Puspitasari, Rahma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN HAND HYGIENE TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN ENAM TAHAP PADA KELUARGA PASIEN DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT dr. SITANALA TANGERANG Ayuningtyas, Gita; Ekawati, Nita; Puspitasari, Rahma
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v5i1.91

Abstract

Infeksi nosokomial mengacu pada infeksi yang terjadi ketika pasien dirawat di rumah sakit atau fasilitas medis lain, dan infeksi ini tidak tersedia saat masuk. Setiap pasien rumah sakit berisiko terkena infeksi yang didapat di rumah sakit. Keluarga pasien dapat menjadi perantara yang dapat menyebarkan infeksi. Cuci tangan merupakan cara efektif untuk memutus rantai infeksi. Kesalahan untuk melakukan cuci tangan dengan benar dapat dianggap sebagai penyebab utama terjadinya infeksi nosokomial di sarana kesehatan. Pemberian edukasi cuci tangan kepada keluarga pasien harus dilakukan oleh seluruh civitas rumah sakit. Peningkatan pemahaman keluarga pasien tentang cuci tanagn enam tahap dapat berpengaruh terhadap perilaku mencuci tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui impak pendidikan cuci tangan terhadap konduite mencuci tangan enam tahap pada famili pasien. Metode penelitian memakai ancangan kuantitatif dengan memakai pola cross sectional yang dilakukan kepada 198 responden memakai kuesioner dan observasi. Hasil penelitian didapatkan mayoritas usia responden 36-45 tahun (41%), jenis kelamin wanita 110 (56%), pendidikan pada jenjang SMA sebanyak 77 (39%), dan pengalaman terhadap edukasi cuci tangan menyatakan 90% responden pernah terpapar. Dari uji chi-square dapat disimpulkan bahwa pendidikan cuci tangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku cuci tangan enam tahap keluarga pasien (p value = 0,046). Saran yang dapat diberikan yaitu perawat perlu meningkatkan pemberian edukasi cuci tangan enam tahap pada keluarga pasien secara konsisten dan berkesinambungan
ANALISIS KUALITAS SOAL BAHASA INDONESIA BERBASIS TAKSONOMI BLOOM REVISI PADA PLATFORM QUIZIZZ UNTUK PESERTA DIDIK SMP Nufus, Hayatun; Sulistia, Rika; Ratna Dewi, Agis; Yaro, Hairo; Puspitasari, Rahma; Hati, Tiara; Dina Setiawati, Aisya; Natania Putri Marina, Nabila; Rama Dani, Alya; Putri Ramadani, Olivia; Riska; Aulia Riani, Ririn; Indah Sari, Fadilah; Robiah; Wulandari, Putri; Ceca Olivia, Sesilia; Natasya, Putri; Aprilia, Winsi; Anggraini, Imelda; Utami, Faza; Agustina, Gita; Anisa, Fitri; Pratiwi, Adelia; Pernando, Jimi; Salsabilah; Sulastri, Tera; Sundari, Meila; Gala Aprilia, Irsya; Iles Pahmi, Riken
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.57756

Abstract

The Revised Bloom’s Taxonomy developed by Anderson and Krathwohl (2001) classifies cognitive processes into six hierarchical levels from C1 (remembering) to C6 (creating), divided into lower-order thinking skills (LOTS) and higher-order thinking skills (HOTS). The problem underlying this study was the lack of adequate examination of Indonesian language question quality on digital learning platforms based on the Revised Bloom’s Taxonomy, leaving the extent to which these items measure students’ thinking skills uncertain. This study aimed to analyze the quality of Indonesian language test items on the Quizizz platform based on the cognitive levels of the Revised Bloom’s Taxonomy. A descriptive qualitative approach with content analysis method was applied to 40 multiple-choice Indonesian language test items for junior high school level, collected through documentation techniques and classified into C1–C6 levels and knowledge dimensions of the Revised Bloom’s Taxonomy. The results showed that cognitive level distribution was dominated by C2 (understanding) at 37.5% and C4 (analyzing) at 32.5%, while C1 (remembering) appeared only at 2.5%. The LOTS and HOTS proportion achieved a balanced ratio of 50:50, exceeding the minimum standard set by the Ministry of Education. In terms of knowledge dimension, items were dominated by conceptual knowledge (32.5%) and procedural knowledge (30.0%), while factual knowledge had the lowest percentage (17.5%). However, C3 (applying) representation remained low at 10.0%, indicating that the cognitive ladder from C1 to C6 has not yet been built in a fully gradual manner. It is concluded that the quality of Indonesian language test items on the Quizizz platform aligns with the Revised Bloom’s Taxonomy in terms of LOTS-HOTS balance, although the distribution across cognitive levels, particularly C3, still requires improvement.