Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Getaran Peledakan terhadap Bangunan Warga PT Bukit Asam Tbk Hardantyo, Welly; Army, Edo Kharisma; Jasipto, Alio; Fadhilah, Rahmat; M. Nur Muharmy
Jurnal Riset Teknik Pertambangan Volume 5, No. 1, Juli 2025, Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrtp.v5i1.6933

Abstract

Abstrak. Peledakan dalam kegiatan penambangan dapat menimbulkan getaran tanah yang berpotensi memengaruhi struktur bangunan sekitar. Penelitian ini bertujuan menganalisis apakah getaran tanah akibat peledakan di Pit 2 Banko Barat, PT. Bukit Asam Tbk, berpengaruh pada struktur bangunan warga serta mengusulkan rancangan optimalisasi untuk meningkatkan efektivitas peledakan tanpa melebihi ambang batas getaran. Pengukuran dilakukan dengan alat Micromate pada 17 sampel peledakan dengan parameter utama peak particle velocity (PPV), scaled distance (SD), dan geometri peledakan. Analisis regresi power menunjukkan koefisien determinasi (R²) 68%, mengindikasikan hubungan signifikan antara PPV dan SD; penurunan SD meningkatkan PPV. Hasil penelitian memastikan seluruh nilai PPV berada di bawah batas aman 1 mm/s yang disepakati perusahaan dan warga, serta jauh di bawah standar SNI 7571:2023 sebesar 3 mm/s untuk bangunan kelas II. Oleh karena itu, getaran tanah tidak berdampak pada struktur bangunan warga. Untuk mengoptimalkan hasil peledakan, direkomendasikan penerapan metode decoupling untuk meningkatkan penyebaran energi ledak dan burden relief untuk mengurangi dampak getaran tanah, sehingga hasil peledakan dapat optimal tanpa menambah getaran. Implementasi strategi ini diharapkan menjaga dan mengoptimalkan aktivitas peledakan. Abstract. Blasting in mining activities can trigger ground vibrations that may affect surrounding building structures. This study aims to analyze whether ground vibrations caused by blasting in Pit 2 Banko Barat, PT. Bukit Asam Tbk, affect the structural integrity of nearby buildings and to propose an optimization design to improve blasting effectiveness without exceeding the vibration threshold. Measurements were taken using a ground vibration measuring instrument, Micromate, on 17 blast samples with key parameters being peak particle velocity (PPV), scaled distance (SD), and blast geometry. Power regression analysis showed a coefficient of determination of 68%, indicating a significant relationship between PPV and SD, where a decrease in SD increases PPV. Results confirmed all PPV values were below the safe limit agreed upon by the company and residents (1 mm/s), and well below the SNI 7571:2023 standard of 3 mm/s for class II residential buildings. Therefore, ground vibrations do not affect nearby building structures. To optimize blasting results, the study recommends applying the decoupling method to enhance explosive energy dispersion and burden relief to reduce ground vibration impacts, thereby optimizing blasting results without increasing vibrations. Implementation of this strategy is expected to maintain blasting activities while improving effectiveness. .
Granulated Biochar–MMT–Zn/Al LDH Composite as a Durable Adsorbent for Column Applications Fadhilah, Rahmat; Enjelika, Destria; Anwar, Dedy; Sudibyo, Sudibyo; Rinovian, Asnan; Safitri, Hana; Fujianti, Lia Nurbanillah; Devitriano, Dodi; Syarifuddin, Hutwan; Maryani, Anis Tatik; Wibowo, Yudha Gusti
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Article in Press 2026 (For Upcoming Issue)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v0i0.%p

Abstract

Granular adsorbents are essential for fixed-bed column systems because they reduce the pressure drop and minimize the material loss commonly associated with powdered adsorbents. However, transforming powdered materials into mechanically stable granules without compromising their structural integrity remains a significant challenge. In this study, a granulated composite consisting of biochar, montmorillonite (MMT), and Zn/Al layered double hydroxide (LDH) was developed as a potential adsorbent for column application. Biochar derived from Avicennia marina biomass was combined with MMT and Zn/Al LDH to produce a composite material, which was subsequently granulated using bentonite, tapioca starch, and polyvinyl alcohol (PVA) as binding agents. The resulting granules (0.5–1.5 cm in diameter) were evaluated for mechanical durability under static water immersion and dynamic water flow conditions. The results indicate that the binder composition strongly influences granule stability. Granules prepared without PVA rapidly disintegrated in aqueous environments, whereas the inclusion of PVA significantly improved structural durability. The optimized formulation exhibited durability of up to 8208 min under static conditions and maintained its structural integrity under continuous water flow. These results demonstrate the potential of Biochar–MMT–Zn/Al LDH granules as durable adsorbents for fixed-bed column water treatment systems
Benefisiasi Timah Sisa Hasil Pengolahan PT Babel Utama Korpora Menggunakan Humprey Spiral: Tin Beneficiation from PT Babel Utama Korpora Tailing by Using Humprey Spiral Fauzan, Aqwammul; Zul Hakim, Hafid; Arham, La Ode; Rofiek, Fika; Fadhilah, Rahmat; Jarwinda
MINERAL Vol 10 No 2 (2025): MINERAL
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/2ckx7x22

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil timah terbesar nomor dua di dunia setelah China. Sebaran sabuk timah Indonesia membentang dari Semenanjung Malaysia, Riau, hingga ke Kepulauan Bangka Belitung. Namun, cadangan bijih timah darat yang semakin sedikit, mengakibatkan diperlukannya pemanfaatan timah low grade untuk tetap memenuhi kebutuhan timah. Salah satu sumber timah low grade yang memiliki peluang untuk diolah kembali adalah Sisa Hasil Pengolahan (SHP). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik kandungan dalam Sisa Hasil Pengolahan PT Babel Utama Korpora lalu melakukan peningkatan kadar melalui pengolahan menggunakan metode gravity concentration dengan alat humprey spiral. Proses analisa kadar dilakukan dengan metode Grain Counting Analysis (GCA) dan X-ray Fluorescene (XRF). Variabel operasi humprey spiral yang digunakan adalah ukuran butir sebesar 30 mesh, 40 mesh, dan 80 mesh, serta variasi lebar diameter daun humprey spiral 60 cm dan 90 cm. Percobaan peningkatan mendapatkan hasil optimal pada kombinasi variabel ukruan butir 40 mesh dengan lebar diameter daun humprey spiral 60 cm sebesar 0,5% Sn dengan recovery sebesar 26,75%. Namun hasil ini menunjukkan pengolahan kembali tailing tidak ekonomis dikarenakan sangat jauh dari kadar yang diterima untuk proses peleburan yaitu 60% Sn.