Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Mitrawarga

PENYULUHAN KONSEP ZERO WASTE SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK DAN MITIGASI BENCANA BANJIR PADA SISWA SD NEGERI 1 WAY DADI Fadillah, Alvin Hatta; Nugraha, Aqmal Seta; Mirzal, Cerli; Sandria, Ferry; Sari, Sasa Juwita; Munawaroh, Kholifatul
Jurnal Mitrawarga Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Mitrawarga
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v3i1.54

Abstract

Penumpukan sampah merupakan salah satu masalah lingkungan terbesar yang dihadapi oleh masyarakat saat ini, yang juga berkontribusi signifikan terhadap perubahan iklim serta bencana alam seperti banjir. Melalui konsep zero waste, pengurangan sampah plastik dapat diupayakan melalui pendekatan 3R yang berkelanjutan dengan cara mengolah sampah menjadi sebuah kerajinan. Namun, pemahaman mengenai konsep Zero Waste masih minim, khususnya pada anak-anak usia dini, yang memiliki peran penting dalam membentuk perilaku ramah lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan konsep zero waste sebagai salah satu langkah untuk mengurangi sampah plastik dan memitigasi risiko bencana banjir di SDN 1 Way Dadi dengan sasaran pelajar kelas 5 dengan peserta berjumlah 29 orang. Tantangan utama yang menjadi masalah saat ini adalah rendahnya kesadaran akan pengurangan produksi sampah serta kebiasaan membuang sampah sembarangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan interaktif melalui diskusi, serta praktik langsung dalam memilah sampah dan memanfaatkan kembali barang-barang bekas.. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman siswa tentang pentingnya konsep zero waste, sehingga dapat mengurangi produksi sampah seperti penggunaan plastik sekali pakai dan sampah rumah sebagai upaya mencegah penumpukan sampah yang berkontribusi terhadap perubahan iklim dan juga banjir. Selain itu, melalui edukasi ini, diharapkan siswa mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi lingkungan sekolah dan keluarga untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta menjaga keberlanjutan bumi di masa mendatang.
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT PESISIR PULAU PASARAN DALAM MENGHADAPI ANCAMAN MEGATHRUST MELALUI EDUKASI KEBENCANAAN BERBASIS KOMUNITAS Bima Pamungkas; Yuan Al Malik; Rahmat Anggara; Thomas Afrizal; Nizar Farezi; Munawaroh, Kholifatul
Jurnal Mitrawarga Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v4i2.93

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir Pulau Pasaran dalam menghadapi ancaman gempa megathrust melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Upaya ini dilaksanakan untuk menjawab rendahnya pemahaman masyarakat mengenai karakteristik gempa besar, potensi tsunami cepat, serta langkah penyelamatan diri yang tepat pada saat guncangan terjadi. Metode pelaksanaan meliputi penyebaran poster edukatif, penjelasan langsung kepada warga, serta pemberian pretest dan posttest guna mengukur peningkatan pemahaman. Kegiatan dilakukan melalui koordinasi dengan tokoh setempat, penyampaian materi secara komunikatif di titik strategis, serta pemasangan media visual agar informasi mudah diakses. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi masyarakat yang baik dan adanya peningkatan signifikan pemahaman warga setelah mengikuti sosialisasi, terutama terkait tindakan penyelamatan diri, prosedur perlindungan awal, serta arah evakuasi yang aman. Visualisasi materi melalui poster terbukti membantu warga memahami informasi teknis secara sederhana dan relevan dengan konteks kehidupan pesisir. Kesimpulannya, edukasi berbasis komunitas dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, memandirikan warga dalam merespons ancaman bencana, serta menjadi dasar penting bagi pengembangan program mitigasi lanjutan yang lebih terstruktur. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan literasi kebencanaan merupakan langkah strategis untuk membangun komunitas pesisir yang lebih tangguh.