Chaeruddin Hasan
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Donor Darah Pada Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Nurul Qalbi; Fairus Prihatin Idris; Chaeruddin Hasan
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0c0wz227

Abstract

Based on data from the blood transfusion of the South Sulawesi Provincial Health Office in 2023, in February the number of students who took part in blood donations were 26 people, 6 months totaling 38 people, and 11 months totaling 25 people. In 2024 the new blood donor activity was carried out twice, February 14 people and 21 people in May one of the factors that influenced the lack of blood donation was the lack of knowledge. Thus the researcher argues that with this research can increase respondents' knowledge about blood donors so that students can find out the importance of blood donation. The purpose of this study is to determine the factor of blood donor interest in students in students in the Indonesian Muslim University Community Health Study Program. This research uses a type of quantitative research, with an analytical descriptive approach. Where this research is used to see what are the factors causing the lack of blood donor interest in students in the Indonesian Muslim University Community Health Study Program. The sampling technique in this study was the sample sampling used 248 respondents. The results in this study were there was no knowledge of knowledge of blood donor interests, the relationship of attitude towards blood donor interests, the relationship of behavior towards the interest of blood donation, no relationship of health workers to the interests of blood donors, so that there was still a need for routine campaigns in the environment Campus to provide correct information about blood donors, including the benefits, procedures, and relevant medical facts.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Buruh Di Pelabuhan Nusantara Parepare Andi Amalia Mattalatta; Nurul Hikmah B; Chaeruddin Hasan
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/b80bac55

Abstract

A work accident is an incident that occurs suddenly, unintentionally, and can result in the loss of life and property. An unsafe act, or an unsafe action, is a behavior that can pose a risk to the worker or other workers in the workplace, resulting in an incident due to various factors. This study applies a quantitative method using a cross-sectional study research design. This study's results show that knowledge and training variables are significantly related to unsafe acts committed by stevedoring workers at the Nusantara Parepare port. In contrast, the variables of work period and supervision do not have a significant relationship with unsafe acts in stevedoring workers (TKBM) at the Nusantara Parepare port. Workers must carry out their work while still following the safety procedures that have been implemented. The importance of increasing worker knowledge and training regarding Occupational Health and Safety is so that workers can protect themselves and others while doing their work. Workers should rest when they feel tired and pay more attention to a healthy lifestyle.
Intensitas Pencahayaan Dan Kelelahan Mata Pada Pekerja Bagian Kantor RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Kismawati; Ikhram Hardi; Chaeruddin Hasan; Nur Ulmy Mahmud; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.655

Abstract

Kelelahan mata adalah ketegangan pada mata yang disebabkan oleh penggunaan indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan untuk melihat objek dalam jangka waktu yang lama dan biasanya disertai dengan kondisi pandangan yang tidak nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi intensitas pencahayaan dan kelelahan mata pada pekerja di bagian kantor RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 52 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan cara wawancara kuesioner dan melakukan pengukuran pencahayaan menggunakan Lux Meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas pencahayaan yang memapari pekerja sebesar 143,5 lux dan sebanyak 51 orang (98,1%) terpapar dengan intensitas pencahayaan yang masih memenuhi syarat sedangkan yang terpapar dengan intensitas pencahayaan yang tidak memenuhi syarat hanya sebanyak 1 orang (1,9%). Ditemukan yang mengalami kelelahan mata sebanyak 32 orang (61,5%) sedangkan tidak mengalami kelelahan mata sebanyak 20 orang (38,5%). Disarankan bagi pekerja agar dapat melakukan relaksasi dan mengambil istirahat setiap 20 menit bekerja di depan komputer dan dapat mengatur jarak mata dari layar monitor.
Faktor Yang Berhubungan dengan Perilaku Penerapan Program K3 Pada Pekerja Bagian Produksi di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Nur Azzah Abidah; Nurgahayu; Chaeruddin Hasan
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i4.1108

Abstract

Penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bentuk perlindungan pekerja saat berada dilingkungan kerja sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan. Berdasarkan hasil laporan World Health Organization (WHO) imencatat terdapat sebanyak 685.000 kasus kecelakaan kerja setiap hari. Angka tersebut menunjukkan bahwa setiap 8 menit terjadi kecelakaan kerja pada 475 pekerja industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor–faktor berhubungan dengan perilaku penerapan program K3 ipada pekerja bagian produksi di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Tahun 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional study. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampling dengan jumlah sampel 80 responden. Pengumpulan data menggunakani kuesioner dan wawancara. Metode analisis idata imenggunakan analisis iunivariati dan bivariati dengan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (p=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, sikap dan pengawasan terdapat hubungan yang signifikan terhadap perilaku penerapan program K3 yakni dengan hasil analisis data pengetahuan (p=0,012), sikap (p=0,044) dan pengawasan (p=0,021). Sedangan variabel Reward and Punishment tidak terdapat hubungan yang signifikan yaitu hasil analisis data (p=0,611) dengan perilakui penerapan program K3 pada pekerja bagian produksi di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Tahun 2023.
Gambaran Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Mahasiswi Di Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Nadiya; Chaeruddin Hasan; Andi Mansur Sulolipu
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 5 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i5.1275

Abstract

Sekitar 40% di Negara berkembang berkaitan dengan anemia pada masyarakat dan kebanyakan anemia pada masyarakat khususnya remaja putri yang terjadi disebabkan oleh defisiensi besi. Defisiensi besi dapat dicegah dengan mengkonsumsi suplemen tablet tambah darah untuk menghindari remaja putri dari anemia. Konsumsi tablet tambah darah (TTD) merupakan cara efektif untuk mengatasi masalah anemia, apabila dikonsumsi secara rutin akan terjadi peningkatan pada kadar Hb. Hasil observasi awal yang diperoleh bahwa presentase remaja putri di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Tahun 2023 yang menerima dan mengkonsumsi tablet tambah darah masih tergolong kategori kurang baik 56,6%. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan observasi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling, Menurut Arikunto  (2010) total proportional random sampling adalah teknik pengambilan proporsi untuk memperoleh sampel yang representatif. Tujuan umum dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran perilaku konsumsi tablet tambah darah Mahasiswi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Tahun 2023.
Faktor Yang Berhubungan Dengan MSDs Pada Pegawai Di PT PLN ULP Panakkukang Makassar Selatan Firka Wafiq Nurul Haq; Ikhram Hardi S; Mansur Sididi; Nur Ulmy Mahmud; Chaeruddin Hasan
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 6 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i6.1395

Abstract

Keluhan sistem musculoskeletal atau diistilahkan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) adalah masalah ergonomi yang sering dijumpai ditempat kerja. Seperti pada pekerja yang menerima beban statis secara berulang dalam waktu yang lama dapat menyebabkan suatu keluhan pada bagian otot-otot skeletal, keluhan sangat ringan sampai dengan keluhan berat. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada Pegawai yang menggunkan Personal computer di PT PLN ULP Panakukkang Makassar Selatan Tahun 2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan Cross Sectional Study. Jumlah populasi 44 orang dengan metode menggunakan total sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Data analisis menggunakan uji statistik Chi- Square pada tingkat kepercayaannya 95% (α=0,05). Hasil Penelitian diperoleh bahwa dari lima variabel diteliti terdapat tiga variabel yang tidak berhubungan Musculoskeletal Disorders (MSDs) yaitu umur (p=0,457), IMT (p=0,413) dan masa kerja (p=0,859), postur kerja (p=0,084). Sedangkan variabel lama kerja (p=0,020) memiliki hubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders pada Pegawai yang menggunakan Personal Komputer di PT PLN ULP Panakukkang Makassar Selatan. Untuk mencegah terjadinya Musculoskeletal Disorders (MSDs), agar memberikan training mengenai ergonomik untuk memperhatikan posisi kerja yang ergonomis ketika sedang melakukan pekerjaan.