Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Hubungan Faktor Employee Engagement dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Dewi, Sasmita; Nurachmah, Elly; Muhsinin, Muhsinin
Jurnal Kesmas Asclepius Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kesmas Asclepius
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jka.v5i2.7693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan faktor employee engagement dengan kinerja perawat di RS Islam Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dan metodologi cross-sectional digunakan dengan uji spearman rank. Sampel penelitian ini berjumlah 89 responden dengan instrumen penelitian yaitu kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor hubungan rekan kerja dan tim, memiliki korelasi signifikan α= 0,01 (α<0,05) dengan kinerja perawat. Sedangkan faktor lingkungan kerja dan kepemimpinan tidak terdapat korelasi signifikan (α<0,05). Simpulan ada hubungan faktor hubungan tim dan rekan kerja dengan kinerja perawat, sedangkan faktor lingkungan kerja dan kepemimpinan tidak terdapat hubungan dengan kinerja perawat. Perawat dan pimpinan diharapkan dapat saling bekerja sama dan manajemen keperawatan dapat melakukan survei terkait komunikasi yang terjalin di rawat inap untuk tercapainya asuhan keperawatan yang maksimal. Kata Kunci: Hubungan Tim dan Rekan Kerja, Kepemimpinan, Kinerja Perawat, Lingkungan Kerja.
Pengaruh Pembelajaran Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Akuntansi di SMK Negeri 1 Bantaeng Dewi, Sasmita; Azis, Muhammad; Nuraisyiah
Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2025): SINTAMA: Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi, dan Manajemen (September)
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54951/sintama.v5i3.1121

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning creative products and entrepreneurship subjects on the entrepreneurial interest of class XI Accounting students at SMK Negeri 1 Bantaeng. The type of research used is descriptive research using a quantitative approach. Data were collected using a questionnaire. Data were analyzed using regression analysis. The results of this study indicate that learning creative products and entrepreneurship is in the very good category, with an average percentage of 82.3% and entrepreneurial interest is in the very good category, with an average percentage of 85.1%. The results of the analysis it shows that learning creative products and entrepreneurship has a positive effect on entrepreneurial interest.
Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X SMA Dewi, Sasmita; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Nurdianingsih
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.12-19

Abstract

Aktivitas dikenal sebagai kegiatan yang diikuti dengan perubahan tingkah laku karena interaksi dengan lingkungan. Pada proses pembelajaran, aktivitas dapat dilihat melalui kegiatan belajar. Belajar adalah ketika seseorang berinteraksi dengan lingkungannya untuk mengubah tingkah lakunya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA. Subjek penelitian meliputi 28 peserta didik kelas X MIPA 4. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data aktivitas belajar dengan observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar peserta didik. Penelitian dianggap berhasil apabila peserta didik memiliki aktivitas belajar meningkat dengan kriteria minimum “aktif”. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik telah meningkat. Pada siklus I yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 69,53% dengan kriteria aktif. Sedangkan pada siklus II yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 80,46% dengan kriteria aktif. Aktivitas belajar peserta didik dari siklus I menuju siklus II mengalami peningkatan sebesar 10,93%. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA.
Hubungan Lama Operasi, Usia dan Berat Badan dengan Kejadian Hipotermia pada Anak Pasca Operasi di Kamar Operasi Rumah Sakit Banjarmasin Siaga Mariani; Noorhasanah, Evy; Mathuridy, Roly Marwan; Dewi, Sasmita; Karmila
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1599

Abstract

Hipotermia adalah kondisi di mana suhu inti tubuh menurun di bawah suhu fisiologis normal, sering terjadi pada pasien di ruang pemulihan karena beberapa faktor seperti suhu lingkungan yang rendah, infus cairan dingin, luka terbuka, penurunan aktivitas otot, usia, dan pengobatan. Jumlah pasien yang menjalani operasi di Rumah Sakit Siaga Banjarmasin, khususnya Bedah Anak pada tahun 2022 berjumlah 369 pasien, pada tahun 2023 berjumlah 487 pasien, dan pada Januari hingga Maret 2024 berjumlah 89 pasien. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien anak yang menjalani operasi dengan total sampel 48 orang. Analisis statistik menggunakan uji Spearman Rho dengan menggunakan purposive sampling. Terdapat hubungan antara lama operasi, usia, dan berat badan dengan kejadian hipotermia dengan nilai koefisien korelasi lama operasi sebesar 0,683, koefisien korelasi usia sebesar 0,418, dan koefisien korelasi berat badan sebesar 0,530 dengan nilai ap sebesar 0,000 0,05. Nilai ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara lama operasi, usia, dan berat badan.