Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efektivitas pendekatan mindfulness therapy terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi Dewi, Komala; Sulastri, Diah; Sari, Nova Nurwinda
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 6 (2025): November Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i6.1808

Abstract

Background: Hypertension is a chronic condition characterized by increased blood pressure in the walls of the arteries. Hypertension is treated in two ways: pharmacological and non-pharmacological. Purpose: To determine the effectiveness of mindfulness therapy in reducing blood pressure in the elderly at the Tresna Werdha Lampung Elderly Social Services Unit (UPTD) in 2024. Method: Quantitative research, with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group pretest-posttest approach. The population in this study was all 33 elderly respondents with hypertension. The sampling technique used was total sampling. The average systolic blood pressure after mindfulness therapy was 128, with a minimum value of 120 and a maximum of 145. Meanwhile, the average diastolic blood pressure after mindfulness therapy was 82.666, with a minimum value of 80 and a maximum value of 90. Results: Based on the Independent Sample T-Test, the significance value for the control group was 0.000, while the significance value for the intervention group was 0.000, or a significance value <0.05. Conclusion: Mindfulness therapy has an effect on blood pressure in elderly people with hypertension at the UPTD PSLU Tresna Werdha, Natar District, South Lampung Regency in 2024.   Keywords: Mindfulness Therapy; Blood Pressure Reduction; Hypertension.   Pendahuluan: Hipertensi adalah kondisi kronis yang ditandai dengan terjadinya peningkatan tekanan darah di dinding pembuluh darah arteri. Pengobatan hipertensi dilakukan dengan dua cara yaitu pengobatan secara farmakologis dan pengobatan non farmakologis. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas terapi mindfulness terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung tahun 2024 Metode: Penelitian Kuantitatif dengan desain atau rancangan penelitian Quasi Eksperimen dengan pendekatan Non-equivalent Control Group Pretest –Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami hipertensi berjumlah 33 responden. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling. Diketahui bahwa rata-rata (mean) tekanan darah sistolik sesudah diberikan terapi mindfulness adalah 128 dengan nilai minimal 120 dan maksimal 145. Sedangkan rata-rata (mean) tekanan darah diastolik sesudah diberikan terapi mindfulness adalah 82.666 dengan nilai minimal 80 dan maksimal 90. Hasil: Berdasarkan Uji Independent Sample T-Test didapatkan kelompok kontrol nilai signifikansi sebesar 0.000, kemudian pada kelompok intervensi nilai signifikansi sebesar 0.000 atau nilai signifikan < 0.05. Simpulan: Terdapat pengaruh pemberian terapi mindfulness terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.   Kata Kunci: Terapi Mindfulness; Penurunan Tekanan Darah; Hipertensi.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDKAN PERAWAT DENGAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD MAYJEND H.M RYACUDU KABUPATEN LAMPUNG UTARA ., Solehah; Yuliani, Eka; Sulastri, Diah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v15i1.436

Abstract

Dokumentasi merupakan catatan yang dapat digunakan sebagai bukti hukum oleh tenaga kesehatan, berisi data lengkap dan nyata tentang kondisi pasien serta proses perawatannya dari masuk hingga keluar rumah sakit. Di indonesia saat ini,terdapat permasalahan yaitu masih banyak perawat yang kurang memahami cara pendokumentasikan yang benar. Pelaksanaan dokumentasi asuhan keperwatan merupakan indikator kinerja perawat salah satunya dipengaruhi oleh tingkat pendidikan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan perawat dengan pendokumtasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Mayjend H.M Ryacudu Kabupaten Lampung Utara.Jenis penelitian adalah analitik korelasi dengan metode penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang berkerja diruang rawat inap RSUD Mayjend H.M Ryacudu Kabupaten Lampung Utara, dengan jumlah populasi 112 perawat dihitung menggunakan rumus slovin untuk menentukan jumlah sempel didapatkan hasil 53 responden.Teknik pengambilan sempel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi square).Hasil penelitian diperoleh sebanyak 24 responden ( 45,3%) dengan tingkat pendidikan Diploma III, responden yang memiliki Pendokumentasaian asuhan keperawatan kurang baik sebanyak 24 responden (45,3%). Berdasarkan uji statistik, didapatkan hasil p-velue 0,000 (sig < 0,05) Ha diterima, yang artinya terdapat hubungan secara signifikan antara tingkat pendidikan perawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Mayjend H.M Ryacudu Kabupaten Lampung Utara. Disarankan menambah pengetahuan tentang dokumentasi asuhan keperawatan melalui pendidikan berkelanjutan, pelatihan, atau seminar agar dapat melakukan pendokumentasian dengan baik.