Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

DETERMINAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TREND NET DEATH RATE (NDR) DI RSUD Dr. SOEDONO MADIUN Ardianingrum, Al Wafi Rahmaputri; Apriliani, Eltigeka Devi; Nurkhamidah, Siti
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2022): Volume 1, Nomor 3, Oktober 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v1i3.252

Abstract

Net Death Rate (NDR) adalah angka kematian ≥48 jam setelah dirawat untuk setiap 1000 penderita keluar baik hidup / mati. Trend adalah perubahan rata-rata suatu variabel tertentu dari waktu ke waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui analisis faktor- faktor yang mempengaruhi nilai Trend Net Death Rate (NDR) pada tahun 2020-2021 di RSUD Dr. Soedono Madiun. Metode penelitian ini menggunakan mix methods, dimana penelitian ini dibagi menjadi 2 tahap. Penelitian tahap 1 menggunakan metode kuantitatif mengunakan pendekatan retrospektif dengan observasi, penelitian tahap 2 menggunakan metode kualitatif dengan cara wawancara. Hasil penelitian diperoleh nilai Net Death Rate (NDR) pada tahun 2020 yaitu 52,71‰ dan ditahun 2021 yaitu 73,67‰. Nilai Trend Net Death Rate (NDR) tahun 2020 yaitu 52,83‰, ditahun 2021 yaitu 73,79‰. Peramalan nilai Net Death Rate (NDR) pada tahun 2022 yaitu 93,78‰ dan di tahun 2023 yaitu 115,71‰. Kesimpulan, nilai Trend Net Death Rate (NDR) dari tahun 2020 sampai 2021 mengalami peningkatan sebesar 20,96‰ yang menunjukkan kecenderungan naik. Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu banyaknya pasien rujukan Covid-19 dan penyakit yang diderita oleh pasien
IMPLEMENTASI CODING EXTERNAL CAUSE BERDASARKAN ICD-10 DI RUMAH SAKIT SANTA CLARA KOTA MADIUN Karina, Cintya Ratmar; Apriliani, Eltigeka Devi; Ardianingrum, Al Wafi Rahmaputri; Widianto, Heru
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Volume 3, Nomor 3, Juni 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i3.355

Abstract

Penerapan pengkodean harus sesuai dengan buku ICD-10 untuk mendapatkan kode yang akurat. Faktor yang ditemukan di Rumah Sakit Santa Clara yaitu kurang teliti dalam menentukan kode. Tujuan penelitian untuk mengetahui presentase ketidaktepatan kode external cause dan faktor penyebab ketidaktepatan kode external cause dengan unsur 5M (Man, Material, Machine, Method, Money) di Rumah Sakit Santa Clara Kota Madiun. Metode penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan analisis kuantitatif. Responden dalam penelitian ini yaitu petugas coding dan kepala rekam medis. Peneliti menganalisis dokumen rekam medis kasus external cause bulan April 2023 berjumlah 120 dokumen rekam medis. Hasil penelitian tentang kasus external cause di Rumah Sakit Santa Clara adalah ketepatan kode external cause sebesar 85% dengan 102 dokumen rekam medis dan ketidakteoatan kode external cause sebanyak 15% dengan 18 dokumen rekam medis. Presentase kasus kejadian external cause dengan kode V sebesar 43,33%, kasus dengan kode W sebesar 51,67%, untuk kasus dengan kode X dan Y tmemiliki presentase yang sama sebesar 2,50%. Penyebab utama pada ketidaktepatan kode external cause adalah faktor man dan method. Saran untuk Rumah Sakit Santa clara yaitu perlu mengadakan pelatihan kepada petugas koding terkait penentuan kode external cause dan membuat SPO khusus terkait kasus external cause
ANALISIS TINGKAT KOMPETENSI PEREKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MADIUN Prahasti, Fadila Cahya; Ardianingrum, Al Wafi Rahmaputri; Apriliani, Eltigeka Devi
Enfermeria Ciencia Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 2, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v2i1.18

Abstract

Kompetensi perekam medis merupakan pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang harus dimiliki oleh seorang perekam medis dan informasi kesehatan dalam melakukan tanggung jawab diberbagai tatanan pelayanan kesehatan. Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Madiun terdapat 12 orang yang berlulusan perekam medis dan informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi perekam medis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu perekam medis. Sampel penelitian ini yaitu 12 perekam medis dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan presentase. Hasil penelitian bahwa Kompetensi Manajemen Data dan Informasi Kesehatan dengan kategori cukup (50%) dan kategori sangat baik (17%), Kompetensi Klasifikasi Klinis, Kodifikasi Penyakit, dan Masalah Kesehatan Lainnya serta Prosedur Klinis dengan kategori baik (58%) dan kategori sangat baik (17%), Kompetensi Aplikasi Satatistik, Epidemiologi Dasar dan Biomedik dengan kategori baik (42%) dan kategori sangat baik (25%), Kompetensi Manajemen Pelayanan RMIK dengan kategori cukup (50%) dan kategori sangat baik (17%). Kesimpulan penelitian yaitu bahwa kompetensi perekam medis di RSUD Kota Madiun masih dikatakan dalam kategori cukup
Analisis Pemberian Kode Diagnosis Pada Kasus Persalinan Triwulan I Tahun 2023 Di RSIA Al Hasanah Madiun Widi, Yuan Putri Wahyuning; Apriliani, Eltigeka Devi; Ardianingrum, Al Wafi Rahmaputri
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 2 (2024): J-BIKES NOVEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i2.95

Abstract

Seorang perekam  medis harus mampu menetapkan kode diagnosis dan tindakan dengan tepat sesuai dengan  klasifikasi. Kegiatan pengkodean selain harus tepat juga harus konsistensi menggunakan ICD-10 dan ICD 9 CM. Pengkodean persalinan harus sesuai dengan aturan World Health Organization (WHO) terdiri dari Penyulit persalinan (O00-O99), metode persalinan (O80-O84) dan Outcome of delivery (Z37.-). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketepatan kode, konsistensi diagnosis dan faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakkonsistenan diagnosis pada kasus persalinan Triwulan I di RSIA Al Hasanah Madiun menggunakan 5M. Penelitian ini menggunakan metode Desktriptif Kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 167 berkas rekam medis kasus persalinan Triwulan I dengan total sampling . Pada penelitian ini didapatkan hasil ketepatan sebesar 143 (85,63%) berkas dan  ketidaktepatan  penyulit sebesar  14 (8,34%) berkas dan ketidaktepatan metode persalinan sebesar 10 (5,96%) berkas  dan ketidaktepatan Outcome of delivery sebesar 0(0%) berkas  , sedangkan  kode tindakan 130 berkas (77,84%) kode tindakan sudah  tepat dan  37 (22,16%) kode tindakan belum tepat. Presentase kekonsistensian pemberian diagnosis mendapatkan  hasil konsisten sebesar 161 berkas (96,4%) dan 6 (3,60%) berkas tidak konsisten. Hasil wawancara didapatkan faktor-fator yang mempengaruhi ketidakkonsistenan pada Man,Methode, Money. Kesimpulan coder belum pernah mengikuti pelatihan dan tidak adanya Standar Operasional Prosedur terkait kasus persalinan.
PENYULUHAN PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN DI DESA TUNGGUR KECAMATAN LAMBEYAN KABUPATEN MAGETAN Apriliani, Eltigeka Devi; Ardianingrum, Al Wafi Rahmaputri; Saputro, Crismantoro Budi
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 3 No. 6 (2024): Volume 3, Nomor 6, Desember 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/mbm.v3i6.414

Abstract

Diketahui kepesertaan BPJS di Desa Tunggur Kecamatan Lambeyan Kabupaten Magetan sebesar 70% dan penerapan Aplikasi Mobile JKN hanya 60%. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan informasi tentang penggunaan Aplikasi Mobile JKN. Peserta kegiatan masyarakat sebanyak 21 orang. Metode pengabdian masyarakat ialah identifikasi masalah dengan survei lapangan dan wawancara, mengajukan proposal persetujuan, pelaksanaan kegiatan dimulai dengan perkenalan dari tim, pemberian materi yang interaktif dilanjutkan diskusi dan tanya jawab kepada peserta. Hasil penyuluhan penggunaan Aplikasi Mobile JKN berupa poster sederhana diberikan kepada peserta pengabdian masyarakat. Poster berisi tentang cara pendaftaran dan fungsi menu pada Aplikasi Mobile JKN. Penyuluhan penggunaan Aplikasi Mobile JKN dapat memberikan kemudahan akses dalam mendaftarkan pengobatan di fasilitas pelayanan kesehatan
Sosialisasi Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN pada Warga Desa Randu Gede Kabupaten Magetan Budisaputro, Crismantoro; Apriliani, Eltigeka Devi; Windaningrum, Dewi
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i3.697

Abstract

In 2017 BPJS launched the JKN mobile application which provides access to the registration process, membership information, contribution payments and health services. Based on the results of observations conducted by the team in this community service activity, it was found that in Randu Gede Village, Magetan Regency, there had been no information media related to the explanation of the use of the JKN mobile application such as posters, banners and the like. Public knowledge about the use of JKN mobile has not been widely distributed, villagers do not know the mechanism for using JKN mobile. The solution needed is the need for efforts to help the community to optimize the use of the JKN mobile application in accessing health services. The activities that can be carried out are in the form of socialization. Based on the results of the pre-test and post-test analysis, there was an increase in knowledge of the use of features on the JKN mobile application. The average knowledge of participants referring to the pre-test was 16% and increased with references from the post-test results of 83%.
IMPLEMENTASI DIGITALISASI REKAM MEDIS DALAM MENUNJANG PELAKSANAAN ELECTRONIC MEDICAL RECORD (EMR) Fitrianingsih, Della Dwi; Apriliani, Eltigeka Devi; Ardianingrum, Al Wafi Rahmaputri; Igayanti, Isna Bayin
Enfermeria Ciencia Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 3, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v3i2.79

Abstract

Perkembangan teknologi bidang kesehatan sangat cepat melalui penggunaan teknologi digital. Digitalisasi rekam medis adalah proses peralihan media dokumen rekam medis manual menjadi sebuah dokumen digital. Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sistem informasi kesehatan telah komputerisasi berisi data sosial dan data medis pasien, serta dengan sistem pendukung keputusan. Kendala rumah sakit yaitu tidak adanya ketersediaan kebijakan rekam medis elektronik, kurang ketersediaan sumber daya manusia dan jaringan tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasi digitalisasi rekam medis dalam menunjang pelaksanaan electronik medical record di Rumah Sakit Widodo Ngawi. Metode penelitian menggunakan Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdapat 1 kepala rekam medis, 2 petugas pendaftaran, 1 petugas teknologi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi belum dilaksanakan secara keseluruhan, faktor-faktor yang menunjang pelaksanaan digitalisasi rekam medis elektronik yaitu legal, human resource, financial, teknology dan infrastructure. Proses pelaksanaan implementasi digitalisasi rekam medis masih ditemukan beberapa hambatan yaitu tidak adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) rekam medis elektronik, kurang ketersediaan sumber daya manusia dan jaringan belum stabil. Saran kepada rumah sakit adalah pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang alur rekam medis elektronik, melakukan analisis ketersediaan jumlah sumber daya manusia pada pengguna rekam medis elektronik dan peningkatan kualitas jaringan untuk menunjang pelaksanaan implementasi rekam medis elektronik
A Review of The Effectiveness of Independent Outpatient Registration Through The Mobile JKN at Sukosari Health Center and Manguharjo Health Center in Madiun City Ardianingrum, Al Wafi Rahmaputri; Apriani, Dika; Apriliani, Eltigeka Devi
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 6 (2024): The 3rd International Scientific Meeting on Health Information Management (3rd ISMoHI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pels.v6i1.1926

Abstract

Law Number 40 of 2004 stipulated that the National Social Security System mandates social security for all Indonesian citizens, namely the National Health Insurance (JKN). The Mobile JKN application provides an essential service to the public online, eliminating the need for long queues at health institutions. Research conducted from July 2022 to April 2023 showed that of the 196,917 residents of Madiun City, only 46 participants used the Mobile JKN application. The low enthusiasm for registering independently for outpatient services through Mobile JKN is attributed to either the inability to use the application or the inadequate quality of the service. This study employed a descriptive quantitative design based on observations. The results showed that the application process for Mobile JKN at health centers in Madiun City aligned with technology acceptance. Overall effectiveness was deemed "successful," with a percentage score of 79.02%, attributed to the application's quick access time, reliable information, and prompt handling of consumer complaints. Madiun City health centers encourage the public to use the Mobile JKN application by promoting it through leaflets and social media.