang interaktif dan pemanfaatan media digital agar nilai-nilai nasionalisme dapat tertanam secara efektif dalam diri generasi Alpha Penelitian dilakukan membuktikan keberhasilan pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan rasa nasionalisme generasi alpha di era digital. Variabel yang di teliti yaitu pembelajaran pendidikan Pancasila (X) dan rasa nasionalisme (Y). Berdasarkan hasil penelitian melalui analisis hasil survei 98% Pembelajaran pendidikan Pancasila mempengaruhi sikap Nasionalisme generasi alpha di SMPN 1 Karawang Barat. Penelitian berikut memberikan pandangan baru dalam memupuk rasa nasionalisme pada generasi alpha. Hasil dari penelitian Pembelajaran Pendidikan Pancasila terdapat lima hal yang harus ditanamkan pada generasi alpha di antaranya: cinta tanah air, rela berkorban, toleransi atau menghargai keberagaman, terlibat dan peduli sosial.
PENTINGNYA MENJADI UPSTANDER SEBAGAI UPAYA UNTUK MENGATASI PERUNDUNGAN DI SMK BINA ILMU MANDIRI Fitri Silvia Sofyan; Aris Riswandi Sanusi
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v6i1.6227

Abstract

Perundungan ataupun Bullying memang seringkali terjadi dilingkungan sekitar kita, tidak terkecuali di kalangan peserta didik. Perilaku perundungan ini memberikan dampak dan akan mempengaruhi kondisi anak yang bisa mengakibatkan turunnya prestasi akademis ataupun non akademis. Berdasarkan data yang diambil dari UNICEF (2015) menyebutkan bahwa ternyata 50% siswa pernah mengalami perundungan di sekolah. Setiap remaja menanggapi perundungan dengan cara yang berbeda-beda, respon yang diberikan pun berbeda-beda. Mulai dari merasa tidak terusik, terganggu, dan lebih parah lagi sampai melakukan tindakan bunuh diri. Kasus perundungan atau bullying disekolah masih banyak terjadi di Indonesia. Berdasarkan data yang diambil dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2022 menunjukkan adanya 226 kasus kekerasan fisik, psikis, termasuk perundungan
PENGUNAAN PHOTO VOICE: BINGKAI BUMI NUSANTARA DALAM KEBERAGAMAN INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN MAHASISWA Fitri Silvia Sofyan; Aris Riswandi Sanusi
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9943

Abstract

Pancasila dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan dengan tegas realitas multikultural bangsa Indonesia. Kenyataan tersebut dilukiskan di dalam semboyan negara yang berbunyi “Bhinneka Tunggal Ika”. Dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), makna dan hakikat serta pengejawantahan wawasan kebangsaan tersebut penting dipahami oleh setiap warga negara Indonesia. Dalam hal ini generasi muda memiliki kedudukan sebagai salah satu unsur warga negara yang berperan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun tujuan dari pengabdian ini yaitu menjadikan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk terus meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan Indonesia. Pengabdian ini dilakukan dengan melakukan kegiatan pameran Photo Voice dengan Tema “Bingkai Bumi Nusantara dalam Keberagaman Indonesia”. Photo Voice merupakan sebuah metode yang melihat permasalahan dari sudut pandang partisipan dengan menggunakan foto sebagai media untuk mengungkapkan pengalaman partisipan secara langsung tanpa ada intervensi dari pihak lain. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya pemahaman akan pentingnya wawasan kebangsaan di kalangan mahasiswa yang berada dilingkungan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Peran Guru dalam Meningkatkan Kesadaran Siswa tentang Dampak Bullying di SMA Negeri 1 Pebayuran Karyadi Karyadi; Aris Riswandi Sanusi; Tridays Repelita
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i2.5006

Abstract

The research aims to find out the role of Pancasila and Citizenship Education (PPKn) teachers in increasing student awareness of the impact of bullying behavior at SMA Negeri 1 Pebayuran, Bekasi Regency, West Java. The research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection was carried out through observation and in-depth interviews. The informants in this study consisted of six people, namely the deputy principal for curriculum, two PPKn teachers, and three students (one male and two female). The interviews were conducted directly to obtain in-depth information about the role of PPKn teachers in educating and forming students' awareness of the negative impact of bullying. The results of the study show that PPKn teachers have an important role in improving students' understanding of human values, tolerance, and justice. These values are the basis for responding to and preventing bullying behavior in the school environment. PPKn teachers not only convey material theoretically but also instill moral values in students' daily lives.