Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBELAJARAN AL-QUR'AN HADIST BERDASARKAN PENDEKATAN METODE DISKUSI DI MADRASAH Fitria, Devi
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v1i2.100

Abstract

ABSTRAKMemilih metode pembelajaran mengajar yang tepat sangat penting dalam proses pembelajaran.Metode pembelajaran terdiri dari semua komponen pembelajaran bahan dan prosedur atau tahapan kegatan pembelajaran yang digunakan oleh pendidik dalam untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Metode pembelajarannya adalah rencana tindakan termasuk penggunaan pendekatan dan berbagai sumber daya dalam pembelajaran ,metode dirumuskan untuk mencapai tujuan tertentu. Pembelajaran materi Al-qur’an hadist memiliki ranah efektif yang lebih dominan, sehingga ketika pembelajaran materi ini berlangsung tanpa menyentuh ranah efefktif, itu dapat dipastikan bahwa tujuan pembelajaran tidak tercapai secara optimal. Disana berbagai macam metode dan teknik pembelajaran yang akan digunakan oleh pendidik, namun tidak semuanya sama efektifnya dalam mencapai tujuan pembelajaran. Untuk itu diperlukan kreasi dan inovasi guru dalam memilih strategi.Mempelajari alquran hadist yang merupakan bagian penting dari pendidikan islam juga berkontribusi terhadap pencapaian pendidik nasional. Belajar alquran hadist adalah pemberian pengetahuan atau keterampilan membaca dari pendidik kepada peserta didik agar siswa dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang alquran hadist.Kata Kunci : Pembelajaran Alquran Hadist, Metode Diskusi Di Madrasah.
Love and Loss in Novel Wuthering Heights Through psychoanalisis Perspective Fitria, Devi; Elisa, Novi
English Journal Antartika Vol. 3 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Media Antartika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the theme of love and loss in Emily Brontë’s Wuthering Heights through a psychoanalytic and Gothic perspective. The novel portrays an extreme emotional relationship between Heathcliff and Catherine Earnshaw, in which love functions not merely as a romantic experience but as a psychological force that shapes identity, trauma, and emotional destruction. This research employs a qualitative descriptive method supported by thematic analysis to explore the construction of love, the causes of loss, and their psychological consequences for the characters. The data were collected through close reading of dialogues, narrative descriptions, and character interactions. The findings reveal that love in the novel is formed through childhood emotional bonding and identity fusion, while loss is generated by rigid social class structures, Catherine’s decision to marry Edgar Linton, and her death, which leads Heathcliff into a state of melancholia. This unresolved loss results in obsession, psychological suffering, and acts of revenge. Furthermore, Gothic elements reinforce the depiction of love that transcends death through spiritual and supernatural dimensions. The study concludes that Brontë represents love as an existential and destructive force, in which love and loss are inseparably intertwined and function as the central emotional conflict of the novel.
Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Isolasi Nanoselulosa dengan Perbedaan Konsentrasi Asam Sulfat dan Lama Waktu Ultrasonifikasi dalam Proses Pembuatannya Fitria, Devi; Kasim, Fitriani; Permata, Deivy Andhika
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 30 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tandan kosong kelapa sawit memiliki potensi yang sangat besar sebagai sumber selulosa yang dapat diolah, salah satunya menjadi material nanoselulosa yang memiliki nilai ekonomis tinggi serta pengaplikasian yang luas di bidang industri seperti dalam pembuatan komposit, kemasan, biomedis, dan elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi pengaruh perbedaan konsentrasi asam sulfat dan lama waktu ultrasonifikasi dalam proses pembuatan nanoselulosa dari tandan kosong kelapa sawit serta mendapatkan konsentrasi asam sulfat dan lama waktu ultrasonifikasi terbaik yang menghasilkan rendemen nanoselulosa tertinggi dan karakteristik nanoselulosa terbaik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor A: konsentrasi asam sulfat (10%, 20%, dan 30%), dan faktor B: waktu ultrasonikasi (30, 60, dan 90 menit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi asam sulfat dan waktu ultrasonikasi berpengaruh terhadap rendemen nanoselulosa yang dihasilkan yaitu: 89,46; 89,51; 89,52; 84,20; 85,23; 87.84; 78,94; 79,80; dan 81, 83%, dan berpengaruh juga terhadap karakteristik nanoselulosa berupa ukuran partikel nanoselulosa yang didapatkan 268,5; 239,3; 275,0; 224,4; 310,7; 218,9; 170,8; 260,9; dan 380,7 nm. Konsentrasi asam sulfat 10% dengan waktu ultrasonikasi 90 menit menghasilkan rendemen nanoselulosa yang tertinggi yaitu 89,52%. Dan konsentrasi 30% dengan waktu ultrasonikasi 30 menit menghasilkan karakteristik nanoselulosa berupa ukuran partikel nanoselulosa yang relatif kecil yaitu 170,8 nm. Nanoselulosa yang dihasilkan cocok digunakan sebagai biokomposit, karena berada pada rentang 100-500 nm. Kata kunci—asam sulfat, nanoselulosa, tandan kosong kelapa sawit, ultrasonikasi