Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penggunaan Kahoot Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Permaianan Sebagai Bentuk Variasi Pembelajaran Bunyamin, Aceng Cucu; Juita, Dewi Rika; Syalsiah, Noer
Gunahumas Vol 3, No 1 (2020): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMedia Pembelajaran merupakan bagian penting dalam proses kegiatan belajar mengajar. Karena dengan penggunaan  media, peserta didik akan dapat lebih bisa menyerap dan memahami materi yang disampaikan didalam maupun diluar kelas. Media terbagi kedalam berbagai jenis, antara lain media cetak yaitu; buku,  modul, LKS, dan juga media elektronik yaitu; video, audio, presentasi multimedia dan juga bisa menggunakan konten daring atau online. Untuk mengukur sejauh mana keberhasilan kegiatan belajar mengajar didalam kelas, guru melakukan evaluasi. Bentuk evaluasi tersebut bisa bermacam-macam. Diantaranya bisa berupa kuiz, presentasi individu atau kelompok, test tertulis dan juga menggunakan media kahoot yaitu dengan cara memasukkan soal pilihan ganda ke aplikasi kahoot yang  menggunakan fasilitas internet agar dapat terkoneksi lewat  handphone atau laptop peserta didik  untuk dapat  langsung  menjawab kuis yang disajikan oleh  pendidik.  Peserta  didik  bisa melihat hasilnya secara langsung dengan urutan peringkat. Ada dua tipe dalam menggunakan kahoot yaitu klasik dan mode. Media kahoot di gunakan sebagai variasi dalam kegiatan belajar mengajar, dikarenakan peserta didik butuh pembelajaran yang tidak monoton dan guru pun lebih bisa menggunakan media kahoot ini untuk menunjang pembelajarannya didalam kelas, sehingga anak lebih termotivasi dalam belajar dan merasa senang ketika proses kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Kata kunci: Media Kahoot, Media pembelajaran berbasis game, variasi pembelajaran AbstractLearning Media is an important part in the process of teaching and learning activities. Because with the use of media, students will be able to better absorb and understand the material delivered inside and outside the classroom. The media is divided into various types, including print media, namely; books, modules, worksheets, and also electronic media namely; video, audio, multimedia presentations and can also use online or online content. To measure the extent of the success of teaching and learning activities in the classroom, the teacher evaluates. The form of evaluation can vary. Among them can be in the form of quizzes, individual or group presentations, written tests and also using kahoot media by entering multiple choice questions into the kahoot application that uses internet facilities so that they can be connected via students' cellphones or laptops to be able to directly answer quizzes presented by educators. Learners can see the results directly with the ranking order. There are two types of using kahoot namely classic and fashion. The media of kahoot is used as a variation in teaching and learning activities, because students need learning that is not monotonous and the teacher is more able to use this kahoot media to support their learning in the classroom, so that children are more motivated in learning and feel happy when the teaching and learning process is underway .  Keywords: Kahoot Media, Game-based learning media, learning variation
Peran Keluarga Dalam Merawat Lansia Dewi Rika Juita; Nilna Azizatus Shofiyyah
Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 2 (2022): Islamic Sociology and Culture
Publisher : LPPM Institut Pesantren KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/almada.v5i2.2413

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk supaya mengantisipasi penelantaran para lansia yang dilakukan oleh anggota keluarganya sendiri ataupun lingkungan tempat mereka tinggal yang dikarenakan penurunan berbagai fungsi fisik dan mental dari para lansia, dengan cara membantu lansia untuk bisa berdaya sesuai kemampuannya. Penelitian yang akan digunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan tahapan pendekatan penelitian dan pemahaman yang bersumber pada metode yang fenomena, yang terjadi pada kehidupan sosial serta permasalahan antar individu. Hasil penelitian ini adalah Keluarga mampu dalam merawat dan memberikan pelayanan terhadap lansia melalui penataan pola hidup yang sehat dan berkualitas sehingga diharapkan dapat membantu lansia menjalankan aktivitas sehari-hari sesuai dengan kemampuannya.
Modal Pernikahan di Era Milenial Dewi Rika Juita; Nilna Azizatus Shofiyyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kesiapan yang diperlukan dalam memasuki pernikahan, tidak hanya bermodalkan cinta dan perkerjaan saja tapi berbagai hal yang harus dipahami dan dipersiapkan sebagai modal untuk menjalani kehidupan perkawinan. Di era millennium ini dimana perkawinan lebih banyak dilandaskan pada pertimbangan dari kedua calon pengantin yang lebih mengutamakan rasa cinta, suka, kenyamanan dan tanpa mempertimbangkan campur tangan orang tua atau keluarga besar dalam menentukan calon pasangan pengantin, atau pertimbangan latar belakang turunan, ekonomi, dan kualitas dari calon pasangan yang baik secara pribadi dan pendidikan. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian secara kualitatif dengan metode penelitian berdasarkan studi kepustakaan. Studi kasus yang dikaji pada penelitian ini menyimpulkan diperlukan berbagai macam pengetahuan dan pemahaman keilmuan sebagai landasan untuk menata pernikahan sesuai yang diharapkan. Bukan pernikahan ideal seperti di negeri dongeng atau pernikahan yang terbebas dari masalah, tetapi kesiapan dari masing-masing pasangan untuk membina dan menata pernikahan yang sesuai dengan harapan, sehingga dapat siap untuk mengantisipasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam pernikahan serta mengabaikan keinginan untuk bercerai sebagai satu-satu solusi dalam mengatasi rumah tangga. Kata Kunci: Modal keilmuan; pernikahan; era milenial
The Meaningful Role of Affection in Education: The Emotional Perspective in Pedagogy Nilna Azizatus Shofiyyah; Tedy Sutandy Komarudin; Dewi Rika Juita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1271

Abstract

This study explores the significance of love within the realm of education and examines the utilization of an emotional approach in the teaching and learning process. This research aims to comprehend the importance of love in education and explore the practical application of the emotional approach to enhance learning outcomes. Through an extensive review of existing literature, this study highlights the factors that influence the successful implementation of the emotional approach and its implications for improving teacher-student relationships and fostering student motivation. The findings of this research provide valuable insights for educators and educational practitioners seeking to understand the role of love in education and the practical integration of the emotional approach. Keywords: Love, education, emotional approach, significance, learning motivation
Empowering the Youth in Islamic Philanthropy: Cross-Cultural Perspectives and Global Experiences Shofiyyah, Nilna Azizatus; Asep Muharam; Tedy Sutandy Komarudin; Dewi Rika Juita
SETYAKI : Jurnal Studi Keagamaan Islam Vol. 1 No. 3 (2023): AGUSTUS
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/setyaki.v1i3.591

Abstract

This research analyzes the role and influence of Islamic philanthropy in empowering the youth across cultures. A qualitative research method with a literature study approach is employed. The study highlights the practices of Islamic philanthropy by youth from diverse cultural backgrounds and cross-cultural perspectives in their implementation. Global experiences also play a crucial role in empowering the youth. The findings of this research emphasize the importance of strengthening education and nurturing Islamic values to encourage youth involvement in philanthropy and promote cross-cultural interaction and collaboration to enhance their understanding and engagement in larger philanthropic initiatives.
Pemahaman Konsep Tawhid dan Implementasinya dalam Kehidupan Sehari-hari Juita, Dewi Rika
Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Kaipi: Kumpulan Artikel Pendidikan Agama
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/kaipi.v1i2.33

Abstract

Artikel ini berfokus pada studi mendalam mengenai konsep Tawhid dalam Islam dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Tawhid, yang merupakan inti ajaran Islam, menggarisbawahi prinsip monoteisme — keyakinan absolut bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan. Konsep ini tidak hanya fundamental dalam teologi Islam, tetapi juga memainkan peran penting dalam membentuk pandangan dunia dan perilaku umat Islam. Melalui pendekatan kualitatif, studi ini menelusuri bagaimana pemahaman Tawhid dapat mempengaruhi aspek-aspek berbeda dari kehidupan, seperti ibadah, etika, interaksi sosial, dan pengambilan keputusan. Pemahaman mendalam tentang Tawhid membawa implikasi bahwa setiap tindakan dan keputusan di dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya merefleksikan kepercayaan pribadi, tetapi juga merupakan manifestasi dari pengabdian kepada Tuhan yang Maha Esa. Hal ini menunjukkan bahwa Tawhid bukan hanya konsep yang diperdebatkan dalam lingkup teologis, tetapi juga praktis dan relevan dalam konteks kehidupan modern. Penelitian ini mengungkapkan bahwa Tawhid berperan dalam memandu umat Islam untuk menjalani kehidupan yang etis dan bertanggung jawab, di mana setiap keputusan diambil dengan pertimbangan bahwa Allah adalah pusat dari segala keberadaan. Dengan demikian, Tawhid menginspirasi umat Islam untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah, bertindak dalam masyarakat, atau dalam mengambil keputusan yang sulit. Oleh karena itu, pemahaman yang lebih dalam tentang Tawhid tidak hanya penting untuk pengembangan spiritual individu, tetapi juga untuk memperkuat kohesi sosial dan mempromosikan etika bersama. Studi ini menawarkan wawasan yang berharga tentang bagaimana ajaran Islam, khususnya Tawhid, dapat diterapkan dalam konteks kehidupan modern, memberikan panduan tidak hanya untuk ibadah tetapi juga untuk interaksi sehari-hari dengan dunia.
Characteristics of Generation Z and Its Impact on Education: Challenges and Opportunities Shofiyyah, Nilna Azizatus; Komarudin, Tedy Sutandy; Muharam, Asep; Juita, Dewi Rika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13298

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki karakteristik Generasi Z dan dampaknya terhadap dunia pendidikan dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur. Generasi Z, yang lahir antara akhir 1990-an dan pertengahan 2010-an, menunjukkan tingkat keahlian teknologi yang canggih, keterampilan multitasking yang tinggi, kecenderungan terhadap konsumsi konten yang beragam, dan preferensi terhadap pembelajaran interaktif. Dalam konteks pendidikan, Generasi Z menimbulkan sejumlah tantangan yang melibatkan adaptasi kurikulum, penggunaan teknologi, dan manajemen informasi yang melibatkan jumlah yang sangat besar. Tantangan-tantangan ini menciptakan kebutuhan untuk inovasi dalam metode pengajaran dan infrastruktur pendidikan guna menyesuaikan diri dengan gaya belajar dan preferensi Generasi Z. Meskipun demikian, Generasi Z juga membawa peluang signifikan dalam dunia pendidikan. Mereka memungkinkan aksesibilitas informasi yang lebih besar, mendorong kreativitas dalam proses pembelajaran, dan merangsang inovasi dalam metode pengajaran. Oleh karena itu, penelitian ini menyajikan wawasan yang sangat penting bagi para pendidik dan pembuat kebijakan untuk menghadapi tantangan-tantangan ini dan untuk memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh Generasi Z guna membangun sistem pendidikan yang lebih adaptif dan efektif.