Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pretend Play terhadap Kemampuan Bahasa pada Anak Usia Prasekolah Zikri, Ahmad; Anggreiny, Nila; Amenike, Diny
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.489

Abstract

Masa prasekolah adalah periode penting dalam berkembangnya kemampuan berbahasa anak yang ditandai dengan meningkatnya interaksi dan komunikasi dengan lingkungan luar selain keluarga. Pada usia ini, anak-anak mulai aktif menggunakan bahasa dalam percakapan sehari-sehari, sering kali melalui kegiatan bermain yang mendukung perkembangan keterampilan berkomunikasi mereka. Salah satu kegiatan bermain yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak adalah pretend play. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pretend play terhadap kemampuan bahasa anak usia prasekolah. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan jenis untreated control group design with dependent pretest and posttest samples. Partisipan penelitian ini terdiri dari anak-anak prasekolah di salah satu Taman Kanak-kanak di Kota Padang, Sumatera Barat, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Untuk menganalisis data, hipotesis diuji dengan uji Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar .004 (p<0.05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan pretend play terhadap kemampuan bahasa anak usia prasekolah. Pengaruh pretend play dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak terlihat dari gain score rata-rata kelompok eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, pretend play memberikan pengaruh yang substansial pada kemampuan bahasa dengan effect size sebesar 0.90, termasuk dalam kategori besar (r>0.50). Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pretend play merupakan metode yang efektif dalam mendukung perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah. Dalam permainan ini, anak-anak terlibat pada skenario sosial yang mendorong mereka untuk berkomunikasi, memerankan tokoh, dan merespons interaksi dalam meningkatkan keterampilan bahasa.
PENGARUH PERCEIVED SOCIAL SUPPORT TERHADAP WORK FAMILY CONFLICT PADA DUAL CAREER FAMILY DENGAN ANAK USIA DINI Marpaung, Irli Masitah; Oktari , Siska; Amenike, Diny
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v8i2.7810

Abstract

Peningkatan angka keluarga karir ganda (dual career family) membawa tantangan bagi orang tua dalam menyeimbangkan peran pekerjaan dan keluarga, khususnya pada keluarga dengan anak usia dini. Kondisi ini dapat memicu konflik pekerjaan-keluarga (work family-conflict) yang berdampak terhadap kesejahteraan orang tua dan perkembangan anak. Salah satu faktor psikologis yang diyakini dapat membantu mengurangi dampak work family conflict yaitu persepsi individu tentang ketersediaan dukungan dari lingkungan sosial (perceived social support). Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh perceived social support terhadap work-family conflict pada dual career family dengan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa analisis regresi linear sederhana, dengan melibatkan 111 ayah bekerja dan 111 ibu bekerja dalam dual career family dengan anak usia dini di 12 TK dan daycare di Kota Padang menggunakan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur Work and Family Conflict Scale (WAFCS) (α = .930) dan Multidimensional Scale of Perceived social support (MSPSS) (α = .911). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara perceived social support terhadap work-family conflict pada dual career family dengan anak usia dini p = .001 (p < .05). Hal ini menunjukkan bahwa perceived social support berpengaruh secara signifikan terhadap work family conflict. Semakin tinggi tingkat perceived social support yang dirasakan orang tua bekerja dalam dual career family, maka semakin rendah tingkat work family conflict yang dialaminya.
Perkembangan fungsi eksekutif anak usia pra sekolah: Studi di masa pandemi Covid-19 Nasa, Amatul Firdausa; Amenike, Diny; Anggreiny, Nila
Mediapsi Vol 8 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2022.008.02.855

Abstract

The executive function determines whether individuals can perform goal-oriented behaviors. The critical developmental processes of executive function occur during the preschool years. The Covid-19 pandemic increases stress among children and their caregivers. Which consequently hamper the children’s executive function development. The present study examines the development of executive function among preschoolers (2 to 5 years, N = 92) during the Covid-19 pandemic. The results showed that about 12 percent of the sample had developmental problems in their executive function, particularly regarding their emergent metacognition. Children with this developmental problem would find difficulties in initiating, planning, and solving problems independently. Keywords: executive function, preschool children, pandemic, covid-19, child development