Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEKERJA SENI YANG TERDAMPAK PANDEMI COVID 19 PADA SEKTOR INDUSTRI KREATIF DI INDONESIA Hidajat, Robby; Wulandari, Sri; Astuti, Yuyun Nur; Hasyimy, Muhammad Afaf
Imaji Vol 18, No 2 (2020): IMAJI OKTOBER
Publisher : FBS UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/imaji.v18i2.31278

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak pandemic Covid-19 terhadap para pekerja senipada sektor industri kreatif di Indoesia. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif.Populasi direncanakan menyasar 50 pekerja seni di tiga provinsi: Jawa Timur, Daerah IstimewaYogyakarta dan Sumatera Selatan. Sampel teranalisis 21 responden dari Jawa Timur, 7 respondendari Daerah Istimewa Yogyakarta, dan 10 responden dari Sumatera Selatan. Analisis datamenggunakan prosentase. Hasil penelitian ini menunjukkan para pekerja seni pada sektor industrikreatif yang terdampak pandemi Covid-19 mengalami dua dampak, yaitu: (1) Dampak yangberhubungan dengan nasib pekerjaannya, yaitu: (a) 13.1% tidak mendapatkan hasil, (b) 26.3%putus asa dan pasrah, (c) 36.8% tidak mampu memprediksikan kondisi normal, dan (4) 52.6%menunggu bantuan pemerintah. (2) Dampak yang berhubungan dengan nasib penghasilannya,yaitu: (a) Pekerja seni tidak memiliki pengalaman menghadapi musibah sosial, (b) Ketika omsetnaik, tidak sadar bisa berinvestasi, tetapi sebaliknya ketika omset menurun, mereka tidak memilikialternatif mencari penghasilan lain, sehingga menciptakan kelompok miskin baru.Kata kunci: industri kreatif, usahawan seni, kreativitas, Covid 19ART WORKERS AFFECTED BY THE COVID-19 PANDEMIC IN THE CREATIVE INDUSTRY SECTOR IN INDONESIAAbstractThis study aims to determine the impact of the Covid-19 pandemic on art workers in thecreative industry sector in Indonesia. This research approach is quantitative. The population isplanned to target 50 art workers in three provinces: East Java, the Special Region of Yogyakarta,and South Sumatra. The sample analyzed was 21 respondents from East Java, 7 respondentsfrom the Special Region of Yogyakarta, and 10 respondents from South Sumatra. Data analysiswas in percentages. The results of this study show that art workers in the creative industry sectoraffected by the Covid-19 pandemic experienced two impacts, namely: (1) Impacts related to thefate of their work, namely: (a) 13.1% did not get income, (b) 26.3% hopeless and resigned, (c)36.8% unable to predict normal conditions, and (4) 52.6% waiting for government assistance.(2) Impacts related to the fate of their income, namely: (a) Art workers do not have experiencedealing with social disasters, (b) When turnover increases, they are not aware that they can invest,but on the contrary, when turnover decreases, they have no alternative to find other income, thuscreating a new poor group.Keywords: creative industry, art entrepreneur, creativity, Covid 19
Membaca Kolaborasi Seni Dan Spiritualitas: Pertunjukan Kecak Ramayana Di Pura Uluwatu Bali Hidajat, Robby; Suprihatin DP, EW; Hartono, Hartono; Hasyimy, Muhammad Afaf
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 21, No 1 (2023): Jurnal Antropologi Sumatera, December 2023
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v21i1.53953

Abstract

Artikel ini bertujuan memahami kolaborasi antara seni pertunjukan dan spiritualitas dalam Kecak Ramayana di Uluwatu, Bali. Seni Pertunjukan Kecak Ramayana merupakan representasi nilai budaya lokal, yang praktiknya menyatu erat dengan dimensi spiritual dalam kehidupan masyarakat pemangkunya. Melalui prosfektif antropologi, dengan pendekatan diskriptif kualitatif dikaji mendalam tentang hubungan simbiosis tersebut. Peneliti menggali data melalui eksplorasi langsung peristiwa seni pertunjukan wisata Kecak Ramayana di Uluwatu, wawancara dengan pengelola pertunjukan, penari, dan tokoh yang memerankan lakon Ramayana. Analisis data menggunakan fungsional terhadap peran Kecak Ramayana sebagai suatu bentuk ekspresi kreatif yang merefleksikan keyakinan, nilai-nilai, dan identitas masyarakat Bali. Melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, penelitian ini menggambarkan bagaimana pertunjukan Kecak Ramayana menjadi sarana yang menghubungkan masyarakat dengan warisan budaya dan spiritualitas. Hasil kajian 1. Kreativitas Seni Wisata Kecak Ramayana, 2. Nilai lokal sebagai komoditas, dan 3 Seni, Hiburan, dan Pelestarian.
Pelatihan Tari Zapin Bagi Komunitas Perempuan Bersanggul Di Kampung Budaya Polowijen (KBP) Kota Malang robby, robby hidajat; Wahyuningtyas, Tri; Hartono; Hasyimy, Muhammad Afaf
Gayatri : Jurnal Pengabdian Seni dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20111/gayatri.v3i1.58

Abstract

Kota Malang telah mengembangkan kampung tematik sejak 1995, salah satunya adalah Kampung Budaya Polowijen (KBP) yang telah berkembang menjadi destinasi wisata budaya yang fokus pada kekayaan tradisi, seni lokal, dan keragaman. Untuk memberdayakan masyarakat dan memperkenalkan budaya Malang kepada wisatawan, KBP meluncurkan program pelatihan Tari Zapin bekerja sama dengan Prodi Pendidikan Seni Tari dan Musik DSD FS Universitas Negeri Malang melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan tersebut melibatkan Komunitas Perempuan Bersanggul. Pelatihan menggunakan metode R&D (Research and Development), yang mencakup langkah-langkah: (1) eksplorasi peserta, (2) perencanaan kegiatan, (3) pelaksanaan kegiatan pelatihan, (4) pengenalan materi, (5) proses pelatihan, (6) evaluasi hasil, dan (7) rekonstruksi penampilan tari. Hasil pelatihan menunjukkan dua capaian utama: (1) Penguasaan Tari Zapin sebagai Tari Sambut, dan (2) Dampak positif signifikan bagi Komunitas Perempuan Bersanggul, dengan rata-rata evaluasi sebesar 86%. Evaluasi ini mencakup pengetahuan, keterampilan, dan harapan masa depan peserta. Persentase ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan dan pengetahuan peserta, menguatkan peran KBP sebagai destinasi wisata budaya yang khas dan berpotensi.
Membaca Kolaborasi Seni Dan Spiritualitas: Pertunjukan Kecak Ramayana Di Pura Uluwatu Bali Hidajat, Robby; Suprihatin DP, EW; Hartono, Hartono; Hasyimy, Muhammad Afaf
Jurnal Antropologi Sumatera Vol. 21 No. 1 (2023): Jurnal Antropologi Sumatera, December 2023
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v21i1.53953

Abstract

Artikel ini bertujuan memahami kolaborasi antara seni pertunjukan dan spiritualitas dalam Kecak Ramayana di Uluwatu, Bali. Seni Pertunjukan Kecak Ramayana merupakan representasi nilai budaya lokal, yang praktiknya menyatu erat dengan dimensi spiritual dalam kehidupan masyarakat pemangkunya. Melalui prosfektif antropologi, dengan pendekatan diskriptif kualitatif dikaji mendalam tentang hubungan simbiosis tersebut. Peneliti menggali data melalui eksplorasi langsung peristiwa seni pertunjukan wisata Kecak Ramayana di Uluwatu, wawancara dengan pengelola pertunjukan, penari, dan tokoh yang memerankan lakon Ramayana. Analisis data menggunakan fungsional terhadap peran Kecak Ramayana sebagai suatu bentuk ekspresi kreatif yang merefleksikan keyakinan, nilai-nilai, dan identitas masyarakat Bali. Melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, penelitian ini menggambarkan bagaimana pertunjukan Kecak Ramayana menjadi sarana yang menghubungkan masyarakat dengan warisan budaya dan spiritualitas. Hasil kajian 1. Kreativitas Seni Wisata Kecak Ramayana, 2. Nilai lokal sebagai komoditas, dan 3 Seni, Hiburan, dan Pelestarian.
PEMBAGIAN KERJA BERDASARKAN GENDER PADA SENTRA GERABAH DESA PAGELARAN MALANG JAWA TIMUR Hasyimy, Muhammad Afaf; Hidajat, Robby
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 39 No. 1 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v39i1.7002

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pembagian kerja produksi gerabah di Desa Pagelaran Malang Jawa Timur. Desa Pagelaran adalah salah satu sentra produksi gerabah tradisional. Produksi gerabah, pada waktu lampau merupakan industri rakyat yang penting dalam menyangkal kehidupan ritual dan sosial. Pola kerja perajin gerabah di Desa Pagelaran memiliki keunikan khusus, yaitu laki-laki dan wanita ikut terlibat dalam produksi. Pembagian kerja mereka memiliki implikasi sosial kultural. Tujuan penelitian ini mengungkap dan mendeskripsikan pola kerja berdasarkan gender, antara laki-laki dan wanita. Pembagian itu berpengaruh pada jenis gerabah produksi grabah yang dihasilkan. Metode penelitian fungsional stuktural, data yang dikumpulkan adalah kata-kata dan tindakan masyarakat pelaku dengan cara wawancara, observasi, dan kajian dokumen. Penelusuran data awal menggunakan rujukan narasumber kunci, Sutrisno (53 th) salah seorang perajin tradisional yang responsif terhadap progresivitas produksi sebagai produk komersial, dan Yatmono (57 th) ketua paguyuban perajin gerabah Pagelaran. Observasi mempertimbangkan pola interaksi sosial, hubungan kekerabatan, dan sistem pembagian kerja. Analisis data menggunakan interpretatif. Hasil kajian menunjukan, (1) pembagian genetik dan produk gerabah. (2) produksi gerabah memiliki makna keseimbangan peran, dan (3) produk gerabah menjadi komplementer oposisional antara peran wanita dan laki-laki.