Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yaitu semakin maraknya sikap intoleran di sekolah yang juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kasus bulliying pada peserta didik, hal tersebut dikarenakan kesadaran toleransi peserta didik masih rendah, oleh sebab itu pengenalan kesadaran toleransi beragama pada peserta didik harus dilakukan sedini mungkin. Penelitian ini mendeskripsikan upaya dan tantangan guru dalam melakukan pengenalan kesadaran toleransi beragama peserta didik pada kelas rendah di SDN 41 Mataram. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam melakukan pengenalan kesadaran toleransi beragama peserta didik pada kelas rendah di SDN 41 Mataram. 2) Untuk mengetahui tantangan guru dalam melakukan pengenalan kesadaran toleransi beragama peserta didik pada kelas rendah di SDN 41 Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai prosedur pengumpulan datanya. Penelitian ini menggunakan sumber primer dan sumber sekunder dan teknik yang digunakan dalam analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun penelitian ini menunjukkan hasil bahwa pengenalan kesadaran toleransi beragama peserta didik pada kelas rendah di SDN 41 Mataram dilakukan dengan baik oleh pihak sekolah, hal tersebut terbukti dengan adanya berbagai program sekolah dan program kelas terkait pengenalan kesadaran toleransi beragama. Adapun bentuk upaya tersebut antara lain seperti adanya program doa bersama, IMTAQ, upacara bendera, pembentukan kelompok belajar, ekstrakulikuler pramuka, sabtu budaya, dan ada juga program kelas seperti pengaturan posisi tempat duduk, pembiasaan 5S, kesepakatan kelas serta gambar mural tentang toleransi. Adapun tantangan yang dihadapi adalah seperti pemilihan diksi dalam komunikasi/penyiaran agama, memahami karakteristik setiap peserta didik, dan lingkungan asal peserta didik.