Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Increasing the development of national ideological values from an early age through family education Sulistijaningsih, Sri; Nurdin, Encep Syarief; Fauziah, Puji Yanti; Dewi, Adin Ariyanti; Bariboon, Gumpanat
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v21i1.67887

Abstract

This research aims to determine the role of the family in training the application of Pancasila values in early childhood. The researchers used a literature review method to determine the role played by families in training young children to apply Pancasila valuesin everyday life. This research used Google Scholar and Scopus databases to search for relevant articles and conduct a more in-depth analysis. The research stage began with identifying previously determined keywords, screening by reading the abstract and research results and finding relevant articles to study. In analysis, the researcher conducted an analysis based on the context of the study of the selected articles until new themes emerged, which became the focus of the research. The theme was the role of family education in training Pancasila values from an early age. The results of the research showed that efforts to practice Pancasila values could be made by practising belief in God the Almighty, worshipping, respecting each other, praying, taking advantage of God's blessings, respecting older people, loving the environment, working together, respecting opinions, and being fair.
Implementasi pembiasaan pesantren untuk pembentukan karakter religius anak di lembaga pembinaan kelas IIa Bandung Sulistijaningsih, Sri; Nurikhsan, Juntika; Nurdin, Encep; Sabri, M.
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 4 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243513

Abstract

Pendidikan karakter merupakan dasar bagi suatu bangsa untuk mampu bertahan ditengah perkembangan zaman. Bangsa yang memiliki karakter kuat akan mampu mencapai puncak peradaban dunia. Saat ini banyak anak muda mengalami penurunan karakter akibat pergaulan yang tidak tepat sehingga berakhir di Lembaga pembinaan khusus anak kelas IIA Bandung. Tujuan pembinaan adalah kegiatan untuk meningkatkan kualitas, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku, pelatihan keterampilan, profesional, serta kesehatan jasmani dan rohani. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa anak binaan di LPKA IIA Bandung mengalami banyak tantangan dalam proses pembiasaan karakter religious. Hal ini terjadi karena mereka tidak terbiasa untuk melakukan kegiatan berbasis keagamaan sebelumnya. Dengan meningkatnya karakter religius anak binaan berbasis pesantren, diharapkan akan menjadi lebih produktif dan menjadi warga negara bertanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan program pembinaan karakter di lembaga-lembaga serupa, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pembinaan karakter religius di Indonesia.
Habituation-Based Religious Character Education Grounded in Pancasila: Evidence from a Juvenile Correctional Setting in Indonesia Sulistijaningsih, Sri; Nurdin, Encep Syarief; Nurihsan, Juntika; Sabri, Muhammad
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Vol. 5 No. 2 (2025): VOLUME 5 ISSUE 2, OCTOBER 2025
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v5i2.795

Abstract

The Reform Era of 1998, followed by rapid globalization and technological advancement, has profoundly affected the moral foundation of Indonesia’s younger generation. Data from the Indonesian Child Protection Commission (KPAI, 2022) show that West Java ranks highest in child protection cases, contributing to the increasing number of juvenile offenders at the Class II Juvenile Correctional Institution (LPKA) in Bandung, particularly in cases involving sexual misconduct. This situation demands a character development strategy that transcends administrative correction and focuses on moral and spiritual formation grounded in Pancasila, especially its first principle, Belief in the One and Only God. This study aims to design and evaluate a religious character development strategy using a habituation method implemented through supplementary classes. Employing a mixed-methods exploratory sequential design, the research began with qualitative data collection through observation, interviews, and document analysis, followed by quantitative analysis using pre-test and post-test data examined through the Wilcoxon Signed-Rank Test. The findings revealed that 29 out of 30 participants showed improved post-test scores, indicating significant positive changes in religious values, discipline, and spiritual awareness. These results confirm the effectiveness of the habituation-based strategy in fostering religious character and suggest that the model can be adopted by other juvenile correctional institutions to cultivate responsible, spiritually conscious youth with strong commitment to religious and national values.
Implementasi pembiasaan pesantren untuk pembentukan karakter religius anak di lembaga pembinaan kelas IIa Bandung Sulistijaningsih, Sri; Nurikhsan, Juntika; Nurdin, Encep; Sabri, M.
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243513

Abstract

Pendidikan karakter merupakan dasar bagi suatu bangsa untuk mampu bertahan ditengah perkembangan zaman. Bangsa yang memiliki karakter kuat akan mampu mencapai puncak peradaban dunia. Saat ini banyak anak muda mengalami penurunan karakter akibat pergaulan yang tidak tepat sehingga berakhir di Lembaga pembinaan khusus anak kelas IIA Bandung. Tujuan pembinaan adalah kegiatan untuk meningkatkan kualitas, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku, pelatihan keterampilan, profesional, serta kesehatan jasmani dan rohani. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa anak binaan di LPKA IIA Bandung mengalami banyak tantangan dalam proses pembiasaan karakter religious. Hal ini terjadi karena mereka tidak terbiasa untuk melakukan kegiatan berbasis keagamaan sebelumnya. Dengan meningkatnya karakter religius anak binaan berbasis pesantren, diharapkan akan menjadi lebih produktif dan menjadi warga negara bertanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan program pembinaan karakter di lembaga-lembaga serupa, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pembinaan karakter religius di Indonesia.