Muiz, Ahmad Habibul
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Inovasi dan Penerapan Strategi Dalam Meningkatkan Efektivitas Program Tabungan Kurban Berbasis Masjid Muiz, Ahmad Habibul; Nashirudin, Muhammad; Wibowo, Hari Santoso
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.128

Abstract

Kurban adalah salah satu diantara sekian banyak ibadah di dalam agama Islam yang selain berbasis spiritual, juga berbasis sosial. Untuk memberikan fasilitas dan kemudahan dalam ibadah kurban bagi masyarakat, Masjid Darussalam Kedungrejo merumuskan sebuah program, yaitu PTQ (Program Tabungan Qurban). Artikel ini untuk mendekripsikan proses pengelolaaan program tabungan kurban di masjid Darussalam Kedungrejo khususnya pada bagian efektivitas penagihan. PTQ (Program Tabungan Qurban) Masjid Darussalam memiliki program yang berangsur, sehingga untuk menghindari agar program tidak terbengkalai, kelalaian peserta dalam partisipasinya dan kelalaian panitia disebabkan program yang dirilis masih jauh dari waktu Hari Raya Kurban dan juga sebagai ajang promosi bagi Masjid Darussalam, maka dibutuhkan strategi dalam meningkatkan efektivitas program tersebut. Pada artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan (action research). Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa strategi yang telah diterapkan efektif dalam PTQ Darussalam karena telah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan, yaitu minimal 80% dari peserta telah menyetorkan tabungannya. Namun, jika dilihat dari segi jumlah pendaftar yang masih kurang dari target, maka disimpulkan bahwa program PTQ Darussalam tidak efektif jika dirilis terlalu jauh sebelum hari raya kurban, namun program tetap harus dipertahankan agar tetap bisa memberi fasilitas kepada jamaah yang ingin membayarkan tabungannya secara bertahap, hal tersebut untuk keefektifan biaya, waktu dan SDM.
PROGRAM RESIK-RESIK MASJID DALAM MEMBANGUN MODAL SOSIAL (STUDI KASUS MASJID JOGOKARIYAN YOGYAKARTA) Musyanto, Moch Herma; Muiz, Ahmad Habibul; Saputra, Rudia
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 6 No 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v6i1.141

Abstract

Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam hijrah ke Madinah, langkah awal yang dilakukan adalah membangun masjid yang dijadikan sebagai tumpuan utama umat islam kala itu. Masjid yang menjadi pusat kebangkitan umat yang harus dijaga kebersihan dan kesuciannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program resik-resik masjid dalam membangun modal sosial. Peneliti membatasi penelitian ini pada modal sosial dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dalam hal ini peneliti memperoleh data dengan wawancara serta dokumentasi. Adapun hasil penelitian bahwa Masjid Jogokariyan melalui program resik-resik masjid mampu membangun modal sosial untuk menjaga hubungan jangka panjang baik dengan komunitas resik-resik masjid, kelompok masyarakat maupun dengan takmir masjid mitra atau masjid yang menjadi objek program resik-resik masjid tersebut, dengan menerapkan dimensi struktural, dimensi resional dan dimensi kognitif yang dapat memberikan peluang, motivasi, kompetensi, manfaat dan value. Kata kunci : program kebersihan masjid, modal sosial, hubungan jangka panjang
Motivasi Dakwah Bilhal Melalui Seni Hadroh Di Jepang: Studi Kasus Hadroh Nusantara Tokyo Jepang Baihaqi, Fuad Hasan; Musyanto, Herma; Muiz, Ahmad Habibul
Hikmah Vol 19, No 2 (2025): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v19i2.17776

Abstract

This study aims to analyze the motivation for preaching through the art of hadroh within the Hadroh Nusantara Tokyo community as a form of cultural da'wah practiced by Muslim minorities living in Japan. In a context where Islam exists as a minority religion within a secular and pluralistic society, cultural approaches to da'wah become strategically important. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation of community activities. The theoretical framework integrates Self-Determination Theory, which emphasizes psychological dimensions of motivation such as autonomy, competence, and relatedness, with Islamic Motivation Theory, which highlights spiritual, social, and individual dimensions of human action grounded in faith.The findings indicate that members’ involvement in hadroh activities is driven by both intrinsic and extrinsic motivations. Intrinsically, participants perceive hadroh as a form of worship (ibadah), spiritual expression, and personal fulfillment. Extrinsically, hadroh serves as a medium for social interaction, cultural preservation, and collective identity formation among Indonesian Muslim migrants in Japan. Furthermore, the art of hadroh functions as a non-verbal communication tool that effectively transcends linguistic and cultural barriers, enabling the dissemination of Islamic values in a peaceful and inclusive manner. Through rhythmic music and devotional lyrics, hadroh contributes to strengthening community solidarity while simultaneously fostering a positive, moderate, and adaptive image of Islam within Japanese society. Overall, this study concludes that hadroh art is an effective and relevant medium of da'wah, reinforcing Islamic identity and spiritual resilience among Muslim diasporas while promoting intercultural harmony in a multicultural environment