Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Portabel Solar Panel sebagai Energi Penggerak Pompa Air di Desa Toniku Hadi, Rian Maulana; Rais, Sandi; Tjiroso, Bambang; Sirad, Mochammad Apriyadi Hadi
Patria Artha Technological Journal Vol 7, No 2 (2023): Patria Artha Technological Journal
Publisher : Department of Electrical Engineering, University of Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/patj.v7i2.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemakaian daya listrik pada pompa air yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga surya portable, dengan memasang pembangkit listrik tenaga surya portable sebagai alat uji dan suplai energi listrik pada pompa air tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan experiment, dimana dilakukan survei dan wawancara langsung ke masyarakat yang terdampak khusunya masyarakat Desa Toniku, kemudian melakukan advokasi data-data selanjutnya dilaksanakannya pemasangan solar panel portable pada pompa air, analisa dan pengujian. Hasil dari pengujin selama 5 hari, pengujian juga dilakukan pada malam hari, efektifitas pompa bekerja hanya sampai 1,5 jam setelah dari 1,5 jam pompa tidak lagi bekerja secara maksimal sampai pada menit ke 240, pompa tersebut masih tetap menyala namun tidak menghasilkan air sampai pada menit 450. Kinerja pompa mulai dari hari pertama sampai dengan hari ketiga, pada hari ketiga kinerja pompa berada pada nilai tertinggi yakni 25,038 Joule. Untuk memaksimalkan kinerja pompa air tersebut maka dibutuhkan penambahan 1 buah baterai dengan kapasitas 100 Ah,12 Volt. Agar dapat menggerakan pompa secara maksimal, efektivitas dari sinar matahari selama 8 jam yang diperoleh dari pada perhitungan sebesar 800 Watt, oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan daya dari baterai pada pemakain selama 8 jam sebesar 9.600 Watt. Maka besar dari daya baterai tersebut dibagi dengan total ouput dari solar panel sebesar 800-Watt maka dibutuhkan 12 panel surya dengan masing-masing ouput daya 100 Wp.
Sosialisasi Pengenalan 3D Printing Untuk Siswa SMK 4 Dan Pemuda Di Kelurahan Kastela Kota Ternate Selatan Rais, Sandi; Asyriati, Lita; Abbas, M. Fadly; Muni, Yulinda Sakinah; Sukiman B, Sukiman B; Radjak, Sahdar; Fajrin, Syarif Al
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 4, No 2 (2024): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v4i2.884

Abstract

3D printing merupakan metode manufaktur terkini, di mana material dicetak layaknya pencetakan kertas dengan printer dua dimensi, namun bahan cetak bukan tinta melainkan polimer, logam, atau material lain, sehingga produk cetak adalah benda tiga dimensi (Yin dkk., 2018). 3D printing bergantung erat pada teknologi informasi, terutama koneksi internet dan komputerisasi, untuk membuat model cetak, mendistribusikan model cetak ke lokasi pembuatan, dan memproduksi model cetak sebagai benda jadi di lokasi cetak (Dilberoglu dkk., 2017). Dengan demikian, 3D printing merupakan cerminan langsung dari penerapan Industri 4.0. Meskipun 3D printing sudah menjadi konten pendidikan di Asia (Chong dkk., 2018), namun metode produksi ini belum banyak dikenal bahkan dalam masyarakat Indonesia. Dengan semakin dalam Indonesia masuk ke perdagangan dan ekonomi global, tuntutan pasar untuk pekerja yang cakap dengan teknologi terbaru menjadi semakin genting. Karena adanya tuntutan dan kecenderungan global untuk menerapkan produksi berbasis 3D printing secara masif dan masih kurangnya pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai proses produksi dengan metode 3D printing, maka kelompok pengabdian masyarakat Program Studi Teknik Industri Fakuktas Teknik Universitas Khairun, berinisiatif memberikan pendidikan dan pemahaman mengenai proses produksi dengan metode 3D printing. Sosialisasi pengenalan 3D printing diberikan kepada kelompok masyarakat yang akan sangat memerlukan kompetensi dalam aplikasi 3D printing di masa depan, Target dari sosialisasi ini adalah semua pemuda dan pemudi (siswa SMA dan sederajat serta mahasiswa dari di Kelurahan Kastela
Pengaruh Suhu Penuangan Terhadap Kualitas Dan Cacat Coran Aluminium Bekas Kaleng Minuman Dengan Metode Lost Foam Casting Tjiroso, Bambang; Umar, Kifli; Rais, Sandi; Rajak, Sahdar; Zulfikram, Zulfikram
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.9322

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of pouring temperature on defect quality in aluminum castings for beverage cans, using the Lost Foam Casting method. The results indicate that pouring temperature significantly influences casting quality. Higher pouring temperatures improve casting quality by increasing fluidity, allowing the molten metal to better fill the mold cavities. Conversely, lower pouring temperatures reduce the aluminum's flowability. Observed defects primarily include cavities or small holes ranging in size from approximately 0.28000 µm to 0.6843 µm, suggesting porosity defects. Larger cavities (0.6843 µm) likely result from gas entrapment or shrinkage during cooling, while smaller cavities may be due to gas trapped on the surface of the castings.
Pengaruh Suhu Penuangan Terhadap Kualitas Dan Cacat Coran Aluminium Bekas Kaleng Minuman Dengan Metode Lost Foam Casting Tjiroso, Bambang; Umar, Kifli; Rais, Sandi; Rajak, Sahdar; Zulfikram, Zulfikram
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.9322

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of pouring temperature on defect quality in aluminum castings for beverage cans, using the Lost Foam Casting method. The results indicate that pouring temperature significantly influences casting quality. Higher pouring temperatures improve casting quality by increasing fluidity, allowing the molten metal to better fill the mold cavities. Conversely, lower pouring temperatures reduce the aluminum's flowability. Observed defects primarily include cavities or small holes ranging in size from approximately 0.28000 µm to 0.6843 µm, suggesting porosity defects. Larger cavities (0.6843 µm) likely result from gas entrapment or shrinkage during cooling, while smaller cavities may be due to gas trapped on the surface of the castings.